Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peran Akuntansi Manajemen Lingkungan Dalam Meningkatkan Kinerja Keberlanjutan Perusahaan Sinaga, Jannes; Simanjuntak, Hartati; Saribu, Ardin Dolok; Manullang, Anjelina; Mardame Siregar, Ronia Renata; Siahaan, Pinta Romarito; Sianturi, Tiurmaida Mariati
Economics and Digital Business Review Vol. 6 No. 2 (2025): February - July
Publisher : STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/ecotal.v6i2.2778

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran Akuntansi Manajemen Lingkungan (Environmental Management Accounting/EMA) dalam meningkatkan kinerja keberlanjutan perusahaan di tengah kompleksitas permasalahan lingkungan akibat aktivitas industri. Sistem akuntansi konvensional sering kali gagal mengungkap biaya lingkungan secara transparan, sehingga menghambat efisiensi dan pengambilan keputusan strategis. Penelitian ini bertujuan menganalisis kontribusi EMA dalam mengidentifikasi dan mengendalikan biaya tersembunyi terkait limbah dan emisi, serta dampaknya terhadap efisiensi biaya, kinerja lingkungan, citra perusahaan, dan daya saing global. EMA merupakan sistem informasi yang mengintegrasikan data fisik dan moneter terkait lingkungan, seperti penggunaan bahan baku, energi, serta limbah dan emisi yang dihasilkan. Melalui metode studi pustaka, penelitian ini menemukan bahwa EMA berperan penting dalam mengungkap biaya tersembunyi dan mendorong efisiensi operasional serta pengelolaan risiko lingkungan. Selain itu, EMA mendukung inovasi “produksi bersih” melalui insentif investasi pada teknologi ramah lingkungan. Penelitian terdahulu juga menunjukkan hubungan positif antara implementasi EMA dan peningkatan kinerja keberlanjutan. Namun, penerapan EMA masih menghadapi tantangan, seperti rendahnya kesadaran perusahaan, minimnya tekanan pemangku kepentingan, lemahnya regulasi lingkungan, serta keterbatasan sistem informasi. Studi ini menegaskan pentingnya EMA dalam mendorong transformasi strategis menuju keberlanjutan jangka panjang.
Jurnal Review: Analisis Startegi Pemasaran Online dalam Era Digital Simanjuntak, Hartati; Naibaho, John Peter; Tobing, Ardi Lumban; Silaban, Rahmat Suryanto Michael; Siahaan, Audrey M.
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i2.7543

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran online dalam era digital yang semakin berkembang. Dengan dukungan teknologi yang terus maju, pemasaran digital telah merevolusi cara bisnis mempromosikan produk dan layanan mereka. Penelitian ini menguraikan konsep dasar pemasaran online, serta peluang yang ditawarkan oleh strategi pemasaran digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemasaran online memiliki sejumlah keunggulan, seperti kemampuan untuk menargetkan prospek tertentu, biaya yang lebih rendah dibandingkan media offline, kemudahan dalam menghitung tingkat konversi, dan kemampuan untuk membangun komunitas bisnis. Selain itu, pemasaran digital memungkinkan transaksi tanpa pertemuan fisik, yang sangat relevan dengan perilaku konsumen saat ini yang cenderung berbelanja secara online. Dengan demikian, pemasaran online menjadi bagian integral dari e-commerce dan merupakan proses strategis yang penting untuk menciptakan, mendistribusikan, mempromosikan, dan memberikan nilai kepada pasar sasaran. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih dalam mengenai strategi pemasaran online dan menjadi dasar bagi pengusaha untuk memahami dan menerapkan pemasaran digital secara efektif
PERAN STRATEGIS BANK INDONESIA DALAM MENJAGA STABILITAS DAN EFISIENSI SISTEM KLIRING ANTAR BANK DI ERA DIGITAL Raja Simatupang, Mula Lumban; Simanjuntak, Hartati; Maureen Pasaribu, Eunike Petricia; Mendrofa, Erika Elisabeth; Siallagan, Hamonangan
Jurnal Ekonomi Bisnis Kompetif Vol 4 No 3 (2025): aktor Penentu Minat Pembelian, Kinerja Karyawan, dan Pengelolaan Hubungan Pelangg
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35446/bisniskompetif.v4i3.2519

Abstract

Kliring antar bank merupakan mekanisme vital yang menjamin kelancaran dan efisiensi transaksi pembayaran di indonesia. Seiring dengan peningkatan kompleksitas ekonomi dan akselerasi digitalisasi, peran Bank Indonesia (BI) sebagai bank sentral menjadi sentral dalam mengatur, mengawasi, sekaligus menyelenggarakan sistem kliring nasional yang aman dan transaparan. Kajian ini bertujuan menganalisis peran strategis BI dalam pelaksanaan kliring, mengidentifikasi tantangan di era digital, dan menjelaskan upaya inovatif yang dilakukan BI untuk meningkatkan efisiensi dan keamanan sistem pembayaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kepustakaan (Library Research). Hasil analisis menunjukkan bahwa peran BI bertumpu pada tiga pilar utama yaitu, regulasi (penetapan prinsip CHAPS dan jaminan Finalty of Settelement), operasional (penyelenggara SKNBI), dan mitigasi risiko (loss-sharing dan kewajiban collateral). Di era digital, tantangan utama yang dihadapi BI meliputi lonjakan risiko operasional dan keamanan siber, serta kesenjangan kapasitas teknologi (digital divide) yang signifikan antara bank-bank besar dan kecil. Menghadapi tantangan tersebut, BI melakukan inovasi transaformatif dengan meluncurkan BI-FAST (Bank Indonesia-Fast Payment), yang memungkinkan penyelesaian transaksi near real-time 24/7. Inovasi ini diperkuat dengan fitur Fraud Detection System (FDS) terintegrasi untuk meningkatkan keamanan sistem. Disimpulkan bahwa BI telah berhasil menjalankan peran gandanya sebagai arsitek, regulator, dan operator utama, menegaskan stabilitas dan integritas sistem pembayaran nasional. BI-FAST telah menjadi katalis modernisasi yang mendorong efisiensi waktu penyelesaian digital divide melalui program asistensi teknologi dan memperluas regulasi untuk pengawasan ketat terhadap vendor dan pihak ketiga dalam supply chain operasional kliring. Kata Kunci: Bank Indonesia, Kliring Antar Bank, Stabilitas Sistem Keuangan