Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Domestic Needs Fulfillment Management with Investment Opportunities in Corn Processing into Gomak Noodles in Samosir Regency Silitonga, Manaor; Siburian, Mananda Ture
International Journal Of Education, Social Studies, And Management (IJESSM) Vol. 5 No. 2 (2025): The International Journal of Education, Social Studies, and Management (IJESSM)
Publisher : LPPPIPublishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52121/ijessm.v5i2.825

Abstract

The demand for gomak noodles or lidi noodles made from corn, a typical food of Toba and Samosir, has long been popular. In the current era, it is trending again with the number of requests increasing every year. It is very rare for business units to produce it and it is only found in Balige, with a distinctive taste. It is possible that the taste is different because it uses raw materials from the Lake Toba area. If processing or development is carried out in the Toba and Samosir areas, it will have an impact on increasing the income of this region. This study aims to determine the investment opportunities for processing corn into gomak noodles in Samosir Regency for domestic needs fulfillment management. Research using literature studies with reference to various experiments that have been conducted in various different places. With an analytical approach to calculating investment costs, production costs, financial structures, sales estimates, production cost estimates, and cash flow. Fulfillment of financial feasibility is carried out by looking for break even point analysis, net present value, incremental rate of return, net benefit cost ratio, and pay back period, as well as sensitivity analysis. The making or processing of corn into gomak noodles in Samosir Regency can be seen from the negative net present value of Rp-10,923,517, the internal rate of return of 11% indicates that the rate of return is greater than the specified bank interest rate. The payback period is 9 years if the planned assumptions are met, the profitability index is 1.01 and the benefit-cost ratio is below 1, indicating that the benefits obtained are less than the costs. The project is very sensitive to decreased revenue or increased costs. Small changes in both variables can cause the project to experience losses or fail to return capital. The current profit margin is too thin, which causes the business to be unable to withstand fluctuations in raw material prices, operational costs, or decreased market demand. The payback period is too long or more than 9 years, not suitable for small or micro businesses.
Pelatihan Siswa Untuk Menghadapi Ujian Kompetensi Keahlian (UKK) Dalam Bidang Teknik Komputer dan Jaringan di SMK Methodist-8 Medan Sipayung, Sardo Pardingotan; Siburian, Mananda Ture; Sinaga, Lotar Mateus; Simanjuntak, Richard Parlindungan
ULEAD : Jurnal E-Pengabdian Volume 4 Nomor 1 Juli 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Katolik Santo Thomas Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54367/ulead.v4i1.4025

Abstract

Pelatihan ini bertujuan untuk mempersiapkan siswa SMK dalam menghadapi Ujian Kompetensi Keahlian (UKK) di bidang Teknik Komputer dan Jaringan. Program ini menyediakan pendalaman materi dan praktik intensif terkait instalasi, troubleshooting, dan simulasi ujian, yang dirancang untuk meningkatkan kompetensi teknis siswa sesuai dengan standar UKK. Hasilnya menunjukkan peningkatan pemahaman, keterampilan, dan kepercayaan diri siswa, yang diharapkan dapat mendukung kesuksesan mereka dalam ujian serta kesiapan memasuki dunia kerja.
Domestic Needs Fulfillment Management with Investment Opportunities in Corn Processing into Gomak Noodles in Samosir Regency Silitonga, Manaor; Siburian, Mananda Ture
International Journal Of Education, Social Studies, And Management (IJESSM) Vol. 5 No. 2 (2025): The International Journal of Education, Social Studies, and Management (IJESSM)
Publisher : LPPPIPublishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52121/ijessm.v5i2.825

Abstract

The demand for gomak noodles or lidi noodles made from corn, a typical food of Toba and Samosir, has long been popular. In the current era, it is trending again with the number of requests increasing every year. It is very rare for business units to produce it and it is only found in Balige, with a distinctive taste. It is possible that the taste is different because it uses raw materials from the Lake Toba area. If processing or development is carried out in the Toba and Samosir areas, it will have an impact on increasing the income of this region. This study aims to determine the investment opportunities for processing corn into gomak noodles in Samosir Regency for domestic needs fulfillment management. Research using literature studies with reference to various experiments that have been conducted in various different places. With an analytical approach to calculating investment costs, production costs, financial structures, sales estimates, production cost estimates, and cash flow. Fulfillment of financial feasibility is carried out by looking for break even point analysis, net present value, incremental rate of return, net benefit cost ratio, and pay back period, as well as sensitivity analysis. The making or processing of corn into gomak noodles in Samosir Regency can be seen from the negative net present value of Rp-10,923,517, the internal rate of return of 11% indicates that the rate of return is greater than the specified bank interest rate. The payback period is 9 years if the planned assumptions are met, the profitability index is 1.01 and the benefit-cost ratio is below 1, indicating that the benefits obtained are less than the costs. The project is very sensitive to decreased revenue or increased costs. Small changes in both variables can cause the project to experience losses or fail to return capital. The current profit margin is too thin, which causes the business to be unable to withstand fluctuations in raw material prices, operational costs, or decreased market demand. The payback period is too long or more than 9 years, not suitable for small or micro businesses.
EVALUASI KUAT TEKAN BETON MENGGUNAKAN HAMMER TEST DAN ULTRASONIC PULSE VELOCITY (UPV) PADA JEMBATAN AEK BOGA I Hutagalung, Pieter Leuvanggi; Siburian, Mananda Ture
ATDS Saintech Journal of Engineering Vol. 4 No. 1 (2023): Edisi Juni
Publisher : Akademi Teknik Deli Serdang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jembatan Aek Boga I adalah jembatan yang menghubungkan jalan nasional ruas Singkuang-Simp Gambir- Manisak (Bts Prov Sumatera barat) yang terletak di Kabupaten Mandailing Natal. Akibat beban kendaraan yang meningkat maka diperlukan evaluasi untuk menilai kondisi jembatan pada saat ini. Pengujian ini menggunakan metode yang bersifat non destructive dengan alat Hammer Test dan Ultrasonic Pulse Velocity Test. Dari hasil pengujian UPV tes didapatkan rentang mutu beton 189,93 kg/cm2 sampai dengan 257,23 kg/cm2 dibawah dari spesifikasi mutu beton yang disyaratkan yaitu 350 kg/cm2. Sedangkan dari hasil hammer tes didapatkan bahwa mutu beton terendah adalah 81,65 kg/cm2 pada diafragma jembatan dan tertinggi pada abutmen yaitu sebesar 372,1 kg/cm2. Perbedaan ini bisa diakibatkan oleh banyak faktor dan letak pengujian.
ANALISIS KAPASITAS SALURAN DRAINASE JALAN SISINGAMANGARAJA KOTA PORSEA Sitohang, Andar; Siburian, Mananda Ture; Naibaho, Ronald; Sitohang, Oloan; Sitindaon, Charles
ATDS Saintech Journal of Engineering Vol. 3 No. 1 (2022): Edisi Juni
Publisher : Akademi Teknik Deli Serdang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini salah satu permasalahan yang dihadapi Kota Porsea adalah timbulnya genangan saat hujan turun. Hal ini dikarenakan dampak perubahan tata guna lahan yang menyebabkan berkurangnya infiltrasi tanah. Belum lagi kurangnya rasa kedisplinan dan kepedulian masyarakat dalam membuang sampah. Sehingga saluran-saluran drainase yang ada dipenuhi oleh sedimentasi dan juga sampah-sampah, akibatnya saluran tidak dapat bekerja optimal untuk mengalirkan air hujan yang ada. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk analisis dimensi saluran drainase yang efektif untuk sistem drainase pada drainase Kota Porsea. Metode penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini adalah analisa curah hujan metode Gumbel, menghitung intensitas hujan kala ulang tertentu menggunakan rumus mononobe. Berdasarkan dari hasil survey lapangan saluran existing drainase primer Jalan Sisingamangaraja berukuran (2,5 m x 1,5 m) dengan tampungan Q = 3,675 m3/det tidak mampu menampung debit banjir periode ulang T2 didapat Q2 = 4,365 m3/det, T5 didapat Q5 = 5,39 m3/det dan T10 didapat Q10 = 6,077 m3/det. Untuk dapat menampung kapasitas debit banjir Q2, Q5 dan Q10 sesuai perhitungan hidrolika, maka saluran drainase primer Jalan Sisingamangaraja dengan ukuran b=2,50 m dan h=2,00 m nilai Q rancangan debit = 6,50 m3/dt
ANALISA DEBIT ANDALANDI DAERAH IRIGASI (D.I) BATANG ILUNG KABUPATEN PADANG LAWAS UTARA PROVINSI SUMATERA UTARA Siburian, Mananda Ture; Sitohang, Andar; Silitonga, Manaor; Gultom, Josua Alexander; Sitohang, Oloan
ATDS Saintech Journal of Engineering Vol. 2 No. 2 (2021): Edisi Desember
Publisher : Akademi Teknik Deli Serdang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan daerah irigasi (D.I) sangat akrab dengan ketersediaan airdan debit andalan.D.I Batang Ilung yang berada di Kabupaten Padang Lawas Utara Provinsi Sumatera Utara. Letak bendung D.I Batang Ilung berada di desa Sibagasi, kecamatan Padang Bolak pada koordinat 99o 35’ 30” BT. 01o 32’ 14” LU. Melalui pengamatan dokumen yang diperoleh bahwa sejak mulai beroperasinya D.I. Batang Ilung yaitu pada tahun 1992, debit pengambilan air di intake bendung sebesar 5,70 m3/detik dapat terpenuhi untuk mengairi seluruh areal daerah irigasi Batang Ilung seluas 4.194 hektar. Setelah dilakukan penelitian, diperoleh hasil debit andalan sebesar 1.18 m3/detik yang terjadi pada awal bulan Agustus. Dengan menurunnya debit andalan ini sudah tentu dapat menimbulkan permasalahan kekurangan air di daerah irigasi Batang Ilung.
ANALISIS DAYA LAYAN EMBUNG SIBUNTUON MENGAIRI SAWAH IRIGASI DI DESA PARSINGGURAN II KECAMATAN POLLUNG, KABUPATEN HUMBANG HASUNDUTAN PROVINSI SUMATERA UTARA Siburian, Mananda Ture
ATDS Saintech Journal of Engineering Vol. 1 No. 2 (2020): Edisi Desember
Publisher : Akademi Teknik Deli Serdang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Parsingguran II Kecamatan Pollung, merupakan salah satu daerah di Kabupaten Humbang Hasundutan yang berada pada dataran tinggi. Pada desa ini ada sebidang bangunan embung dan disebut dengan embung Tambok Bolon (TB) Sibuntuon yang pemanfaatannya secara dominan masih sebagai tempat memelihara ikan. Melalui pengamatan tata letak embung secara teknis yaitu kapasitas tampungan embung masih dapat ditambah dengan menambah tinggi tubuh/ tanggul embung. Tetapi secara sosial ekonomi yaitu penduduk pengelola embung tidak menerima kalau tubuh embung ditinggikan dengan alasan untuk menghindari gangguan genangan pada pekarangan bangunan dan tanaman disekeliling tampungan embung. Pada daerah hilir embung TB Sibuntuon terdapat kawasan persawahan tadah hujan dan tegalan yang cukup potensial untuk dikembangkan menjadi daerah pertanian dengan sistem irigasi teknis. Sehubungan dengan kondisi eksisting tersebut, dilakukan studi agar daya layan embung mengairi persawahan dapat diketahui dan tindakan yang diperlukan untuk penggunaan air tampungan embung TB Sibuntuon tersebut. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan, dengan kondisi eksisting embung yang ada, tampungan total embung TB sibuntuon adalah sebesar 52.138,12 m3. Dengan menyiapkan tampungan mati untuk sedimen sebesar 1.181,66 m3 maka tampungan efektif embung adalah sebesar 50.956,47 m3. Sawah irigasi yang dapat diairi oleh embung adalah seluas 49 Ha
EVALUASI KAPASITAS PENAMPANG SUNGAI DELI DENGAN MENURUT APLIKASI HEC-RAS Sitohang, Oloan; Sidabutar, Miduk E; Sitohang, Andar; Hutagalung, Pieter Leuvanggi; Siburian, Mananda Ture
ATDS Saintech Journal of Engineering Vol. 6 No. 1 (2025): Edisi Juni
Publisher : Akademi Teknik Deli Serdang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banjir adalah salah satu bencana alam yang paling sering terjadi di beberapa tempat, terutama di Indonesia karena iklimnya yang tropis dan curah hujan yang tinggi selama musim hujan yang memungkinkan banjir dan limpasan air di sepanjang DAS. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif untuk menentukan titik limpasan Sungai Deli di Jl. Avros, Kampung Baru, Kecamatan Medan Maimun, dan menemukan solusi pengendalian banjir yang tepat untuk Sungai Deli. Digunakan dalam penelitian ini: debit banjir, curah hujan, dan lokasi banjir menggunakan HEC-RAS 5.0.7. Hasil dari analisis debit banjir yang direncanakan untuk Sungai Deli menggunakan metode rasional menunjukkan bahwa Stasiun SMPK TONGKOH Sibolangit memperoleh debit maksimum 823,57 m3/detik untuk Q25 setiap periode ulang. Jumlah titik meluap di lokasi penelitian selama periode ulang 20 tahun adalah 6 penampang melintang dengan panjang sungai 150 m, yang semuanya mengalami banjir.
KAJIAN KINERJA STRUKTUR AKIBAT PENAMBAHAN TEBAL PELAT LANTAI Silitonga, Binsar Parulian; Hutagalung, Pieter Leuvanggi; Siburian, Mananda Ture
ATDS Saintech Journal of Engineering Vol. 6 No. 1 (2025): Edisi Juni
Publisher : Akademi Teknik Deli Serdang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penambahan tebal pelat lantai merupakan salah satu solusi rekayasa yang sering diterapkan untuk meningkatkan kapasitas struktural atau untuk memenuhi kebutuhan arsitektural bangunan. Namun, perubahan tebal pelat dapat mempengaruhi kinerja struktur secara keseluruhan, terutama terhadap beban gravitasi dan respons seismik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penambahan tebal pelat lantai terhadap kinerja struktur bangunan bertingkat dengan metode pemodelan numerik menggunakan perangkat lunak analisis struktur. Hasil analisis menunjukkan bahwa penambahan tebal pelat dapat meningkatkan kekakuan lantai dan menurunkan simpangan antar lantai, namun juga berdampak pada peningkatan beban mati yang berpotensi meningkatkan gaya internal pada elemen kolom dan pondasi. Dalam hal ini akan dilakukan analisis dengan ETABS.
Penyuluhan Tentang Pengelolaan Sampah Organik dan Anorganik Hasil Praktek di SMK Swasta Nurul Amaliyah Saputra, Andi; Napitupulu, Abidan; Siburian, Mananda Ture
EMPOWERMENT: Journal of Community Practice Vol. 2 No. 1 (2025): EMPOWERMENT: Journal of Community Practice
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/empow.v2i1.92

Abstract

Waste management is a crucial issue in maintaining environmental sustainability, especially in an educational environment that produces significant amounts of organic and inorganic waste. This study aims to evaluate the effectiveness of the counseling program on waste management at Nurul Amaliyah Private Vocational School and provide recommendations for a more sustainable system. The method used is a qualitative descriptive approach with observation, interview, and questionnaire techniques involving students, educators, and cleaning staff. The results of the study showed that after participating in counseling, students' understanding of waste classification and processing increased significantly. However, the main obstacles faced in the implementation of the waste management system are the lack of supporting facilities, such as adequate sorted waste bins and the absence of an integrated compost-based waste management system. As a solution, it is recommended that schools implement a sustainable approach by providing better waste management facilities, conducting periodic training, and collaborating with external parties in supporting recycling programs. In addition, strengthening the environment-based curriculum can also be an effective strategy in instilling ecological awareness in students from an early age.