Yusuf, Rifqi Itsnaini
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pembangunan Daerah dan Media Lokal: Peran Strategis Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Radio Top FM Kabupaten Brebes Herdiana, Aan; Yusuf, Rifqi Itsnaini; Heriyanto, Yusuf
ICODEV: Indonesian Community Development Journal Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Da'wa Faculty UIN Saizu Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah merupakan salah satu indikator keberhasilan tata kelola pemerintahan yang inklusif. Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Radio TopFM Kabupaten Brebes berperan sebagai media komunikasi strategis dalam mendorong keterlibatan masyarakat.. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan partisipasi masyarakat dalampembangunan daerah melalui pemanfaatan media media Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL)Radio Top FM dan strategi yang dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Brebes dalam mendorongpartisipasi masyarakat. Lokasi penelitian adalah Kabupaten Brebes karena mempunyai keunikansebagai pemerintah daerah yang mengoptimalkan partisipasi masyarakat melalui Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Radio Top FM. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Metode pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara, observasi, dokumentasi, dan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi masyarakatdalam pembangunan daerah melalui media LPPL Radio Top FM masih rendah. Program siaranTalk Show yang dirancang sebagai wadah atau media ruang publik bagi pendengar untuk berkomunikasi, berinteraksi, dan berdiskusi tentang permasalahan pembangunan belum berjalan dengan baik. Adapun alasannya adalah masih adanya pemahaman pendengar yang memposisikanradio sebatas media hiburan dan tema atau topik tidak menjadi prioritas kebutuhan masyarakat.Selain itu, strategi yang dilakukan pemerintah Kabupaten Brebes dalam mendorong partisipasimasyarakat adalah dengan pemanfaatan strategi program siaran, melakukan segmentasi khalayak, dan memanfaatkan media sosial
Peran Diplomasi Siber Indonesia dalam Melindungi Keamanan Teknologi E-Commerce Nasional Abadi, Fany Anggun; Yusuf, Rifqi Itsnaini; Kartika, Intan Tiara
ICODEV: Indonesian Community Development Journal Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Da'wa Faculty UIN Saizu Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini mengkaji peran diplomasi siber Indonesia dalam melindungi keamanan teknologie-commerce nasional di tengah tantangan ancaman siber lintas batas. Dengan menggunakanmetode kualitatif dan pendekatan teori jaringan aktor, penelitian ini menyoroti urgensidiplomasi siber sebagai instrumen strategis untuk mengatasi kerentanan sektor terhadapserangan siber. Pesatnya pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia diiringi oleh peningkatanancaman seperti pencurian data, serangan e-commerce malware, dan disinformasi, yangmenuntut kolaborasi multistakeholder dan kerangka regulasi yang kuat. Artikel ini menekankanpentingnya pendekatan multidisipliner dan kerjasama internasional melalui diplomasi siberuntuk memperkuat keamanan siber nasional. Diplomasi siber tidak hanya mencakup aspekteknis, tetapi juga pembentukan norma internasional, perlindungan data, dan peningkatankapasitas sumber daya manusia. Studi ini juga mengidentifikasi tantangan seperti rendahnyaliterasi digital masyarakat dan ketidaksiapan regulasi, serta menawarkan rekomendasi untukmemperkuat kerjasama bilateral dan multilateral.
The IMPLEMENTATION OF THE HDP NEXUS IN EUROPEAN UNION HUMANITARIAN DIPLOMACY:: CASE STUDIES OF THE SAHEL AND HORN OF AFRICA REGIONS (2017–2024) Yusuf, Rifqi Itsnaini; Ardiansah
Jurnal Hubungan Internasional Peradaban Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Hubungan Internasional Peradaban
Publisher : Program Studi Hubungan Internasional Universitas Peradaban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The traditional approach of separating humanitarian aid, development, and peace efforts has shown significant limitations in addressing complex and prolonged crises. The Humanitarian Development-Peace (HDP) Nexus has emerged as a new paradigm that seeks to integrate these three dimensions to achieve more effective and sustainable outcomes. The European Union, as one of the world's largest humanitarian and development donors, has adopted the Triple Nexus approach as an integral part of its humanitarian diplomacy strategy, particularly in the African context which faces multidimensional challenges including conflict, poverty, climate change, and political instability. This research employs a constructivist paradigm with qualitative approach and descriptive-analytical design, utilizing document analysis as the primary strategy. The findings reveal that while there is high-level political commitment and comprehensive policy frameworks, practical implementation still faces various structural and operational challenges. Institutional fragmentation within the EU architecture remains a major barrier to effective integration, while differences in organizational culture, operational procedures, and incentive systems create resistance to integrated approaches. In the African context, geopolitical complexity and institutional capacity limitations add dimensions of challenge that require more nuanced and adaptive approaches.