Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan minat belajar siswa kelas VIII pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di MTs Darul Ihsan Lelong, mengetahui upaya guru dalam meningkatkan minat belajar melalui metode pembelajaran inovatif, serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi guru dalam penerapan metode tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian meliputi guru IPS dan siswa kelas VIII, sedangkan teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat belajar siswa terhadap IPS masih tergolong rendah, yang tercermin dari kurangnya perhatian, partisipasi, dan antusiasme siswa dalam proses pembelajaran. Guru berupaya meningkatkan minat belajar dengan menerapkan metode inovatif seperti Problem Based Learning (PBL), diskusi kelompok, presentasi, serta penggunaan media digital berupa PowerPoint, LKPD, dan permainan edukatif Word Wall. Penerapan metode tersebut menciptakan suasana belajar yang interaktif dan menyenangkan, sehingga mendorong sebagian besar siswa lebih aktif dan termotivasi. Kendala utama yang dihadapi adalah keterbatasan sarana prasarana sekolah serta masih adanya siswa yang bersikap pasif. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa metode pembelajaran inovatif berperan penting dalam meningkatkan minat belajar siswa, meskipun membutuhkan dukungan fasilitas dan strategi tambahan agar semua siswa dapat terlibat secara merata