Nur Kholik Afandi
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Mengenal Pola Kepengasuhan Santri: Kontribusi Terhadap Pembentukan Karakter Di Pondok Pesantren Syaichona Cholil Samarinda Moh. Anas; Nur Kholik Afandi
Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Al-Munadzomah Vol 4 No 1 (2024): Al Munadzomah
Publisher : Institut Ummul Quro Al-Islami Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51192/almunadzomah.v4i1.1287

Abstract

Islamic boarding schools play a big role in forming students' character through the parenting patterns that are used. The purpose of this study is to investigate the patterns of parenting at Pondok Pesantren Syaichona Cholil Samarinda and how they contribute to the formation of students' character. Dengan menggunakan metode qualitative, penelitian ini mengumpulkan data melalui observation, depth interviews, dan document studies. Hasilnya menunjukkan bahwa religious values, discipline, responsibility, and independence are the parenting pattern in this pesantren, which are constantly used by caregivers and teachers. The parenting pattern at Pondok Pesantren Syaichona Cholil plays a strategic role in supporting the comprehensive character development of students because it encourages students to follow the rules and builds strong characters ready to face challenges in daily life. Diharapkan bahwa artikel ini akan berfungsi sebagai referensi untuk perkembangan pola parenting di lingkungan pendidikan luar pesantren.
Efektivitas Bermain Kartu Huruf dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Simbolik pada Anak Usia 5-6 Tahun Asih Wikaningtyas; Nur Kholik Afandi
Hadlonah: Jurnal Pendidikan dan Pengasuhan Anak Vol 5 No 1 (2024): Hadlonah: Jurnal Pendidikan dan Pengasuhan Anak
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Tarbiyah UI BBC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan berpikir simbolik anak sangat perlu ditingkatkan karena kemampuan berpikir ini menjadikan anak mudah dalam mengenal lambang-lambang huruf dengan baik, bukan hanya mampu menyebutkan bentuk huruf yang dilihat anak, namun anak juga mampu merepresentasikannya dengan baik. Banyaknya anak usia 5 hingga 6 tahun yang belum mampu mengenal lambang huruf dengan baik, dikarenakan oleh kurangnya pemberian stimulasi yang tepat dalam proses pembelajaran anak usia 5 hingga 6 tahun. Oleh karena itu, peneliti tertarik untuk meneliti efektivitas bermain kartu huruf dalam meningkatkan kemampuan berpikir simbolik pada anak usia 5 hingga 6 tahun di TK Al Wahida Samarinda. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas bermain kartu huruf dalam meningkatkan kemampuan berpikir simbolik pada anak usia 5 hingga 6 tahun. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan subjek penelitiannya adalah anak usia 5 hingga 6 tahun yang ada di TK Al Wahida sebanyak 25 siswa. Peneliti menggunakan teknik pengumpulan data berupa wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan kartu huruf sangat efektif digunakan dalam meningkatkan kemampuan berpikir simbolik anak usia 5 hingga 6 tahun di TK Al Wahida Samarinda.
Peran Mediasi Ibu dalam Menjaga Figur Ayah pada Anak Usia Dini di Keluarga Pekerja Roster: Anak usia dini Sri Ratih; Nur Kholik afandi
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.46775

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi ibu sebagai mediator dalam menjaga figur ayah pada anak usia dini di keluarga pekerja roster. Sistem kerja ini menyebabkan ayah hanya bertemu anak dua bulan sekali, sehingga berisiko memicu fenomena fatherless secara psikologis. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam terhadap ibu yang memiliki suami pekerja jarak jauh dan memiliki anak usia 4-6 tahun. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi, penyajian, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ibu menjalankan tiga peran mediating utama. Pertama, peran komunikator melalui pengaturan jadwal interaksi digital yang rutin. Kedua, peran narator melalui pemberian pemahaman positif tentang alasan keberadaan ayah di tempat kerja untuk menghindari rasa penolakan pada anak. Ketiga, peran simbolik dengan melibatkan atribut fisik ayah dalam aktivitas harian anak. Temuan ini menyimpulkan bahwa peran aktif ibu mampu menghadirkan sosok ayah secara psikologis meskipun terdapat jarak fisik yang besar. Melalui peran mediator ini, kelekatan emosional anak terhadap ayah tetap terjaga secara stabil. Penelitian ini bermanfaat sebagai referensi bagi keluarga pekerja jarak jauh dalam mengoptimalkan pola asuh anak usia dini agar tetap mendapatkan figur ayah yang utuh.