Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kualitas Air Bersih Masyarakat Di Sekitar Tempat Pembuangan akhir (TPA) Sampah Talumelito Hasan, Ruslin; Suleman, Rahman; Ali, Indra Haryanto
Jurnal Kesehatan Lingkungan Vol 12 No 2 (2022): Oktober
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47718/jkl.v12i2.2497

Abstract

Final Disposal Site (TPA) The existence of a waste Final Processing Site (TPA) has the potential to be a source of water pollution. This study is a descriptive study, the sample used in this study is water used by the community around the Talumelito TPA location, which was taken at 5 different points. The results showed that of the 5 water samples taken, the pH, temperature, and TDS parameters met the requirements, while for turbidity, there were 2 samples taken from point 2 and point 3 that did not meet the requirements because they had a turbidity value of 26.7 NTU, and 26.9 NTU. This result is not in accordance with the Regulation of the Minister of Health of the Republic of Indonesia Number 32 of 2017, namely the NAV for water turbidity is 25 NTU. The conclusion of this study is that the turbidity for the samples obtained from point 2 and point 3, which is clean water consumed daily by the people in that place, does not meet the requirements. Meanwhile, the parameters of pH, temperature, and TDS in water taken from 5 sampling locations met the requirements.
PELATIHAN PEMBUATAN DAN PEMFAATAN ECO ENZYME PADA KARANG TARUNA DAN KELUARGA UNTUK MENURUNKAN TIMBULAN SAMPAH ORGANIK DI DESA TRIDHARMA, KEC. PULUBALA, KAB. GORONTALO Yanti Mustafa; Age, Sulastri Pua; Hasan, Ruslin; Demolingo, Achmad Citro; Rifki, Muhammad; Uwade, Regina Dwi Amalia
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025): Volume 6 No 3 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i3.43939

Abstract

Desa Tridharma, Kecamatan Pulubala, Kabupaten Gorontalo, menghadapi permasalahan pengelolaan sampah, terutama sampah organik, yang masih banyak ditangani secara mandiri oleh masyarakat. Hal ini disebabkan oleh kurangnya akses terhadap pengangkutan sampah dan pengetahuan yang terbatas tentang pengelolaan sampah yang baik. Salah satu solusi yang diusulkan adalah melalui pelatihan pembuatan dan pemanfaatan Eco Enzyme, yang merupakan hasil fermentasi sampah organik, seperti sisa buah-buahan dan sayuran. Eco Enzyme memiliki berbagai manfaat, di antaranya sebagai pupuk ramah lingkungan dan cairan pembersih yang berguna dalam pertanian, terutama di desa penghasil jagung seperti Tridharma. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pengelolaan sampah organik serta cara pembuatan Eco Enzyme. Pelatihan yang dilakukan mencakup pemberian materi tentang pengolahan sampah organik dan pemanfaatan Eco Enzyme, serta evaluasi pasca-pelatihan. Meskipun terdapat beberapa kendala, seperti keterbatasan waktu masyarakat, pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan keterampilan masyarakat dalam mengelola sampah secara efektif dan berkelanjutan. Ke depan, Desa Tridharma diharapkan menjadi desa percontohan dalam pengelolaan sampah organik, yang mendukung program pemerintah untuk meningkatkan kualitas pengelolaan sampah di Kabupaten Gorontalo.