Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : ATDS Saintech Journal of Engineering

KAJIAN KINERJA STRUKTUR AKIBAT PENAMBAHAN TEBAL PELAT LANTAI Silitonga, Binsar Parulian; Hutagalung, Pieter Leuvanggi; Siburian, Mananda Ture
ATDS Saintech Journal of Engineering Vol. 6 No. 1 (2025): Edisi Juni
Publisher : Akademi Teknik Deli Serdang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penambahan tebal pelat lantai merupakan salah satu solusi rekayasa yang sering diterapkan untuk meningkatkan kapasitas struktural atau untuk memenuhi kebutuhan arsitektural bangunan. Namun, perubahan tebal pelat dapat mempengaruhi kinerja struktur secara keseluruhan, terutama terhadap beban gravitasi dan respons seismik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penambahan tebal pelat lantai terhadap kinerja struktur bangunan bertingkat dengan metode pemodelan numerik menggunakan perangkat lunak analisis struktur. Hasil analisis menunjukkan bahwa penambahan tebal pelat dapat meningkatkan kekakuan lantai dan menurunkan simpangan antar lantai, namun juga berdampak pada peningkatan beban mati yang berpotensi meningkatkan gaya internal pada elemen kolom dan pondasi. Dalam hal ini akan dilakukan analisis dengan ETABS.
ANALISIS RISIKO KECELAKAAN KERJA PADA PROYEK BANGUNAN GEDUNG GEREJA REFORMED INJIL INDONESIA MEDAN DENGAN METODE FMEA (FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS) Hutagalung, Pieter Leuvanggi; Silitonga, Binsar Parulian; Siburian, Mananda Ture; Sitohang, Andar; Sihotang, Martin
ATDS Saintech Journal of Engineering Vol. 6 No. 2 (2025): Edisi Desember
Publisher : Akademi Teknik Deli Serdang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proyek konstruksi merupakan sektor dengan tingkat risiko kecelakaan kerja yang tinggi akibat aktivitas fisik intensif, penggunaan peralatan, dan kondisi lapangan yang kompleks. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi potensi bahaya serta menganalisis tingkat risiko kecelakaan kerja pada pembangunan Gedung Gereja Reformed Injil Indonesia Medan menggunakan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Penilaian risiko dilakukan melalui parameter tingkat keparahan (Severity), kemungkinan terjadinya (Occurrence), dan kemampuan deteksi (Detection) untuk memperoleh Risk Priority Number (RPN). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pekerjaan pengangkutan material secara manual memiliki nilai RPN tertinggi, yaitu 120, sehingga menjadi prioritas utama dalam pengendalian risiko. Risiko lainnya berada pada kategori sedang hingga rendah, namun tetap memerlukan tindakan pencegahan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan FMEA efektif dalam membantu manajemen proyek menentukan prioritas pengendalian risiko serta mendukung penerapan K3 guna meminimalkan terjadinya kecelakaan kerja.