Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Pola Asuh Orang Tua Dengan Tingkat Kemandirian Activity Daily Living Pada Anak Tunagrahita Di SLB ABC YPLAB Lembang Kabupaten Bandung Barat Sundari, Desi; Sinta
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) Vol. 10 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
Publisher : Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58550/jka.v10i2.267

Abstract

Penelitian dilatar belakangi oleh adanya keterbatasan Activity Daily Living yang menyebabkan anak tidak mandiri karena perilaku dan sikap orang tua. Tujuan peneliti untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua dengan Tingkat kemandirian activity daily living pada anak tunagrahita di SLB ABC YPLAB Lembang Kabupaten Bandung Barat. Pola asuh orang tua adalah pola perilaku yang digunakan oleh orang tua untuk berhubungan dengan anak-anak pola asuh terdiri dari Demokratis, Otoriter, Permisif. Activity Daily Living merupakan aktivitas sehari-hari untuk merawat diri secara mandiri. Desain penelitian menggunakan deskriptif kuantitatif, populasi 45 siswa menggunakan Teknik sampling jenuh dan sampel 45 responden. Desain penelitian ini menggunakan desain korelasional hubungan variabel bebas dan terikat. Hasil uji bivariat dengan uji chi square diperoleh nila p value 0,078 (<0,05) yang artinya ada hubungan yang bermakna antara hubungan pola asuh orang tua dengan Tingkat kemandirian activity daily living di SLB ABC YPLAB Lembang Kabupaten Bandung Barat. Hasil penelitian berdasarkan sub variabel pola asuh orang tua yaitu demokratis sebanyak 12 responden (27%), otoriter 25 responden (56%) dan permisif 8 responden (17%). Untuk Tingkat kemandirian activiy daily living mandiri yaitu 9 responden (20%), tidak mandiri 36 responden (80%). Saran bagi SLB ABC YPLAB diharapkan segera mengsosialisasikan kepada orang tua pentingnya pola asuh orang tua terhadap tingkat kemandirian activity daily living.
Hubungan Pola Asuh Orang Tua Dengan Perkembangan Bahasa Pada Anak Usia Prasekolah Di Paudqu Itqan Kecamatan Cimenyan Kabupaten Bandung Sundari, Desi; Januardi
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
Publisher : Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58550/jka.v11i1.300

Abstract

Dapartemen Kesehatan RI 2018 melaporkan bahwa 0,4 juta (16%) balita di Indonesia mengalami gangguan perkembangan baik perkembangan motorik halus, gangguan pendengaran, kecerdasan kurang, dan keterlambatan bicara. Dari beberapa gangguan perkembangan anak, angka ganguan bicara dan bahasa pada anak Indonesia masih tinggi yaitu 2,3% - 24,6% dan prevelensi keterlambatan bicara dan bahasa pada anak usia prasekolah 5-10%. Dinkes Provinsi Jawa Barat terdapat 1-3% anak mengalami keterlambatan perkembangan bahasa. Mengetahui Hubungan Pola Asuh Orang Tua Terhadap Perkembangan Bahasa Pada Anak Usia Prasekolah Di Paudqu Itqan Kecamtan Cimenyan Kabupaten Bandung.Desain penelitian ini menggunakan deskriptip kuantitatif dengan menggunakan populasi dan sampel seluruh anak dan orang tua sebanyak 76 responden dan menggunakan teknik sampel jenuh. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner pola asuh orang tua (Buri, 1991) dan perkembangan bahasa menggunakan kuesioner sebanyak 25 pertanyaan. Secara umum diperoleh pada anak usia prasekolah di Paudqu Itqan Kecamtan Cimeyan Kabupaten Bandung Pola Asuh Orang Tua memiliki kategori pola asuh demokratis 22 responden (58%) dan Distribusi Frekuaensi Perkembangan Bahasa Anak Usia dengan keterangan berkembang sesuai harapan 16 responden (42%). dari penelitian ini menunjukan nilai nilai p-value sebesar 0,026 < taraf signifikasi (0,05) yang artinya Ho ditolak Ha diterima. Kesimpulan Terdapat Hubungan Antara Pola Asuh Demokratis, Otoriter Dan Permisif Dengan Perkembangan Bahasa Pada Anak Usia Prasekolah Di Paudqu ItQan Kecamatan Cimenyan Kabupaten Bandung.