Jogja Planning Gallery (JPG) adalah rencana proyek pembangunan di Jalan Malioboro, Yogyakarta, berfungsi sebagai ruang budaya dan edukasi yang menginformasikan sejarah, keistimewaan tata ruang serta perencanaan masa depan Yogyakarta. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan untuk mengevaluasi dampak lingkungan pembangunan, khususnya dalam meningkatkan kualitas ruang publik dan kenyamanan termal. Tujuan penelitian adalah mengintegrasikan Analisis Dampak Lingkungan (AMDAL) dan software ENVI-met dalam evaluasi kualitas lingkungan, guna memahami interaksi antara elemen desain seperti vegetasi, geometri bangunan, ruang terbuka hijau dan material permukaan serta dampaknya terhadap mikroklimat. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan simulasi komparatif, melalui pengumpulan data dari studi literatur, observasi lapangan, dan simulasi kondisi lingkungan dengan software ENVI-met. Hasil penelitian menunjukkan bahwa evaluasi kualitas lingkungan Jogja Planning Gallery menunjukkan bahwa integrasi dokumen AMDAL dan software ENVI-met memiliki tujuan yang sama, yaitu meningkatkan pemahaman tentang dampak lingkungan pembangunan dengan fokus pada parameter kualitas lingkungan seperti kualitas udara terhadap kenyamanan termal. Pengujian lapangan AMDAL menunjukkan bahwa kualitas udara JPG memenuhi baku mutu lingkungan, sementara simulasi ENVI-met dengan mempertimbangkan faktor iklim mikro seperti suhu, kelembapan, dan kecepatan angin dengan melakukan modeling menghasilkan kenyamanan termal yang cukup baik. Dengan menggabungkan pengukuran langsung dari AMDAL dan simulasi digital dari ENVI-met, penelitian ini memberikan wawasan komprehensif yang mendukung rekomendasi untuk meningkatkan kualitas lingkungan dan kenyamanan di ruang publik, sejalan dengan perencanaan yang berkelanjutan dan responsif terhadap konteks Yogyakarta.