Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERSATUAN DALAM KEBERAGAMAN: STUDI TENTANG INTERAKSI SOSIAL ANAK-ANAK DI PANTI ASUHAN PARAPATTAN JAKARTA TIMUR Tia Meilani Putri; Raja Oloan Tumanggor; Christine Erinna Noviyanthi; Stevy Virginia Medah; Cindy Octavia Tanjaya; Angeline Michelle Bidara
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 7 No. 3 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3287/liberosis.v7i3.7222

Abstract

Penelitian ini mengkaji interaksi sosial di antara anak-anak Panti Asuhan Parapattan, Jakarta Timur, yang memiliki keragaman suku dan budaya. Dengan pendekatan kualitatif dan studi kasus, observasi dilakukan terhadap 40 anak yang berpartisipasi dalam seminar dan kegiatan bakti sosial terkait persatuan dalam keberagaman. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa meskipun anak-anak berasal dari latar belakang yang berbeda, mereka berhasil membangun lingkungan yang saling menghormati dan mendukung. Pendidikan mengenai keberagaman serta kesempatan untuk berbagi pengalaman terbukti memperkuat keterampilan sosial seperti empati dan kerja sama. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi lembaga lain dalam mengelola keberagaman secara inklusif dan positif.
PERSATUAN DALAM KEBERAGAMAN: PENGARUH MEDIA SOSIAL TERHADAP TOLERANSI DAN INTEGRASI SOSIAL DI INDONESIA Tia Meilani Putri; Raja Oloan Tumanggor; Christine Erinna Noviyanthi; Stevy Virginia Medah; Cindy Octavia Tanjaya; Angeline Michelle Bidara
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 7 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v5i7.7249

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh media sosial terhadap toleransi dan integrasi sosial di Indonesia. Media sosial, sebagai platform komunikasi yang luas, memiliki peran penting dalam mempengaruhi dinamika sosial masyarakat Indonesia yang multikultural. Melalui kajian literatur, penelitian ini menemukan bahwa media sosial dapat berfungsi sebagai sarana untuk memperkenalkan perspektif baru dan meningkatkan pemahaman tentang keberagaman. Namun, media sosial juga dapat memperburuk polarisasi sosial, terutama terkait dengan penyebaran hoaks, ujaran kebencian, dan konten yang provokatif. Beberapa inisiatif positif, seperti kampanye digital dan komunitas online yang mendukung keberagaman, telah terbukti mampu memperkuat toleransi dan integrasi sosial. Namun, tantangan besar tetap ada, terutama dalam hal pengawasan konten dan penyebaran informasi yang salah. Penelitian ini menyarankan perlunya peningkatan literasi digital, pengawasan lebih ketat terhadap konten media sosial, serta mendorong interaksi antar kelompok sosial yang berbeda untuk menciptakan ruang digital yang inklusif dan mendukung integrasi sosial yang harmonis.