Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PERANCANGAN USER INTERFACE WEBSITE SISTEM PENGELOLAAN KURIKULUM UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA DENGAN PENDEKATAN USER EXPERIENCE Neng Ayu Herawati; Widodo; Hamidillah Ajie
PINTER : Jurnal Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer Vol. 8 No. 1 (2024): Jurnal PINTER
Publisher : PTIK Fakultas Teknik UNJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/pinter.8.1.2

Abstract

Kualitas kurikulum akan mempengaruhi proses berjalannya pendidikan dan luaran proses pendidikan, oleh karena itu dalam penyusunannya diperlukan proses pengelolaan kurikulum yang matang untuk menghasilkan kurikulum yang baik, namun saat ini belum adanya sistem pengelolaan kurikulum di UNJ, maka sistem pengelolaan kurikulum UNJ diperlukan, namun belum ada rancangan User interface (UI) pada sistem pengelolaan kurikulum di UNJ yang mempertimbangkan karakteristik penggunanya, oleh karena itu penelitian ini terfokus pada perancangan UI dengan pendekatan User experience (UX). Hasil dari perancangan UI yaitu prototype dalam bentuk high-fidelity prototype yang dibangun menggunakan framework ReactJs dengan metode The Wheel. Setelah menghasilkan UI, selanjutnya dilakukan pengujian Usability Testing menggunakan metode pengujian Think Aloud dengan jenis Concurrent Think Aloud. Hasil dari pengujian tersebut didapat respon pengguna secara keseluruhan dominan positif dengan tingkat persentase keberhasilan task secara keseluruhan adalah 99,160% Maka berdasarkan aspek usability seluruh task sudah mendapatkan hasil yang baik.
Analisis Komparatif Algoritma LSTM, GRU, BiGRU, dan BiLSTM Untuk Prediksi Degradasi Bearing Turbin PLTU Raymond, Rifky; Saputra, Neva; Tupamahu, Meldrin; Herawati, Neng Ayu; Purwarianti, Ayu; Utama, Nugraha Priya
Jurnal Infomedia: Teknik Informatika, Multimedia, dan Jaringan Vol 10, No 1 (2025): Jurnal Infomedia
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jim.v10i1.7127

Abstract

Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) merupakan salah satu sumber utama pasokan listrik nasional, di mana keandalan komponen kritis seperti bearing turbin sangat menentukan kontinuitas operasional. Kegagalan pada bearing dapat menyebabkan downtime tidak terduga dan kerugian biaya yang signifikan. Oleh karena itu, pendekatan predictive maintenance menjadi strategi penting dalam memitigasi potensi kegagalan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan performa empat algoritma deep learning yaitu LSTM, GRU, BiGRU, dan BiLSTM dalam memprediksi Remaining Useful Life (RUL) dari bearing turbin. Data yang digunakan merupakan data sensor aktual dari pembangkit, yang telah direduksi dimensinya menggunakan Principal Component Analysis (PCA) untuk membentuk Health Index sebagai representasi degradasi peralatan. Evaluasi dilakukan menggunakan metrik MAE (Mean Absolute Error) dan RMSE (Root Mean Squared Error). Hasil eksperimen menunjukkan bahwa model BiLSTM memiliki performa terbaik dengan nilai MAE sebesar 0.27 dan RMSE sebesar 0.37. Penelitian ini berkontribusi dalam menyediakan panduan pemilihan model prediksi RUL berbasis data sensor riil pada peralatan PLTU, yang mendukung penerapan pemeliharaan prediktif secara lebih akurat dan efisien
Data Governance Design for Optimization of Hospital Management Information System (SIM-RS) at ABC Regional Hospital Muhammad Furqan Nazuli; Irfan Walhidayah; Neng Ayu Herawati; Lenny Putri Yulianti; Kridanto Surendro
Lontar Komputer : Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol. 16 No. 01 (2025): Vol.16, No. 01 April 2025
Publisher : Institute for Research and Community Services, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/LKJITI.2025.v16.i01.p03

Abstract

The increasing complexity of hospital data management requires a robust Data Governance (DG) framework to ensure data quality, security, and compliance. This study focuses on developing a DG framework tailored to the Hospital Management Information System (SIM-RS) at RSUD ABC to enhance data integration, accessibility, and regulatory adherence. A qualitative approach with a case study method was employed, involving interviews and document analysis to identify key challenges in data management. The proposed DG framework aligns with ICD-10 and regulatory requirements, ensuring interoperability and efficient data processing. Implementing the Master Patient Index (MPI) reduces duplicate records, while Two-Factor Authentication (2FA) and AES-256 encryption strengthen data security. FHIR standards facilitate seamless data exchange across healthcare systems, optimizingoperational efficiency. AI-driven data analytics further enhances clinical decision-making and administrative workflows. Evaluation of the framework demonstrates significant improvements in data quality, regulatory compliance, and risk management, leading to improved patient care and reduced medical errors. The High-Level Roadmap outlines a phased implementation strategy for sustainable DG adoption. Future research may explore performance metrics, Blockchain integration, and organizational change management to refine DG practices in healthcare institutions further.
Perancangan Framework Tata Kelola Data Sebagai Strategi Peningkatan Kualitas Informasi Penyuluhan di Sektor Kelautan dan Perikanan Wibowo, Sandi; Karim, Abdullah; Herawati, Neng Ayu; Yulianty, Lenny Putri; Surendro, Kridanto
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 13 No 3: Juni 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.132

Abstract

Tata kelola data yang efektif menjadi fondasi utama dalam menjamin kualitas informasi, terutama di sektor kelautan dan perikanan yang memiliki distribusi aktor dan operasi secara geografis luas. Ketersediaan data yang akurat, dapat dilacak, dan relevan sangat penting untuk mendukung pengambilan keputusan berbasis bukti, khususnya dalam kegiatan penyuluhan yang membina lebih dari 48.000 kelompok di seluruh Indonesia. Penelitian ini bertujuan merancang Data Governance Framework penyuluhan di sektor kelautan dan perikanan guna meningkatkan kualitas data penyuluhan. Pendekatan yang digunakan adalah Design and Development Research (DDR), dengan landasan pada prinsip tata kelola data oleh Ladley serta model evaluasi kapabilitas organisasi Capability Maturity Model Integration (CMMI). Framework yang dikembangkan mencakup struktur peran formal (Data Owner, Data Steward, Data Custodian), kebijakan akses berbasis peran, validasi data, manajemen metadata, serta glosarium untuk menjamin konsistensi dan keterlacakan data. Selain itu, penelitian ini menghasilkan Minimum Sustainable Operating Model (MSOM) sebagai strategi implementasi bertahap yang realistis di tengah keterbatasan sumber daya organisasi. Hasil validasi menunjukkan bahwa framework ini tidak hanya konsisten dengan literatur dan prinsip tata kelola data publik, tetapi juga relevan dengan regulasi nasional seperti Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi. Framework ini diharapkan dapat meningkatkan akurasi, efisiensi, dan akuntabilitas data penyuluhan, sekaligus memperkuat pengambilan keputusan strategis berbasis data di sektor publik.   Abstract Effective data governance is a fundamental foundation for ensuring information quality, particularly in the marine and fisheries sector, which involves geographically dispersed actors and operations. The availability of accurate, traceable, and relevant data is essential to support evidence-based decision-making, especially in extension activities that serve over 48,000 community groups across Indonesia. This study aims to design a Data Governance Framework for extension services in the marine and fisheries sector to improve data quality. The research adopts a Design and Development Research (DDR) approach, grounded in Ladley’s data governance principles and the Capability Maturity Model Integration (CMMI) for evaluating organizational capabilities. The proposed framework includes formal role structures (Data Owner, Data Steward, Data Custodian), role-based access policies, data validation mechanisms, metadata management, and a glossary to ensure data consistency and traceability. Additionally, the study introduces a Minimum Sustainable Operating Model (MSOM) as a phased implementation strategy, suitable for organizations with limited resources. Validation results indicate that the framework aligns with existing literature and public data governance principles, while also complying with national regulations such as the Personal Data Protection Law. This framework is expected to enhance the accuracy, efficiency, and accountability of extension data, while strengthening strategic data-driven decision-making in the public sector.