Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penyuluhan Program SBM (Save Breast Milk) Untuk Meningkatkan Kesadaran Asi Eksklusif Pada Ibu Nifas Sherllia Sofyana
Journal Pengabdian Masyarakat Politeknik Sandi Karsa Vol 1 No 2 (2022): Abdimas Polsaka
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat,Politeknik Sandi Karsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35816/abdimaspolsaka.v1i2.41

Abstract

Breast milk (ASI) is an ideal source of nutrition and the safest food for babies for 0-6 months of life. Exclusive breastfeeding can fail due to several factors, including working mothers. The SBM (Save Breast Milk) program is aimed at working mothers who have explained the importance of exclusive breastfeeding for mothers and babies as well as an explanation of good and correct breastfeeding techniques for breastfeeding mothers so that when breastfeeding, mothers and babies can feel comfortable. The aim is to increase mothers' knowledge about exclusive breastfeeding and how to store breast milk. The method is providing education through counseling for one day using a leaflet and other devices. Participants totaled 18 breastfeeding mothers. This activity was carried out in Loru Village. Based on the results of the health education provided, there is an increase in knowledge about the importance of exclusive breastfeeding and how to save breast milk for working mothers to meet their babies' nutritional needs. Working mothers are motivated to breastfeed even though they are busy working, thanks to this SBM program. The conclusion is that there is an increase in the knowledge and attitudes of breastfeeding mothers who work after being given health education about the importance of breast milk for babies and how to store breast milk to meet the nutritional needs of infants.
Edukasi Kebijakan Kesehatan untuk Meningkatkan Pemahaman Remaja Di Kecamatan Kinovaro Kabupaten Sigi: Health Policy Education to Improve Adolescents’ Understanding in Kinovaro District, Sigi Regency Nurfianti; Veby Andriani; Sherllia Sofyana; Chisi Rahyani; Ririn R Asali
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 1: Januari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.10030

Abstract

Remaja merupakan kelompok usia yang rentan terhadap berbagai permasalahan kesehatan akibat keterbatasan pemahaman dan kepatuhan terhadap kebijakan kesehatan. Edukasi kebijakan kesehatan menjadi upaya promotif dan preventif yang penting untuk meningkatkan literasi kesehatan remaja. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman remaja terhadap kebijakan kesehatan melalui pendekatan edukasi partisipatif di Kecamatan Kinovaro, Kabupaten Sigi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan sasaran remaja usia 12–18 tahun yang dipilih secara purposive sampling. Kegiatan edukasi dilakukan melalui ceramah interaktif, diskusi kelompok, dan tanya jawab dengan materi meliputi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), kawasan tanpa rokok, gizi seimbang, kesehatan reproduksi remaja, dan kesehatan mental. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, diskusi, dan dokumentasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan kesadaran remaja terhadap tujuan dan manfaat kebijakan kesehatan, serta perubahan cara pandang remaja yang sebelumnya menganggap kebijakan kesehatan sebagai aturan yang membatasi menjadi upaya perlindungan dan pencegahan. Kegiatan ini juga mendorong sikap positif dan partisipasi aktif remaja dalam menciptakan lingkungan sekolah dan masyarakat yang lebih sehat. Edukasi kebijakan kesehatan berbasis partisipatif terbukti efektifi sebagai strategi peningkatan literasi kesehatan remaja dan perlu dikembangkan secara berkelanjutan dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan.