Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Humas BPSDM Provinsi Jawa Barat Dalam Pengelolaan Konten Media Sosial Instagram @bpsdmjabar Batubara, Alfindy Selma Serafina; Dewi, Retasari
Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial Vol 2, No 5 (2024): December
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the public relations strategy of the West Java Province Human Resources Development Agency (BPSDM) in managing social media content, especially on the Instagram platform @bpsdmjabar. With the rapid development of information technology, the role of public relations is not only to convey information, but also to build a positive image of the institution through effective and interactive content delivery. This research method uses a descriptive qualitative approach with data collection techniques in the form of interviews, observations, and documentation studies. The results showed that the public relations of BPSDM West Java Province implemented the SPARKLE (Smart Providing Answers, Radiating Knowledge with Love Enthusiasm) strategy for content management of general information, activities and entertainment. Evaluation of content performance is done through analysis and audience response using FAIR (Follower, Activity, Interaction, Responsive). This study concludes that content distribution through various Instagram features such as feeds, reels, stories, Highlights helps increase interaction and expand audience reach. In the future, BPSDM can conduct a more in-depth content evaluation by utilizing various analytical tools or using engagement rate calculations to measure the effectiveness of audience interaction and engagement.
Pengaruh konten media sosial Instagram @janspark.official terhadap minat berkunjung wisatawan Batubara, Alfindy Selma Serafina; Rahmat, Agus; Anisa, Renata
Comdent: Communication Student Journal Vol 3, No 2 (2025): November 2025 - April 2026
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/comdent.v3i2.67780

Abstract

Latar Belakang: Media sosial telah menjadi sarana komunikasi yang efektif dalam industri pariwisata. Dari berbagai platform yang tersedia, Instagram menjadi salah satu media yang paling banyak digunakan untuk menyampaikan informasi, membangun interaksi, serta membentuk persepsi audiens terhadap suatu destinasi wisata. Penelitian sebelumnya berfokus pada destinasi wisata yang telah memiliki popularitas tinggi, sementara kajian mengenai pemanfaatan konten Instagram pada destinasi wisata yang relatif baru masih terbatas. Selain itu, penelitian yang mengkaji pengaruh konten Instagram dengan pendekatan Elaboration Likelihood Model (ELM), khususnya melalui dimensi context, communication, collaboration, dan connection, juga masih jarang dilakukan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh konten yang ditampilkan oleh akun media sosial Instagram @janspark.official terhadap minat wisatawan untuk melakukan kunjungan. Metode: Penelitian ini mengaplikasikan pendekatan kuantitatif dengan teknik simple random sampling yang melibatkan 100 responden sebagai sampel penelitian. Data dikumpulkan melalui survei berbentuk kuesioner yang disebarkan secara daring, kemudian diolah dan dianalisis menggunakan perangkat lunak SPSS. Proses analisis dilakukan melalui penerapan metode statistik deskriptif dan inferensial untuk memperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai hubungan antarvariabel. Hasil: Berdasarkan hasil analisis regresi linear berganda, variabel context, communication, collaboration, dan connection dalam konten Instagram secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat wisatawan untuk berkunjung, meskipun tingkat pengaruh masing-masing variabel tergolong rendah. Temuan ini menunjukkan bahwa pengelolaan konten Instagram tetap memiliki peran strategis dalam meningkatkan ketertarikan wisatawan terhadap destinasi wisata baru. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pengelola objek wisata dalam merancang strategi komunikasi digital yang lebih efektif guna menarik minat pengunjung potensial.