Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Peningkatan Pengetahuan dan Perilaku Ibu Nifas Tentang Perwatan Diri Ibu dan Bayi Baru Lahir Melalui Edukasi Kesehatan di PMB Ferawati : Penelitian Yuli Suryanti; Adhika Wijayanti; Faulia Mauluddina; Sesilia Triana Dewi; Martina Astari; Theresia Shella Beredikta
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3246

Abstract

The postpartum period is a critical phase after childbirth that carries a high risk of complications for both mother and baby, thus requiring special attention through health education. This community service activity aimed to improve postpartum mothers’ knowledge and behavior regarding self-care and newborn care at PMB Ferawati Palembang. The activity was conducted in August 2025, involving 20 postpartum mothers through interactive lectures, discussions, and demonstrations. The pre-test and post-test results showed an increase in knowledge of self-care from 65% to 90% and newborn care from 70% to 92%. In addition, mothers began to adopt healthy behaviors such as breast care, maintaining perineal hygiene, and recognizing postpartum danger signs. Structured and interactive health education proved effective in improving knowledge and shaping healthy behavior among postpartum mothers. The active role of midwives as educators and companions was a key factor in the program’s success. This activity can serve as a sustainable intervention model to improve maternal and infant health in the community.
Gambaran Pengaruh Merendam Kaki Dengan Air Hangat dan Campuran Kencur Terhadap Keluhan Edema Kaki Ibu Trimester III di Puskesmas Kalidoni Tahun 2025 Sesilia Triana Dewi; Theresia Shella Beredikta; Martina Astari
JURNAL KEBIDANAN AKADEMI KEBIDANAN BUDI MULIA PALEMBANG Vol 15 No 1 (2025): Jurnal Kebidanan : Jurnal Ilmu Kesehatan Budi Mulia
Publisher : STIKes Budi Mulia Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35325/kebidanan.v15i1.552

Abstract

One of the discomforts in pregnant women in the third trimester is leg edema, this occurs as a result of pressure on the uterus which inhibits venous return and the pull of gravity causes greater fluid retention. Non-pharmacological treatment that can be used for pregnant women to reduce leg edema is soaking in warm water mixed with galangal, soaking the feet using warm water mixed with galangal for at least 10 minutes. Soaking at a temperature of 38o for 10 minutes with kencur can reduce muscle tension which makes the body feel more comfortable. The aim of this study was to analyze the effect of a warm water foot soak mixed with galangal on foot edema in third trimester pregnant women. This research used a pre-experiment with a one-group pretest-posttest design with a sample size of 45 pregnant women in the third trimester. This research instrument uses a pitting edema scale questionnaire sheet to measure the degree of leg edema. Data were analyzed the Wilcoxon test to compare pretest and using posttest results. The results of research using the Wilcoxon test obtained a z score of -4.350 with a significance of 0.000 <0.05. This can be interpreted that there is a significant effect of soaking the feet in warm water with a mixture of galangal on foot edema in pregnant women in the third trimester. The mean leg edema before the intervention was 2.9 and the mean after the intervention was 1.5. So it can be concluded that there is an effect of giving warm water foot soaks mixed with galangal on leg edema in third trimester pregnant women.
Pengaruh Penggunaan Gymball dan asuhan Sayang Ibu Terhadap Pengurangan Rasa Nyeri Pada ibu Bersalin Kala I Di Kilinik Budi Mulia Medika Tahun 2023 Theresia Shella Beredikta; Gunarmi, Gunarmi; Juda, Juda Julia Kristiani
JURNAL KEBIDANAN AKADEMI KEBIDANAN BUDI MULIA PALEMBANG Vol 13 No 2 (2023): Jurnal Kebidanan : Jurnal Ilmu Kesehatan Budi Mulia
Publisher : STIKes Budi Mulia Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35325/kebidanan.v13i2.380

Abstract

Angka kematian ibu di Indonesia masih menjadi masalahutama hal tersebut disebabkan oleh nyeri persalinan yanglama diatasi saat menjelang maupun proses prasalianan.Nyeri yang tidak teratasi menyebabkan pernafasan dan denyutjantung ibu akan meningkat sehingga aliran darah dan oksigenke plasenta terganggu yang berdampak pada kematian ibu danbayi. Tujuan Penelitian ini adalah melihat PengaruhPenggunaan Gymball Dan Asuhan Sayang Ibu Terhadap RasaNyeri Persalinan Kala I Di Klinik Budi Mulia MedikaPalembang Tahun 2023. Metode penelitian ini merupakanjenis penelitian kuantitatif. Rancangan yang digunakan dalampenelitian ini adalah rancangan eksperimen (quasyexperiment) yaitu dengan melihat perubahan nyeri persalinankala I fase aktif menggunakan lembar observasi dankuesioner. Desain yang digunakan pada penelitian ini adalahtwo group only post test desain. Populasi dalam penelitian iniadalah semua ibu hamil yang bersalin pada bulan Maret 2023dengan Jumlah 30 orang ibu bersalin normal di Klinik BudiMulia Medika Palembang. Jadi total sampel dalam penelitianini adalah 30 ibu bersalin, yang dibagi menjadi 15 sebagaikelompok intervensi dan 15 kelompok kontrol. Tekniksampling yang digunakan yaitu nonprobability samplingdengan pendekatan purposive sampling. Kelompokeksperimen dan kelompok kontrol mayoritas tidak bekerja 9(60,0%) kelompok eksperimen 10 (66,7%). Pada uji pairetsampel t-Test kelompok ekperimen didapatkan p-value0,000< 0,05 dan kelompok kontrol diperoleh hasil p-value0,000< 0,05 sebelum dan sesudah intervensi terdapatpengaruh intervensi terhadap kelompok eksperimen dankelompok kontrol, namun pada uji Independen t-test tidakterdapat pergaruh yang efektif antara intervensi kelompokeksperimen dan kelompok eksperimen.Kesimpulan : Gymballdan Asuhan Sayang ibu merupakan upaya non farmakologiyang dapat digunakan dalam penurunan nyeri persalinan padaibu hamil Kala I fase aktif
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kejadian Hyperemesis Gravidarum di Klinik Budi Mulia Medika Tahun 2024 Sesilia Triana Dewi; Theresia Shella Beredikta; Martina Astari
Stetoskop: The Journal Of Health Science Vol. 2 No. 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Cendikiawan Muda Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70656/stjhs.v2i2.497

Abstract

Abstrak Keluhan mual muntah yang berlebihan atau lebih dikenal dengan Hyperemesis Gravidarum, terjadi mulai dari usia kehamilan 6 minggu dan dapat berlangsung sampai minggu ke 12 bahkan lebih. Beberapa factor penyebab nya antara lain factor psikologis, usia ibu, paritas, pekerjaan,pengetahuan ibu, Tingkat stress,peningkatan hormon dan lain-lain. Menurut World Health Organization (WHO) pada tahun 2023 lebih dari 260.000 perempuan yang meninggal di masa kehamilan dan persalinan. Dari data Kemenkes Ri tahun 2023, jumlah kematian ibu di Indonesia sebesar 4.482 kasus, dengan jumlah tertinggi terdapat di Jawa Barat yaitu 792 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan yang mempengaruhi antara umur,paritas dan pekerjaan dengan kejadian Hyperemesis Gravidarum di Klinik Budi Mulia Medika tahun 2024. Penelitian menggunakan survei analitik dengan pendekatan case control. Pengambilan sampel dengan menggunakan tehnik simple random sampling systematic. Didapatkan 62 ibu hamil yang mengalami Hyperemesis Gravidarum. Dan dari penelitian ini ditemukan ada hubungan antara umur ibu (p = 0,028), paritas ibu (p=0,036) dan pekerjaan ibu (0,028) dengan kejadian Hyperemesis Gravidarum. Kata kunci: Hyperemesis Gravidarum, Kehamilan, Umur Ibu, Paritas Ibu, Pekerjaan Ibu Abstract Excessive nausea and vomiting, commonly known as Hyperemesis Gravidarum, typically begins around the sixth week of pregnancy and may continue until the twelfth week or even longer. Several factors are believed to contribute to this condition, including psychological factors, maternal age, parity, occupation, level of knowledge, stress level, hormonal changes, and others. According to the World Health Organization (WHO), in 2023, more than 260,000 women died during pregnancy and childbirth. Data from the Indonesian Ministry of Health (Kemenkes RI) in 2023 recorded 4,482 maternal deaths in Indonesia, with the highest number reported in West Java (792 cases). This study aims to examine the relationship between maternal age, parity, and occupation and the incidence of Hyperemesis Gravidarum at Budi Mulia Medika Clinic in 2024. The research employed an analytical survey using a case-control approach. Samples were selected through a systematic simple random sampling technique, resulting in 62 pregnant women diagnosed with Hyperemesis Gravidarum. The findings indicate a significant relationship between maternal age (p = 0.028), maternal parity (p = 0.036), and maternal occupation (p = 0.028) and the occurrence of Hyperemesis Gravidarum. Keywords: Hyperemesis Gravidarum, Pregnancy, Maternal Age, Maternal Parity, Maternal Occupation
Analisis Kunjungan Ante Natal Care Dengan Kejadian Komplikasi Persalinan DI Klinik Budi Mulia Medika Tahun 2025 Martina Astari; Theresia Shella Beredikta; Sesilia Triana Dewi
JURNAL KEBIDANAN AKADEMI KEBIDANAN BUDI MULIA PALEMBANG Vol 15 No 2 (2025): Jurnal Kebidanan: Jurnal Ilmu Kesehatan Budi Mulia
Publisher : STIKes Budi Mulia Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35325/kebidanan.v15i2.588

Abstract

Sebagian besar komplikasi persalinan yang menyebabkan kematian seharusnya dapat dicegah dengan deteksi dan intervensi sejak dimulainya kehamilan, salah satu upayanya yaitu kunjungan Ante Natal Care. Frekuensi kunjungan antenatal care (ANC) yang tidak teratur, dapat menyebabkan kelainan yang timbul dalam kehamilan yang tidak dapat terdeteksi sedini mungkin. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kunjungan ante natal care dengan kejadian komplikasi persalinan. Menggunakan desain penelitian deskriptif korelasional dengan pendekatan case control. Jumlah sampel sebanyak 180 responden. Analisis univariat menunjukkan bahwa kejadian komplikasi persalinan di Klinik Budi Mulia Medika tahun 2025 sebesar 22,4% dan terdapat 71,1% ibu bersalin di Klinik Budi Mulia Medika yang melakukan kunjungan ANC secara lengkap. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa ada hubungan antara kelengkapan kunjungan ANC dengan komplikasi persalinan di Klinik Budi Mulia Medika Tahun 2025 (p value = 0,005). Sangat diharapkan pihak Klinik Budi Mulia Medika dapat memberikan penyuluhan, informasi dan edukasi kepada ibu hamil tentang pentingnya kunjungan ANC yang teratur, sehingga dapat meningkatkan pengetahuan ibu hamil dan dapat memberikan perubahan perilaku kepada ibu hamil agar lebih baik dalam menjaga kehamilannya.