Raja Simatupang, Mula Lumban
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERAN STRATEGIS BANK INDONESIA DALAM MENJAGA STABILITAS DAN EFISIENSI SISTEM KLIRING ANTAR BANK DI ERA DIGITAL Raja Simatupang, Mula Lumban; Simanjuntak, Hartati; Maureen Pasaribu, Eunike Petricia; Mendrofa, Erika Elisabeth; Siallagan, Hamonangan
Jurnal Ekonomi Bisnis Kompetif Vol 4 No 3 (2025): aktor Penentu Minat Pembelian, Kinerja Karyawan, dan Pengelolaan Hubungan Pelangg
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35446/bisniskompetif.v4i3.2519

Abstract

Kliring antar bank merupakan mekanisme vital yang menjamin kelancaran dan efisiensi transaksi pembayaran di indonesia. Seiring dengan peningkatan kompleksitas ekonomi dan akselerasi digitalisasi, peran Bank Indonesia (BI) sebagai bank sentral menjadi sentral dalam mengatur, mengawasi, sekaligus menyelenggarakan sistem kliring nasional yang aman dan transaparan. Kajian ini bertujuan menganalisis peran strategis BI dalam pelaksanaan kliring, mengidentifikasi tantangan di era digital, dan menjelaskan upaya inovatif yang dilakukan BI untuk meningkatkan efisiensi dan keamanan sistem pembayaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kepustakaan (Library Research). Hasil analisis menunjukkan bahwa peran BI bertumpu pada tiga pilar utama yaitu, regulasi (penetapan prinsip CHAPS dan jaminan Finalty of Settelement), operasional (penyelenggara SKNBI), dan mitigasi risiko (loss-sharing dan kewajiban collateral). Di era digital, tantangan utama yang dihadapi BI meliputi lonjakan risiko operasional dan keamanan siber, serta kesenjangan kapasitas teknologi (digital divide) yang signifikan antara bank-bank besar dan kecil. Menghadapi tantangan tersebut, BI melakukan inovasi transaformatif dengan meluncurkan BI-FAST (Bank Indonesia-Fast Payment), yang memungkinkan penyelesaian transaksi near real-time 24/7. Inovasi ini diperkuat dengan fitur Fraud Detection System (FDS) terintegrasi untuk meningkatkan keamanan sistem. Disimpulkan bahwa BI telah berhasil menjalankan peran gandanya sebagai arsitek, regulator, dan operator utama, menegaskan stabilitas dan integritas sistem pembayaran nasional. BI-FAST telah menjadi katalis modernisasi yang mendorong efisiensi waktu penyelesaian digital divide melalui program asistensi teknologi dan memperluas regulasi untuk pengawasan ketat terhadap vendor dan pihak ketiga dalam supply chain operasional kliring. Kata Kunci: Bank Indonesia, Kliring Antar Bank, Stabilitas Sistem Keuangan
PENGARUH PROFITABILITAS, LEVERAGE, UKURAN PERUSAHAAN, DAN KOMITE AUDIT TERHADAP INCOME SMOOTHING PADA PERUSAHAAN PERBANKAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2022-2024 Raja Simatupang, Mula Lumban; Hutapea, Herti Diana; Siboro, Danri Toni
Jurnal Akuntansi Kompetif Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Akuntansi Kompetif (JAK)
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35446/akuntansikompetif.v9i1.2780

Abstract

This study aims to determine the effect of profitability, leverage, company size, and audit committee on income smoothing in banking companies listed on the Indonesia Stock Exchange for the 2022-2024 period. This study was conducted at banking companies. Data was accessed through the website www.idx.co.id.The sampling technique used purposive sampling, resulting in a population of 47 companies. A sample of 17 companies was obtained with an observation period of three (3) years. Therefore, the total number of data collected in banking companies was 51, meeting the research criteria. This is a quantitative study using secondary data sources obtained from annual financial reports on the Indonesia Stock Exchange (IDX). The analysis techniques used descriptive statistical analysis, classical assumption tests, multiple linear regression analysis, t-tests, and coefficient of determination tests. Data processing was performed using SPSS 26 (Statistical Package for the Social Sciences) software.The results of the study indicate that profitability, leverage, and company size have no effect on income smoothing. Meanwhile, the audit committee significantly influences income smoothing. This means that the size of a bank's profits does not automatically drive management to engage in income smoothing. A company's debt level has also not been shown to be the primary reason for income smoothing. Companies of all sizes, both large and small, have similar tendencies toward income smoothing practices. The audit committee within a bank significantly impacts how the bank manages its profit stability.