Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Edukasi Fisioterapi dan Pencegahan De Quervain Syndrome Pada Penggiat Hobi Mobile Game di Kecamatan Alalak Habna, Marianti Tri; Rahmanto, Safun
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 11 (2024): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, November 2024
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jutaan orang dari berbagai kalangan baik anak-anak hingga dewasa rela meluangkan waktunya berjam-jam untuk bermain mobile game tanpa memikirkan risikonya. Bermain mobile game 2,25 jam dalam sehari berpotensi meningkatkan risiko de quervain syndrome (DQS) yang disebabkan oleh penggunaan ibu jari secara berlebihan atau trauma langsung pada tendon extensor pollicis brevis dan tendon abductor pollicis longus serta pembebanan pada sendi carpometacarpal I. Kegiatan penyuluhan ini bertujuan untuk memberikan edukasi fisioterapi dan pencegahan DQS pada penggiat hobi mobile game di Kecamatan Alalak. Metode yang dilakukan dengan memberikan penyuluhan tentang DQS dan mempraktikkan latihan untuk DQS yang diberikan langsung oleh fisioterapis serta menggunakan media berupa poster dan pembagian leaflet sebagai pendukung agar materi tersampaikan dengan baik dan dapat dibawa pulang untuk kemudian hari sebagai pengingat agar bisa diimplementasikan. Pengumpulan data menggunakan google form untuk pre-test dan post-test sebagai bahan evaluasi tingkat pengetahuan penggiat. Hasil dari kegiatan ini terdapat peningkatan pengetahuan terkait apa itu DQS, cara mencegah DQS, peran fisioterapi pada DQS serta Latihan untuk DQS.
Penyuluhan Fisioterapi K3 dalam Upaya Preventif dan Kuratif Sprain Ankle pada Komunitas Relawan Barisan Pemadam Kebakaran di Banjarmasin Habna, Marianti Tri; Rosidah, Nikmatur
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i1.2191

Abstract

Petugas pemadam kebakaran dituntut untuk mampu menjalankan tugasnya ditengah tingginya risiko cedera musculoskeletal. Penyuluhan fisioterapi Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) merupakan langkah penting dalam meningkatkan pemahaman tentang pentingnya preventif (pencegahan) dan kuratif (upaya penyembuhan) sprain ankle yang menjadi salah satu risiko cedera pada pekerjaan ini. Sprain ankle merupakan cedera yang terjadi pada pergeralangan kaki karena adanya peregangan yang berlebihan pada ligament kompleks lateral akibat gaya inversi dan plantar fleksi yang terjadi secara mendadak ketika kaki tidak bertumpu dengan sempurna pada permukaan lantai atau tanah yang tidak rata. Penyuluhan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada para anggota Barisan Pemadam Kebakaran agar dapat mengetahui bagaimana cara mencegah terjadinya sprain ankle dan penangan pertama yang tepat saat mengalami sprain ankle. Metode yang dilakukan dengan memberikan penyuluhan tentang apa itu sparin ankle, cara mencegah sprain ankle, pengetahuan tentang PRICE dan pengetahuan tentang manfaat melakukan metode PRICE pada sprain ankle termasuk mempraktikkan gerakan-gerakan latihan keseimbangan dan stabilisasi. Adapun sarana pendukung dengan media poster A3 agar materi dapat disampaikan dengan efektif dan ddapat disimpan oleh peserta agar mudah diterapkan di kemudian hari. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan mengenai sprain ankle, pencegahannya serta penangan pertama dan manfaat yang dilakukan dengan menggunakan metode PRICE
Edukasi Fisioterapi dan Pencegahan De Quervain Syndrome Pada Penggiat Hobi Mobile Game di Kecamatan Alalak Habna, Marianti Tri; Rahmanto, Safun
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 7 (2024): SWARNA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Juli 2024
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v3i7.1413

Abstract

Jutaan orang dari berbagai kalangan baik anak-anak hingga dewasa rela meluangkan waktunya berjam-jam untuk bemain mobile game tanpa memikirkan risikonya. Bermain mobile game 2,25 jam dalam sehari berpotensi meningkatkan risiko de quervain syndrome (DQS) yang disebabkan oleh penggunaan ibu jari secara berlebihan atau trauma langsung pada tendon extensor pollicis brevis dan tendon abductor pollicis longus serta pembebanan pada sendi carpometacarpal I. Kegiatan penyuluhan ini bertujuan untuk memberikan edukasi fisioterapi dan pencegahan DQS pada penggiat hobi mobile game di Kecamatan Alalak. Metode yang dilakukan dengan memeberikan penyuluhan tentang DQS dan mempraktikkan latihan untuk DQS yang diberikan langsung oleh fisioterapis serta menggunakan media berupa poster dan pembagian leaflet sebagai pendukung agar materi tersampaikan dengan baik dan dapat dibawa pulang untuk kemudian hari sebagai penginat agar bisa diimplementasikan. Pengumpulan data menggunakan google form untuk pre-test dan post-test sebagai bahan evaluasi tingkat pengetahuan penggiat. Hasil dari kegiatan ini terdapat peningkatan pengetahuan terkait apa aitu DQS, cara mencegah DQS, peran fisioterapi pada DQS serta Latihan untuk DQS.