Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Membangun Kebiasaan Islami di Sekolah: Pendekatan Guru PAI yang Efektif Sri Rahayu; Juliani; Zakiah Ulfah; Wiransyah; Rosa Miana
Fatih: Journal of Contemporary Research Vol. 2 No. 1 (2025): January-June
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/8f577668

Abstract

Pembentukan karakter Islam pada siswa tentunya sangat penting untuk membentuk siswa yang memiliki etika dan tata krama terhadap diri sendiri, orang lain dan lingkungan. Tujuan penulisan ini adalah untuk mendeskripsikan karakter-karakter Islami yang dapat ditanamkan pada siswa di sekolah. Metode kajian dengan kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data dengan studi dokumentasi. Teknik analisa kajian dengan reduksi, display data dan penarikan kesimpulan. Hasil kajian menunjukkan: penanaman karakter Islami di sekolah dapat dilakukan dengan menanamkan: (1) karakter keimanan siswa dengan menanamkan keyakinan pada rukun Iman (percaya kepada Allah SWT, percaya pada kitab Allah SWT, percaya pada nabi, percaya pada malaikat, percaya pada kebesaran dan kekuasaan Allah SWT, dan percaya pada hari kiamat) serta yakin pada rukun Islam (membaca syahadat, salat, zakat, berpuasa dan haji). (2) pembentukan karakter sikap Islami yaitu jujur, dapat dipercaya, cerdas, dan menyampaikan. (3) pembentukan karakter perilaku Islami yaitu suka menolong, ramah, saling mencintai dan saling menghargai.
PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN MAHASISWA INSAN MELALUI BELAJAR ONLINE Rosa Miana; Sri Rahayu
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 2 (2025): APRIL - MEI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis dan memaparkan bagaimana strategi komunikasi antara dosen dengan mahasiswa dalam mengatasi hambatan mengikuti perkuliahan online serta dalam meningkatkan kualitas mahasiswa dalam pembelajaran online. Peneliti menerapkan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Hasil dari penelitian yang ditunjukkan selama proses pembelajaran online, mahasiswa mendapat kesulitan untuk memahami dari materi yang dijelaskan oleh dosen, dan komunikasi yang baik menjadi kunci utamanya, dosen dan mahasiwa yang mempunyai jalinan komunikasi yang baik yaitu dengan menggunakan strategi kolaborasi antara dosen dan mahasiswa sehingga akan menghasilkan proses penyampaian pengetahuan secara online menjadi maksimal. Hal ini didukung dengan dosen yang secara optimal menciptakan proses pembelajaran yang aktif, inovatif dan variatif, serta dosen memposisikan diri sebagai motivator dan inisiator agar siswa semakin semangat dalam mengikuti pembelajaran online.
Literacy–Tahfizh Synergy And Student Religiosity At Smpit Nurul Azmi Medan Rosa Miana; Indra Satia Pohan; Muhammad Najari; Hadi Gunawan
International Journal of Islamic Education, Research and Multiculturalism (IJIERM) Vol 8 No 1 (2026)
Publisher : The Islamic Education and Multiculturalism Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/ijierm.v8i1.697

Abstract

Abstrak Religiusitas siswa merupakan salah satu tujuan penting pendidikan Islam, tetapi pembentukannya tidak cukup dilakukan melalui pembelajaran teoritis di kelas. Di banyak sekolah Islam, program literasi dan tahfizh telah dijalankan, namun kajian yang secara khusus menelaah sinergi keduanya dalam membentuk religiusitas siswa masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi program literasi dan tahfizh, bentuk sinergi di antara keduanya, serta kontribusinya terhadap pembentukan religiusitas siswa di SMPIT Nurul Azmi Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus deskriptif. Informan penelitian terdiri atas 12 orang, yaitu kepala sekolah, guru, dan siswa yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi selama tiga bulan, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sinergi program literasi dan tahfizh diwujudkan melalui pembiasaan membaca, menghafal, dan mengulang Al-Qur’an secara terstruktur dalam kegiatan sekolah. Sinergi ini berkontribusi pada penguatan keterlibatan siswa dalam aktivitas keagamaan, peningkatan kebiasaan membaca, serta pembentukan perilaku religius di lingkungan sekolah. Dukungan sekolah, peran guru, dan pembiasaan harian menjadi faktor penguat utama, meskipun konsistensi pelaksanaan masih menghadapi beberapa kendala. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi literasi dan tahfizh berpotensi menjadi strategi pedagogis dalam memperkuat religiusitas siswa di sekolah Islam. Kata Kunci: Literasi Sekolah; Tahfizh Al-Qur’an; Religiusitas Siswa; Pendidikan Islam; Studi Kasus Abstract Student religiosity is a central objective of Islamic education, yet its formation cannot be achieved through classroom instruction alone. Although literacy and tahfizh programs have been implemented in many Islamic schools, limited research has specifically examined how the synergy between the two contributes to the development of student religiosity. This study aims to analyze the implementation of literacy and tahfizh programs, the forms of synergy between them, and their contribution to student religiosity at SMPIT Nurul Azmi Medan. The study employed a qualitative approach with a descriptive case study design. The participants consisted of 12 informants, including the principal, teachers, and students, selected purposively based on their involvement in the programs. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation over a three-month period, and were analyzed through data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings show that the synergy between literacy and tahfizh was institutionalized through structured routines of reading, memorizing, and reviewing the Qur’an in daily school activities. This synergy contributed to stronger student engagement in religious practices, improved reading habits, and the development of religious behavior within the school environment. School support, teacher mediation, and daily habituation emerged as the main enabling factors, although challenges remained in sustaining implementation consistency. These findings suggest that the integration of literacy and tahfizh can serve as a pedagogical strategy for strengthening student religiosity in Islamic schooling. Keywords: School Literacy; Qur’anic Memorization; Student Religiosity; Islamic Education; Case Study