Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

UJI ANTIOKSIDAN JAMUR ENDOFITIK BJS-3 YANG BERASOSIASI DENGAN BIJI SAMBILOTO (Andrographis paniculata) MENGGUNAKAN METODE DPPH (2,2-Difenil-1-Pikrilhirazil) PADA MEDIA PERTUMBUHAN KACANG HIJAU Yusnita, Rani; Oktria, Wandi; Silvani, Mauline Adia; Riga, Riga
Jurnal Farmasi Medica/Pharmacy Medical Journal (PMJ) Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Farmasi Medica/Pharmacy Medical Journal
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/pmj.v7i2.55890

Abstract

Sambiloto (Andrographis paniculata) adalah salah satu tanaman yang tergolong dalam famili Acanthaceae. A. paniculata dilaporkan mengandung metabolit sekunder yang memiliki aktivitas antioksidan dan efektif dalam menetralisir radikal bebas. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis uji skrining fitokimia dan menguji aktivitas antioksidan (IC50) jamur endofitik BJS-3 yang berkolonisasi dalam biji sambiloto. Uji analisis fitokimia mengindikasikan ekstrak etil asetat (EtOAc) jamur endofitik BJS-3 positif mengandung senyawa alkaloid, steroid, terpenoid, dan fenolik. Hasil uji antioksidan yang diperoleh menunjukkan adanya kemampuan aktivitas antioksidan tinggi dengan nilai IC50 = 70,82 ppm. Menariknya, aktivitas antioksidan jamur BJS-3 pada media pertumbuhan kacang hijau pertama kali dilakukan pada penelitian ini.
ANALISIS AKTIVITAS ANTIOKSIDAN JAMUR ENDOFITIK DDP YANG BERKOLONISASI DENGAN DAUN DEWA (GYNURA SEGETUM) DENGAN METODE DPPH (2,2-DEFENIL-1-PIKRILHIRAZIL) Nur Meisinca, Dzulhijjah; Riga, Riga; Adia Silvani, Mauline; Oktria, Wandi; Nasra, Edi; Kurniawati, Desi; Oktavia Dewita, Febby; Dwi Rahma Doni, Deani; Khairiyah, Ghina
Jurnal Farmamedika (Pharmamedika Journal) Vol 9 No 2 (2024): Jurnal Farmamedika (Pharmamedica Journal)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Industri dan Farmasi Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47219/ath.v9i2.371

Abstract

Daun dewa (Gynura segetum) tergolong ke dalam famili Asteraceae dan juga termasuk sebagai tanaman obat untuk mengatasi berbagai penyakit. Daun dewa menghasilkan senyawa aktif yang memiliki bioakivitas, salah satunya bersifat antioksidan. Senyawa antioksidan dari tumbuhan ini dapat dieksplorasi lebih lanjut melalui jamur endofitik. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalis metabolit sekunder dan menguji aktivitas antioksidan dari jamur endotifik DDP yang berkolonisasi dengan daun dewa menggunakan media nasi sebagai media pertumbuhan. Hasil analisis fitokimia membuktikan bahwa ekstrak etil asetat (EtOAc) jamur endofitik DDP menunjukkan hasil positif terpenoid dan alkaloid. Analisis aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH (2,2-Defenil-1-Pikrilhirazil) juga dilakukan pada studi ini. Nilai IC50 yang diperoleh yaitu 77,83 ppm yang menunjukkan ekstrak jamur endofitik DDP memiliki aktivitas antioksidan yang kuat.
JAMUR ENDOFITIK BS-1 DARI BUNGA SAMBILOTO (Andrographis paniculata) PADA MEDIA PERTUMBUHAN KACANG HIJAU: SKRINING FITOKIMIA DAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN Aisyah, Siti; Oktria, Wandi; Silvani, Mauline Adia; Riga, Riga
MEDFARM: Jurnal Farmasi dan Kesehatan Vol 13 No 2 (2024): Medfarm: Jurnal Farmasi dan Kesehatan
Publisher : LPPM Akafarma Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48191/medfarm.v13i2.319

Abstract

Sambiloto (Andrographis paniculata) is a medicinal plant in the Acanthaceae family. A. paniculata is known to synthesize active compounds with potent antioxidant properties that effectively hinder the activity of free radicals. Further studies of the antioxidant activity of this plant can be elaborated using its endophytic fungi. This research aims to analyze phytochemicals and measure the antioxidant activity (IC50) of the endophytic fungus BS-1 in flower of sambiloto. The results of the phytochemical screening of the ethyl acetate extract (EtOAc) of the BS-1 endophytic fungus were declared positive for containing steroid, terpenoid, phenolic and alkaloid compounds. The antioxidant test results indicated a very strong free radical inhibition ability with an IC50 value = 34.61 ppm.
AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DAN ANALISA FITOKIMIA JAMUR ENDOFIT DDH YANG DIISOLASI DARI DAUN DEWA (GYNURA SEGETUM) Dewita, Febby Oktavia; Riga, Riga; Silvani, Mauline Adia; Oktria, Wandi; Agustini, Dewi Meliati
CHEDS: Journal of Chemistry, Education, and Science Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/cheds.v8i2.9315

Abstract

Dewa dewa (Gynura segetum) merupakan salah satu anggota famili Asteracease yang dilaporkan dapat menghasilkan berbagai senyawa bioaktif dan memiliki aktivitas biologis. Salah satu aktivitas tersebut adalah antioksidan. Sumber alternatif untuk mencari metabolit sekunder dengan aktivitas antioksidan dari dewa dewa adalah jamur endofitnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antioksidan jamur endofit DDH yang diisolasi dari G. segetum. Hasil uji fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak etil asetat jamur endofit DDH mengandung senyawa terpenoid, steroid, fenolik dan alkaloid. Pada penelitian ini aktivitas antioksidan ekstrak etil asetat jamur DDH juga diuji menggunakan metode DPPH.  IC50 ekstrak ini adalah 34,61 ppm yang menunjukkan aktivitas antioksidan kuat.
UJI ANTIOKSIDAN FUNGI ENDOFITIK BS-1 YANG BERASOSIASI PADA BUNGA SAMBILOTO (ANDROGRAPHIS PANICULATA) DENGAN BERAS MERAH SEBAGAI MEDIA PERTUMBUHAN Oktria, Wandi; Riga, Riga; Ikhsan, Muhammad Habibul; Agustini, Dewi Meliati
Jurnal Zarah Vol. 11 No. 1 (2023): April, 2023
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/zarah.v11i1.5545

Abstract

Andrographis paniculata (Sambiloto) adalah anggota famili Acanthaceae yang memproduksi beragam metabolit sekunder dan berpotensi sebagai senyawa antioksidan.  Disamping dari tumbuhan alaminya, senyawa antioksidan dari A. paniculata juga dapat diperoleh melalui jamur yang berkolonisasi di dalam jaringannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sifat antioksidan dan komponen fitokimia pada jamur endofitik BS-1 yang berkolonisasi dalam jaringan bunga A. paniculata menggunakan beras merah sebagai media pertumbuhan. Metode penelitian terdiri dari beberapa tahapan yang dimulai dari inokulasi, optimasi, kultivasi, maserasi, analisis antioksidan dan analisis metabolit sekunder dari jamur endofitik BS-1 pada bunga A. paniculata. Analisis antioksidan pada ekstrak EtOAc jamur endofitik BS-1 dilakukan mengikuti metode DPPH. Nilai IC50 yang didapatkan adalah 91,56 ppm menunjukkan ekstrak EtOAc jamur endofitik BS-1 mempunyai aktivitas antioksidan dengan kateorgi kuat.