Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS V SDN 5 KARANG ANYAR LAMPUNG SELATAN Tri Maya Sari; Dwi Wulandari; Yeni Susilawati
Al Mufid Vol 4 No 1 (2023): Al Mufid: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyaakat
Publisher : STIT Darul Fattah Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine and analyze the increase in learning outcomes of fifth grade students at SDN 5 Karang Anyar Jati Agung South Lampung through discovery learning models. The problem of this research is the low interest in learning and the interest of students in the learning process so that it affects the low learning outcomes of students. The research subjects were fifth grade students of Odd Semester SD Negeri 5 Karang Anyar South Lampung which consisted of 24 students, while the objects in the study were learning outcomes. The implementation method uses two stages, namely: the preparation stage and the implementation stage. The results of the study show that using discovery learning models can improve the learning outcomes of fifth grade students at SDN 5 Karang Anyar Jati Agung South Lampung.
Hubungan Faktor Usia, Paritas dan Tingkat Pendidikan dengan Pemilihan IUD Pasca Plasenta di RSUD dr H.Moch Ansari Saleh Banjarmasin Yeni Susilawati; Zakiah; Nur Rohmah Prihatanti; Megawati
Jurnal Karya Generasi Sehat Vol. 3 No. 1 (2025): Edisi Juni 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31964/jkgs.v3i1.192

Abstract

Penggunaan IUD Post Plasenta dapat mengurangi jumlah kehamilan yang tidak diinginkan, sehingga mengurangi angka kematian ibu dan bayi. Tujuan penelitian ini menganalisis hubungan faktor usia, paritas dan tingkat pendidikan dengan pemilihan IUD Pasca Plasenta di RSUD dr. H.Moch Ansari Saleh Banjarmasin. Penelitian ini merupakan penelitian Observasional Analitik dengan rancangan case control. Sampel diambil menggunakan teknik simple random sampling sejumlah 296 orang. Sampel kasus yaitu ibu bersalin yang memilih penggunaan IUD pasca plasenta sebanyak 148 orang dan sampel kontrol sebanyak 148 orang. Data dianalisis menggunakan uji chi square. Hasil menunjukkan terdapat hubungan faktor tingkat pendidikan dengan pemilihan IUD Pasca Plasenta pada ibu bersalin di RSUD Dr. H.Moch. Ansari Saleh Tahun 2023 (p value 0,000). Faktor usia (p value 0,169) dan paritas (p value 0,182) tidak berhubungan dengan pemilihan IUD Pasca Plasenta pada ibu bersalin di RSUD Dr. H.Moch. Ansari Saleh Tahun 2023.
PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL DAN KESEHATAN MENTAL REMAJA DI ERA DIGITAL Yeni Susilawati
Journal of Psychology Vol. 1 No. 3 (2025): Februari
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan media sosial terhadap kesehatan mental remaja di era digital. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan desain penelitian korelasional cross-sectional. Populasi penelitian adalah remaja berusia 15–22 tahun yang aktif menggunakan media sosial, dengan jumlah sampel sebanyak 120 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner dengan skala Likert lima tingkat untuk mengukur intensitas penggunaan media sosial dan kondisi kesehatan mental remaja. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan statistik deskriptif serta analisis regresi linear sederhana untuk mengetahui hubungan antara kedua variabel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden menggunakan media sosial lebih dari tiga jam setiap hari dengan platform yang paling banyak digunakan yaitu Instagram, TikTok, dan WhatsApp. Analisis regresi menunjukkan bahwa intensitas penggunaan media sosial memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kesehatan mental remaja, di mana semakin tinggi intensitas penggunaan media sosial maka semakin tinggi pula kecenderungan munculnya stres, kecemasan, dan tekanan psikologis pada remaja. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan media sosial memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kesehatan mental remaja di era digital. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan literasi digital serta kemampuan pengelolaan diri agar remaja dapat menggunakan media sosial secara lebih bijak dan seimbang sehingga dampak negatif terhadap kesehatan mental dapat diminimalkan. Kata Kunci: Media Sosial, Kesehatan Mental, Remaja, Era Digital, Penggunaan Media Sosial