Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Ezra Science Bulletin

FUNGSI PENATAAN SUARA NON DIEGETIC DALAM MEMBANGUN MOOD PADA FILM ADA APA SUTRADARA RUDI SOEDJARWO Fernando, Nico; Hamzaini; Rustim
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 3 No. 1 (2025): January-June 2025
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v3i1.256

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penggunaan musik dan efek suara non diegetik berperan penting dalam menciptakan suasana emosional yang mendalam sepanjang cerita. Musik yang tidak berasal dari dunia film (non diegetik) seringkali digunakan untuk memperkuat perasaan yang dirasakan oleh karakter atau mengarahkan emosi penonton. Dalam film ini, komposer musik dan tim produksi menggunakan musik untuk membangun mood yang sesuai dengan perkembangan hubungan antara Cinta dan Rangga, serta menciptakan kontras antara momen romantis dan dramatis. Metode Penelitian yang bersifat kualitatif yang menghasilkan data deskriptif mengenai Fungsi Penataan Non Diegetic Sound Dalam Membangun Mood Pada Film Ada Apa Dengan Cinta. Sedangkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa fungsi utama dari non diegetik sound dalam film ini adalah untuk memperkuat mood dan perasaan yang ingin disampaikan, seperti kebahagiaan, kerinduan, atau ketegangan, tanpa harus tergantung pada dialog. Musik ini juga mempertegas tema-tema seperti cinta, pencarian jati diri, dan konflik batin, serta menambah kedalaman pengalaman emosional yang dirasakan oleh penonton.
REPRESENTASI TRAUMATIK TOKOH IBU MELALUI SETTING DAN PROPERTY PADA FILM FIKSI MALA ROMANSA Fendri, Muhammad Luthfi; Hamzaini
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 3 No. 1 (2025): January-June 2025
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v3i1.259

Abstract

Skenario film Mala Romansa bergenre drama tragedi dan Film fiksi Mala Romansa menggunakan konsep representasi traumatik tokoh ibu melalui setting dan property. Identitas tokoh ibu merupakan seorang ibu rumah tangga yang mengalami penyakit trauma Alzheimer dan masih mengenang anaknya yang di masa lalu. Ia masih terjebak dalam kenangan masa lalu bersama anaknya, yang terlihat melalui setting dan property berupa barang-barang yang sering digunakan anaknya saat masih kecil. Terlihat dari setting dan property yang dihadirkan berupa barang-barang yang sering di pakai dan digunakan oleh anaknya di masa lalu. Setting dan property tersebut tidak hanya menjadi penanda kenangan, tetapi juga menjadi jembatan emosional yang menghubungkan trauma sang ibu dengan cerita yang ingin disampaikan. Setting dan property yang digunakan pada set meliputi baju-baju Ari kecil, Mainan Ari kecil, dan lukisan yang di gambar Ari ketika kecil, setting dan property tersebut dapat merepresentasikan traumatik ibu yang mengalami trauma terhadap kematian anaknya di masa lalu.