Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Optimalisasi Pengolahan Air Untuk Pertanian Melalui Sistem Irigasi dan Mitigasi Banjir di Desa Aek Sipitu Dai Kecamatan Pangururan Kabupaten Samosir Gultom, Josua Alexander; Panjaitan, Joel; Silitonga, Binsar Parulian; Silitonga, Manaor; Sinurat, Windo; Hutagalung, Pieter Leuvanggi
Karya Unggul Vol. 4 No. 1 (2024): Edisi Desember
Publisher : Akademi Teknik Deli Serdang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian masyarakat Di Desa Aek Sipitu Dai bertujuan untuk mengatasi masalah kekurangan air irigasi dan risiko banjir yang memengaruhi hasil pertanian. Pemasangan sistem irigasi tetes dan pembangunan infrastruktur untuk mengurangi banjir, seperti tanggul dan saluran drainase, adalah solusi yang digunakan. Petani dilatih dalam pengelolaan sistem irigasi dan mitigasi banjir serta monitoring dan evaluasi yang menyeluruh dalam program ini. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan hasil panen sebesar dua puluh persen dan penurunan besar dalam kerusakan banjir. Keterampilan petani diperkuat melalui pelatihan dan penggunaan teknologi yang efektif. Kesuksesan proyek ini menunjukkan bahwa kerja sama antara akademisi, pemerintah, dan masyarakat sangat penting untuk menghasilkan solusi yang berkelanjutan. Mengembangkan mitigasi banjir, pemantauan sistem, pelatihan lanjutan, dan penelitian tambahan untuk memastikan hasil jangka panjang adalah saran untuk pengembangan.
KAJIAN KINERJA STRUKTUR AKIBAT PENAMBAHAN TEBAL PELAT LANTAI Silitonga, Binsar Parulian; Hutagalung, Pieter Leuvanggi; Siburian, Mananda Ture
ATDS Saintech Journal of Engineering Vol. 6 No. 1 (2025): Edisi Juni
Publisher : Akademi Teknik Deli Serdang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penambahan tebal pelat lantai merupakan salah satu solusi rekayasa yang sering diterapkan untuk meningkatkan kapasitas struktural atau untuk memenuhi kebutuhan arsitektural bangunan. Namun, perubahan tebal pelat dapat mempengaruhi kinerja struktur secara keseluruhan, terutama terhadap beban gravitasi dan respons seismik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penambahan tebal pelat lantai terhadap kinerja struktur bangunan bertingkat dengan metode pemodelan numerik menggunakan perangkat lunak analisis struktur. Hasil analisis menunjukkan bahwa penambahan tebal pelat dapat meningkatkan kekakuan lantai dan menurunkan simpangan antar lantai, namun juga berdampak pada peningkatan beban mati yang berpotensi meningkatkan gaya internal pada elemen kolom dan pondasi. Dalam hal ini akan dilakukan analisis dengan ETABS.
ANALISIS RISIKO KECELAKAAN KERJA PADA PROYEK BANGUNAN GEDUNG GEREJA REFORMED INJIL INDONESIA MEDAN DENGAN METODE FMEA (FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS) Hutagalung, Pieter Leuvanggi; Silitonga, Binsar Parulian; Siburian, Mananda Ture; Sitohang, Andar; Sihotang, Martin
ATDS Saintech Journal of Engineering Vol. 6 No. 2 (2025): Edisi Desember
Publisher : Akademi Teknik Deli Serdang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proyek konstruksi merupakan sektor dengan tingkat risiko kecelakaan kerja yang tinggi akibat aktivitas fisik intensif, penggunaan peralatan, dan kondisi lapangan yang kompleks. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi potensi bahaya serta menganalisis tingkat risiko kecelakaan kerja pada pembangunan Gedung Gereja Reformed Injil Indonesia Medan menggunakan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Penilaian risiko dilakukan melalui parameter tingkat keparahan (Severity), kemungkinan terjadinya (Occurrence), dan kemampuan deteksi (Detection) untuk memperoleh Risk Priority Number (RPN). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pekerjaan pengangkutan material secara manual memiliki nilai RPN tertinggi, yaitu 120, sehingga menjadi prioritas utama dalam pengendalian risiko. Risiko lainnya berada pada kategori sedang hingga rendah, namun tetap memerlukan tindakan pencegahan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan FMEA efektif dalam membantu manajemen proyek menentukan prioritas pengendalian risiko serta mendukung penerapan K3 guna meminimalkan terjadinya kecelakaan kerja.