Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Formulasi Dan Evaluasi Sedian Tablet Dengan Metode Kempa Langsung Aura Nasyafa; Novita Indira Sari; Lili Sa’adah; Nur Asyifa Ramadhanti; Tiara Maulida
Jurnal Sains Farmasi Dan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2024): September - Desember
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jfkes.v2i2.1790

Abstract

The objective of this research is to study the formulation and evaluation of tablet preparations using the direct compression method. The method used in this research is a Systematic Literature Review. The findings of the study explain that the direct compression method is an efficient and economical technique in tablet production, especially in the pharmaceutical industry. With the advancement of technology, this method is increasingly used to produce tablets directly from a mixture of active ingredients and excipients without going through granulation processes, whether wet or dry. This process allows for time and cost savings in production, as well as reducing the use of machinery and labor. The main advantage of direct compression is its ability to produce tablets with better disintegration and dissolution times, especially for active ingredients sensitive to heat and moisture. The selection of the appropriate fillers and binders, such as modified starch, pregelatinized potato starch, and Avicel, significantly impacts the physical quality of the tablets, including hardness, friability, and flowability. Furthermore, the research results show that the correct formulation, both in terms of the composition of excipients and the concentration of binders, can improve the physical properties of the tablets and meet the desired quality standards. Therefore, while the direct compression method offers many advantages, it is important to continue exploring and optimizing formulations, both in terms of excipient selection and mixing ratios, to achieve tablets with the best quality that meet pharmaceutical needs and are accepted by consumers.
Eco-Enzyme: Sebuah Solusi dalam Mengatasi Sampah Organik Rumah Tangga di Banjarmasin Islan Nor; M. Awaluddin Padjrin; Najwi Hasani; Muhammad Yusuf; Daipadli, Daipadli; Aura Nasyafa; Novita Indira Sari; Nicky Saputra; Muhammad Dhaifullah; Khusnul Khotimah
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 4 (2025): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v7i4.1643

Abstract

Jumlah penduduk yang besar sebanding dengan akumulasi produksi sampah. Tahun 2024 jumlah sampah diprediksi sebesar 5.256.225 kg dengan sampah organik sebesar 4.958.447 kg. Jumlah ini akan terus meningkat dan menjadi masalah, baik masalah kesehatan maupun masalah lingkungan. Sekarang pengelolaan sampah masih mengandalkan pendekatan akhir (end-of-pipe) yang banyak kekurangannya, salah satunya adalah penumpukan sampah sehingga menjadi risiko pencemaran air, tanah dan meningkatkan gas metan yang membuat pemanasan global. Eco-enzyme menjadi salah satu cara untuk mengelola sampah organik tersebut. Disamping mengurangi sampah organik, eco-enzyme juga dapat digunakan dalam kebutuhan rumah tangga seperti mencuci piring dan perlengkapan dapur, menyegarkan udara, menyiram tanaman, sebagai desinfektan, mengepel lantai, hingga mencuci pakaian. Berbeda dengan program eco-enzyme lainnya, kegiatan ini menargetkan ibu-ibu Aisyiyah Al-Mujahidin Banjarmasin yang belum pernah menerima pelatihan pengelolaan sampah organik, serta mengintegrasikan ajaran agama tentang kebersihan, menambah dimensi budaya dan etika dalam pendekatan pendidikan. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah memberikan informasi dan edukasi mengenai eco-enzyme kepada masyarakat, khususnya ibu-ibu Aisyiyah Al-Mujahidin Banjarmasin. Kegiatan ini dilakukan berupa pemberian edukasi, praktik serta dilakukan pretest dan posttest yang dilakukan di Masjid Al-Mujahidin Banjarmasin. Dari hasil pretest dan posttest diketahui adanya perubahan pengetahuan dan sikap dari sebelum dan sesudah diberikan informasi, sehingga menjadi parameter keberhasilan kegiatan ini. Masih banyak pembinaan yang harus dilakukan salah satunya dengan memberikan informasi cara pembuatan produk-produk berbasis eco-enzyme. Dengan adanya kegiatan ini, peserta tidak hanya mendapat pengetahuan tentang proses pembuatan eco-enzyme, tetapi juga memahami manfaat dan nilai ekonomisnya. Harapannya, peserta dapat mengimplementasikan dan menyebarkan informasi ini kepada masyarakat sekitar sehingga membawa perubahan.