Dwi Cahyono, Yohanes
Unknown Affiliation

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

OPTIMASI STEGANOGRAFI BERBASIS LEAST SIGNIFICANT BIT (LSB) METODE OPERASI PERGESERAN BIST Darmawan, Yudhi; Fahrul Marinza, Nico; Dwi Cahyono, Yohanes
JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika) Vol. 8 No. 5 (2024): JATI Vol. 8 No. 5
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/jati.v8i5.11825

Abstract

Penelitian ini membahas optimasi metode steganografi berbasis Least Significant Bit (LSB) dengan menggunakan operasi pergeseran bit untuk meningkatkan kapasitas penyembunyian pesan dalam gambar digital. Metode ini memodifikasi 8 bit per piksel yang melibatkan warna merah, hijau, biru, dan alpha untuk meningkatkan jumlah karakter yang dapat disisipkan dibandingkan dengan metode sebelumnya yang hanya memodifikasi 3 bit per piksel. Implementasi melibatkan dua tahap utama: operasi masker bit dan injeksi bit dengan logika AND dan OR. Penelitian ini mengevaluasi kualitas gambar steganografi dengan membandingkan nilai Peak Signal-to-Noise Ratio (PSNR) dan Mean Squared Error (MSE) antara gambar penutup dan gambar steganografi. Hasil menunjukkan bahwa meskipun kapasitas penyisipan meningkat, kualitas gambar sedikit menurun dibandingkan metode sebelumnya. Namun, metode yang diusulkan tetap memberikan peningkatan signifikan dalam kapasitas penyembunyian pesan tanpa merusak gambar secara drastis
OPTIMALISASI KEAMANAN KUNCI PRIVAT VIGENERE CHIPER PADA PESAN RAHASIA GAMBAR STEGANOGRAFI DENGAN SHA1 Ridwan, Muhammad; Prabowo, Sandi; Dwi Cahyono, Yohanes
JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika) Vol. 8 No. 5 (2024): JATI Vol. 8 No. 5
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/jati.v8i5.11828

Abstract

Penelitian ini membahas optimalisasi keamanan kunci privat Vigenere Chiper pada pesan rahasia gambar steganografi dengan algoritma hash SHA1. Teknik ini menggabungkan steganografi berbasis gambar menggunakan Least Significant Bit (LSB), enkripsi kunci Vigenere yang diamankan dengan Hill Cipher, dan kombinasi hash SHA1 untuk meningkatkan keamanan dan resistensi terhadap serangan. Penggunaan Hill Cipher pada kunci enkripsi Vigenere menunjukkan peningkatan keamanan yang ditandai dengan penurunan nilai koefisien korelasi dan peningkatan nilai entropy. Selain itu, penggabungan SHA1 dengan metode enkripsi berhasil mengurangi kemungkinan collision dalam hash file. Meskipun hasil menunjukkan potensi peningkatan kinerja dan keamanan, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk validasi pada skala yang lebih besar sebelum implementasi secara luas. Hasil ini memberikan kontribusi positif terhadap pengembangan teknik enkripsi SHA1 yang lebih aman dan handal dalam konteks keamanan informasi.
OPTIMALISASI STEGANOGRAFI DENGAN MENGGUNAKAN KUNCI PRIVATE REVERSE ENCRYPTION Saputra, Jeki; Faruq, Umar; Dwi Cahyono, Yohanes
JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika) Vol. 8 No. 5 (2024): JATI Vol. 8 No. 5
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/jati.v8i5.11829

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan steganografi dengan menggunakan keamanan kunci privat melalui metode enkripsi Reverse Encryption. Steganografi, sebagai teknik untuk menyembunyikan informasi dalam pesan non-rahasia, menjadi semakin penting dalam konteks komunikasi digital yang berkembang pesat. Penelitian ini mengkaji kombinasi algoritma Vigenère dan Reverse Cipher untuk meningkatkan keamanan data. Metode ini melibatkan proses enkripsi dan dekripsi kunci privat yang telah diamankan menggunakan SHA-1 dan MD5, dengan tujuan untuk mencegah akses tidak sah terhadap informasi sensitif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun metode kombinasi ini mempercepat proses enkripsi dan dekripsi, tantangan tetap ada dalam menjaga integritas data. Penelitian ini memberikan saran untuk pengembangan lebih lanjut dalam metode enkripsi guna meningkatkan keamanan
PENGUJIAN BLACK BOX PADA WEBSITE SISTEM INFORMASI PENGOLAHAN DATA TERITORIAL MENGGUNAKAN METODE USE CASE TESTING UNTUK OPERASI MILITER Dwi Cahyono, Yohanes; Wahyu Widianti, Linda; Indah Pramuningsih, Sulvi
JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika) Vol. 9 No. 2 (2025): JATI Vol. 9 No. 2
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/jati.v9i2.12915

Abstract

Kebutuhan militer akan akurasi dan kecepatan dalam pengambilan keputusan mendorong penerapan sistem informasi berbasis web untuk mendukung pengelolaan data secara efektif dan efisien. Pengelolaan data teritorial yang dilakukan secara manual atau menggunakan sistem yang kurang optimal sering menjadi hambatan dalam mendukung tugas operasi militer. Oleh karena itu, diperlukan sistem berbasis teknologi yang dapat meningkatkan efisiensi dan keandalan pengolahan data. Penelitian ini bertujuan menguji fungsionalitas sistem informasi dengan pendekatan black-box menggunakan metode use case testing, serta memastikan sistem memenuhi kebutuhan pengguna. Sistem dikembangkan menggunakan metode Agile Web Development untuk memastikan fleksibilitas dalam proses iterasi dan pengembangan. Pengujian black-box dilakukan untuk mengevaluasi fungsionalitas tanpa melihat struktur internalnya, dengan fokus pada validasi fitur, navigasi antarmuka, dan keluaran sistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan telah memenuhi spesifikasi dan kebutuhan pengguna. Sistem ini mampu meningkatkan efisiensi pengelolaan informasi teritorial bagi personel TNI AD dan memberikan kontribusi signifikan terhadap efektivitas tugas operasi militer. Penelitian ini juga menegaskan pentingnya pengujian black-box dalam menjamin kualitas dan keandalan sistem informasi berbasis web, sekaligus membuka peluang pengembangan lebih lanjut dalam peningkatan fitur, keamanan, dan kinerja sistem di masa mendatang.
PENGUJIAN WHITE BOX DENGAN METODE BRANCH COVERAGE PADA FITUR AUTENTIKASI DAN VALIDASI OTP DALAM SISTEM INFORMASI PENGOLAHAN DATA TERITORIAL BERBASIS WEB UNTUK OPERASI MILITER Dwi Cahyono, Yohanes; Wahyu Widianti, Linda; Indah Pramuningsih, Sulvi
JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika) Vol. 9 No. 2 (2025): JATI Vol. 9 No. 2
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/jati.v9i2.12921

Abstract

Kemajuan teknologi informasi saat ini sangat pesat dan kompleks. Dalam konteks militer, sistem informasi berbasis web adalah alat bantu yang tidak hanya mengoptimalkan pekerjaan namun juga diperlukan untuk menjaga ketepatan, keamanan, dan integritas informasi yang ada. Fitur autentikasi dan validasi One-Time Password (OTP) berperan krusial untuk memastikan akses yang aman dan terkontrol. Namun, dalam implementasinya, sering kali terdapat tantangan dalam menjaga kualitas dan keandalan fitur tersebut, sehingga dibutuhkan pengujian menyeluruh, karena risiko bug dan celah keamanan dapat menghambat performa sistem. Penelitian ini bertujuan untuk menguji fitur autentikasi dan validasi OTP pada sistem informasi pengolahan data teritorial berbasis web. Fokus utamanya adalah memastikan kualitas dan keandalan sistem serta memberikan rekomendasi perbaikan yang diperlukan. Metode white box testing dengan teknik branch coverage digunakan dalam pengujian ini, yang mencakup analisis kode, pembuatan test case, dan evaluasi hasil pengujian menggunakan PHPUnit untuk memastikan setiap cabang logika dalam kode telah diuji dengan baik. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu menangani berbagai skenario tanpa adanya bug kritis, namun demikian terdapat beberapa rekomendasi perbaikan untuk meningkatkan keandalan sistem. Penelitian ini menegaskan pentingnya penerapan pengujian white box dalam menjamin kualitas sistem informasi, terutama dalam konteks militer yang sangat bergantung pada akurasi dan keamanan data, serta merekomendasikan pengembangan lebih lanjut untuk meningkatkan fungsionalitas dan keamanan sistem.