Hayati Dahlan, Tina
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Dinamika Sibling Rivalry Pada Anak Kembar Usia Dini Maulinasari, Fani; Syaodih, Ernawulan; Hayati Dahlan, Tina
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 7 No. 2 (2024): May-Agustus 2024
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v7i2.665

Abstract

Sibling rivalry atau persaingan antar saudara, dapat menyebabkan banyak masalah yang mempengaruhi pertumbuhan anak usia dini. Sibling rivalry mengacu pada persaingan, konflik, dan perasaan kompetitif yang terjadi antara saudara, dalam sebuah keluarga. Hal ini sering terjadi pada hubungan antar saudara yang usianya berdekatan, termasuk saudara kembar. Sibling rivalry pada anak kembar usia dini, jika dibiarkan dan tidak diatasi dengan baik dapat meningkatkan risiko depresi, kecemasan, dan kemarahan pada saat dewasa. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi apa saja bentuk sibling rivalry pada anak kembar usia dini dan faktor yang menyebabkannya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur. Hasilnya perilaku agresif seperti berteriak terus-menerus, melempar barang, menyakiti secara fisik merupakan beberapa bentuk sibling rivalry. Saran untuk orang tua yang memiliki anak kembar, berikan perhatian yang adil dan merata, tidak membanding-bandingkan, validasi perasaan anak, berikan perhatian khusus sesuai kebutuhan individu anak, karena meskipun kembar mereka tetap individu yang berbeda.
Policy family misalignment in a family resilience program: a qualitative KAP study of motekar Novianti, Herny; Ilfiandra, Ilfiandra; Riksa Yustiana, Yusi; Hayati Dahlan, Tina
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol. 14 No. 1 (2026): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1195300

Abstract

Family resilience programs are widely implemented as community based interventions. However, their effectiveness in structurally vulnerable contexts, particularly among single parent households, remains insufficiently theorized and empirically validated. This study addresses this gap by examining the alignment between program design, implementation processes, and beneficiaries’ lived experiences in the Motekar (Motivator Ketahanan Keluarga) Program in RW 17 Kriyan Barat, Cirebon City. A qualitative case study design was employed using purposive sampling, involving 25 single parents, 25 adolescents, and 3 policy stakeholders. Data were collected through non-participant observation, in-depth semi-structured interviews, and document analysis, and analyzed using iterative coding procedures (open, axial, and selective coding) with constant comparative analysis, guided by the Knowledge–Attitude–Practice (KAP) framework. The findings reveal three critical patterns: (1) structural misalignment between standardized program design and context-specific family needs; (2) discontinuity in mentoring processes that weakens program sustainability; and (3) ambiguity in facilitators’ operational roles. In addition, a divergence between policy-based evaluation indicators and beneficiaries’ lived experiences indicates limitations in standardized assessment approaches. This study contributes by proposing a context-sensitive and participatory evaluation perspective to strengthen the effectiveness of family resilience programs in vulnerable family settings.