Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS PENGARUH KEBIASAAN MAKAN MAKANAN INSTAN TERHADAP RESIKO DIABETES : MELALUI PEMBUATAN MIE KELOR PENURUN GULA DARAH Nada, Dewi Tatum Rona Qotrun; Sya’idah , Qiftiatus; Amalia , Nisaul Azmi; Latifah, Dayang; Devi , Aulia Triana; Winarno , Amalia Novita Putri; Mol , Rebecca Jesisca; Allaudina , Amilia Wardah
Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 7 (2024): Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes mellitus (DM) is a chronic hypoglycemic condition that can cause chronic pain to several body organs. Diabetes prevalence in Indonesia continues to increase, with 2019 RISKESDAS data showing a figure of 8.5% compared to 2013 Riskesdas, which was 6.9%. The habit of consuming sweet foods that are high in sugar contributes to an increased risk of diabetes. This research offers the innovation of Moringa noodles as a healthier alternative in the diet to lower blood sugar levels. Moringa noodles contain beneficial nutrients, including vitamins, minerals, amino acids, and antioxidant compounds. The method used in collecting data was quantitative with a questionnaire, which shows that the public has awareness of diabetes and shows interest in Moringa noodle products as a substitute for instant noodles. The results show that Moringa noodles can be an effective choice in preventing the risk of diabetes and improving healthier eating patterns.
Perbandingan kandungan NPK pupuk organik cair dan padat berbahan dasar limbah baglog jamur Nada, Dewi Tatum Rona Qotrun; Farahita, Senja Dewi; Sauqi, Thoriq Fadil; Fabiola, Diva Fidela; Daniarsih, Ajeng
Jurnal Biologi Udayana Vol. 30 No. 1 (2026): JURNAL BIOLOGI UDAYANA
Publisher : Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JBIOUNUD.2026.v30.i01.p03

Abstract

Meningkatnya jumlah limbah baglog jamur hasil kegiatan budidaya jamur berpotensi menimbulkan permasalahan lingkungan apabila tidak dikelola dengan baik. Salah satu alternatif pemanfaatannya adalah mengolah limbah tersebut menjadi pupuk organik yang dapat digunakan dalam pertanian berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kandungan unsur hara NPK pada pupuk organik cair (POC) dan pupuk organik padat (POP) yang dibuat dari limbah baglog jamur. Pupuk dibuat melalui proses fermentasi menggunakan EM4, molase, dan air cucian beras sebagai bahan pendukung. Analisis unsur hara dilakukan untuk menentukan kadar nitrogen (N), fosfor (P₂O₅), dan kalium (K₂O) pada kedua jenis pupuk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pupuk organik padat memiliki kandungan unsur hara makro yang lebih tinggi dibandingkan pupuk organik cair. Kandungan N-total, P₂O₅, dan K₂O pada POP berturut-turut mencapai 2,91%, 1,71%, dan 2,28%, sedangkan pada POC sebesar 0,36% N-total, 0,10% P₂O₅, dan 1,10% K₂O. Tingginya kandungan unsur hara pada POP berkaitan dengan akumulasi nutrisi pada media padat selama fermentasi. Secara keseluruhan, limbah baglog jamur berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan pupuk organik yang lebih ramah lingkungan dan bermanfaat dalam mendukung pertumbuhan tanaman. Berdasarkan kandungan unsur haranya, POP lebih sesuai digunakan sebagai pupuk dasar, sedangkan POC dapat diaplikasikan sebagai pupuk pelengkap.