Sarana dan prasarana pendidikan memiliki peran strategis dalam menunjang efektivitas proses pembelajaran di sekolah dasar. Pemilihan topik ini dilatarbelakangi oleh masih ditemukannya ketidaksesuaian antara kondisi sarana dan prasarana sekolah dengan Standar Nasional Pendidikan, khususnya pada sekolah yang berada di wilayah dengan keterbatasan lahan dan fasilitas pendukung. Permasalahan tersebut berpotensi memengaruhi kenyamanan belajar, mutu pembelajaran, serta pengembangan potensi peserta didik. Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi kondisi sarana dan prasarana pendidikan di UPT SD Negeri 060912 Medan Denai serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam pengelolaannya. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui observasi langsung, wawancara terbatas, dan dokumentasi selama pelaksanaan kegiatan magang mahasiswa. Data yang diperoleh dianalisis dengan membandingkan kondisi faktual di lapangan dengan ketentuan Standar Nasional Pendidikan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa secara umum sekolah telah memiliki sarana dasar yang cukup untuk menunjang pembelajaran, seperti ruang kelas, ruang guru, dan lingkungan sekolah yang relatif tertata. Namun demikian, masih terdapat beberapa keterbatasan, antara lain belum tersedianya laboratorium, musholla, dan ruang Bimbingan dan Konseling khusus, serta pengelolaan perpustakaan dan kantin yang belum optimal. Kegiatan ini menghasilkan gambaran kondisi riil sarana dan prasarana sekolah serta rekomendasi awal sebagai bahan evaluasi bagi pihak sekolah. Disimpulkan bahwa evaluasi sarana dan prasarana secara sistematis dapat menjadi langkah penting dalam mendukung peningkatan mutu pembelajaran dan pengelolaan pendidikan yang berkelanjutan.