Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Transformasi Lembaga Pendidikan Islam di Minangkabau: Peralihan dari Tradisional ke Modern dalam Perspektif Sejarah dan Dinamika Sosial Nilma Yola; Amri, Mufti Ulil; Thania, Cut Ezha
TADRIBUNA Vol 5 No 1 (2024): Juli-Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Hidayatullah Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61456/tjiec.v5i1.191

Abstract

Tulisan ini bertujuan mengetahui bagaimana transformasi atau perubahan lembaga pendidikan Islam yang terdapat di wilayah Minangkabau mulai dari lembaga tradisional hingga modern. Adapun metode penelitian yang digunakan pada tulisan ini adalah metode penelitian sejarah dengan teknik pengumpulan data dari tinjauan kepustakaan. Setiap sumber yang diperoleh, akan dilakukan kritik sumber baik secara internal maupun eksternal. Kemudian, data yang sudah dikritisi dikelompokkan berdasarkan klasifikasi data masing-masing. Setelah itu dilakukan interpretasi data hasil penelitian dan dituliskan dalam bentuk paragraf serta dilakukan analisis terhadap data-data yang kredibilitas untuk digunakan. Hasil dari penelitian ini ialah untuk mendapatkan pengetahuan tentang beberapa jenis lembaga pendidikan Islam yang terdapat di wilayah Minangkabau yakni dimulai dari lembaga surau, pesantren, madrasah, pondok pesantren tradisional hingga moderen, serta juga terdapat tiga universitas Islam negeri.
Fatayat NU Sumatra Barat dalam Genggaman “Duo Beradik” Husna & Azizah Aziz (1982-1992) Nilma Yola; Mufti Ulil Amri
Al-Isnad: Journal of Islamic Civilization History and Humanities Vol. 6 No. 01 (2025): Al-Isnad: Journal of Islamic Civilization History and Humanities
Publisher : UIN Raden Mas Said Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/isnad.v6i01.10697

Abstract

Artikel ini membahas tentang sejarah dan perkembangan organisasi Fatayat Nahdlatul Ulama (Fatayat NU) di Sumatra Barat, khususnya pada masa kepemimpinan Husna Aziz dan Azizah Aziz. Awalnya, Fatayat NU di wilayah ini hadir sebagai perpanjangan sayap NU dalam rangka mendukung perolehan suara menjelang Pemilu 1971. Namun, organisasi ini mengalami kevakuman selama satu dekade akibat kebijakan "monoloyalitas terhadap Partai Golkar". Fokus penelitian ini adalah untuk mengungkap: (1) bagaimana perkenalan Husna dan Azizah Aziz dengan organisasi Fatayat NU, serta (2) bagaimana keduanya memperkenalkan dan mengembangkan organisasi tersebut kepada masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Husna dan Azizah Aziz mengenal Fatayat NU melalui ayah mereka yang merupakan mustasyar PWNU Sumatra Barat pada masa itu. Upaya pengenalan organisasi dilakukan melalui kegiatan PKHA (Pendidikan Kader), pembentukan cabang-cabang di berbagai daerah di Sumatra Barat, serta kegiatan langsung kepada masyarakat seperti lailatul ijtima’, gotong royong bersama, dan pelatihan kader dasar. Kata kunci: Fatayat NU; Sumatra Barat; Husna Aziz; Azizah Aziz; sejarah lokal