Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Strategi Pengembangan Ekonomi Lokal Melalui Pemanfaatan Taman Botani Negara Shah Alam Sebagai Wisata Edukasi Erlina, Een; Ishak, Khodijah; Selamat, Muhammad Isa; Junery, M Fadhil; Candri, Kiki; Missisaifi, Mira; Nohaa, Siti; Ayunni, Nik Farah; Hafawati, Hafawati; Ainiyah, Siti; Selamet, Muhammad; Melvianti, Nur; Fazila, Evi; Hamdani, Muhammad; Khalid, Ilham
JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Desember 2024
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jgen.v2i2.546

Abstract

Taman Botani Shah Alam merupakan wisata edukasi yang berada Malaysia dimana keberadaannya merupakan salah satu cara mengembangkan perekonomian masyarakat. Adapun tujuan tim pengabdi melakukan kegiatan di Taman Botani adalah untuk memperkuat potensi pengembangan wisata. Tim pengabdian terdiri dari dua universiti yang berkolaborasi yaitu Institut Syariah Negeri Junjungan Bengkalis dan Universiti Islam Malaysia. Adapun kegiatan tim pengabdi adalah memperindah fasilitas yang ada di Taman Botani dengan melakukan penanaman pohon dan mengecat spot foto dan tempat duduk para pengunjung. Kemudian tim pengabdi melakukan diskusi singkat mengenai strategi pengembangan ekonomi berkelanjutan pada Taman Botani. Wisata alam yang ada di Taman Botani tidak hanya dapat menarik minat wisatawan, namun hal itu diharapkan dapat membantu meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar. Begitu pula dengan fasilitas yang ada di lingkungan Taman Botani yang menyenangkan dapat meningkatkan jumlah pengunjung yang datang.
Pelatihan Penataan dan Pengelolaan Keuangan Desa Untuk Mewujudkan Tata Kelola Keuangan yang Baik di Kabupaten Meranti Ishak, Khodijah; Erlina, Een; Tomisa, Muhammad Elsa; Selamat, Muhammad Isa
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 10 (2024): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Oktober 2024
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Undang-undang nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, desa bertanggung jawab mengelola dan melaksanakan pembangunan di desa. Pemerintah pusat menyediakan sumber daya keuangan yang sangat signifikan kepada desa untuk pengelola seluruh potensinya guna meningkatkan pendapatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat. Tertib pelaksanaan pengelolaan keuangan desa tertib dan disiplin anggaran dalam penyelenggaraan pengelolaan keuangan desa dikelola berdasarkan prinsip transparansi, akuntabilitas, partisipasi, tertib disiplin anggaran. Pengabdian masyarakat ini adalah dengan menggunakan metode ceramah, tutorial, dan diskusi. Sasaran utama dari kegiatan ini adalah pemerintah desa. Peserta kegiatan ini sebanyak 120 orang. Kegiatan ini dilakukan melalui sesi offline. Kegiatan ini melibatkan sistem informasipelaporan keuangan desa termasuk anggaran, akuntansi pelaporan keuangan termasuk entri transaksi, buku kas umum. buku kas pembantu pajak, buku bank desa, buku setoran, daftar transaksi dan daftar jurnal. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai tata kelola desa dan pengelolaan laporan keuangan. Adapun hasil dalampengabdian adalah perlunya penyusunan laporan keuangan tingkat desa berdasarkan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP) dan kendala dalam penyusunan laporan keuangan desa karena keterbatasan sumber daya manusia.
Pembinaan Hubungan Kekeluargaan Masyarakat Melayu Islam Fatoni dengan Masyarakat Bengkalis Erlina, Een; Selamat, Muhammad Isa; Ishak, Khodijah; Junery, M Fahil; Ezril, Ezril; Ernes, Diana; Widiya, Widiya; Zaidan, Mhd Nuaim; Nagara, Sandik Prayitna
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 10 (2024): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Oktober 2024
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Bengkalis, terletak di Riau, merupakan wilayah yang kaya akan keragaman budaya dan etnis, di mana bahasa Melayu menjadi salah satu alat komunikasi utama dalam kehidupan sehari-hari. Masyarakat Bengkalis, yang bersifat multi etnik, berinteraksi dengan berbagai kelompok, termasuk masyarakat Melayu Patani dari Thailand. Kedua kelompok ini berbagi kesamaan dalam tatanan kehidupan, norma, dan adat istiadat, menciptakan jembatan budaya yang kuat. Kesamaan bahasa antara masyarakat Melayu Bengkalis dan Melayu Patani tidak hanya mempermudah komunikasi, tetapi juga mempererat hubungan kekeluargaan dan memperkuat solidaritas antar masyarakat. Pengabdian ini bertujuan untuk mengeksplorasi interaksi sosial dan budaya antara kedua komunitas, serta dampaknya terhadap keharmonisan sosial di wilayah ini.
Kompensasi Financial Terhadap Hak Asuh Anak Bersama (Join Custody) Dalam Perspektif Hukum Islam Shirotol, Ahmad; Erlina, Een; Saputra, Aidil
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 6 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i6.18197

Abstract

Penelitian ini mengkaji konsep pengasuhan bersama (Joint Custody) dalam pemeliharaan anak menurut Hukum Islam. Pengasuhan bersama setelah perceraian atau perpisahan menjadi isu yang sangat penting dalam Hukum Islam karena berkaitan erat dengan perlindungan dan kesejahteraan anak. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk memahami konsep pengasuhan bersama setelah perceraian menurut perspektif Hukum Islam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif, yang bertujuan untuk memberikan data yang lebih mendalam mengenai pemeliharaan anak dalam Hukum Islam. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pengasuhan bersama (Joint Custody) memiliki peranan penting dalam perkembangan dan pertumbuhan anak, dengan memperhatikan berbagai pertimbangan yang matang. Penelitian ini juga menyarankan bahwa pengasuhan anak pasca perceraian sebaiknya dilakukan oleh kedua orang tua, dengan memperhatikan beberapa faktor penting, seperti kemampuan anak, kepentingan anak, serta kesiapan orang tua dalam memberikan rasa nyaman dan aman kepada anak. Oleh karena itu, konsep pengasuhan bersama (Joint Custody) tidak hanya dilihat dari aspek hukum, tetapi juga dari aspek moral dan etika, yang bertujuan untuk memastikan anak tumbuh dalam lingkungan yang penuh perhatian, kasih sayang, dan kepedulian. Dengan begitu, anak dapat merasakan dukungan optimal dari kedua orang tuanya meskipun mereka telah berpisah, yang pada akhirnya mendukung perkembangan emosional dan psikologis anak