Harapan Parlindungan Simanjuntak, Daniel
Unknown Affiliation

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

HARMONISASI BERAGAMA ANTARA PARMALIM DAN UMAT BERAGAMA DI KELURAHAN BINJAI KECAMATAN MEDAN DENAI Malau, Cindi; Harapan Parlindungan Simanjuntak, Daniel
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 4 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i4.2024.1331-1337

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat faktor-faktor yang mempengaruhi harmonisasi yang ada di Kelurahan Binjai. Toleransi antar kelompok keagamaan di Indonesia sangatlah penting. Misalnya, Ugamo Malim, kepercayaan dari etnis Batak yang memiliki tempat ibadah di lingkungan mayoritas Muslim dan Kristen. Dengan adanya Istana Parmalim sebagai rumah ibadah bagi umat malim di tengah-tengah masyarakat menunjukkan bahwa memiliki sikap toleran atau sikap saling menghargai antar sesama umat beragama mengingat Istana Parmalim sebelum pembangunan memerlukan izin dari sekitar lingkungan masyarakat Kelurahan Binjai. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara langsung, dan studi dokumentasi, dengan informan 2 pengurus Istana Parmalim dan 4 informan umum (masyarakat). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kelurahan Binjai merupakan lingkungan yang harmonis, memiliki keselarasan dan memiliki sikap saling menghargai antar sesama umat beragama. Adanya sikap saling menghargai perbedaan dan adanya kerja sama merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi keselarasan. Masyarakat juga memandang Parmalim sebagai bagian penting dari warisan budaya turun-temurun etnis Batak, yang menegaskan bahwa tidak ada stigma buruk terhadap kepercayaan ini.
POLA BELANJA PAKAIAN BEKAS DI LINGKUNGAN AKADEMIS MAHASISWA FAKULTAS ILMU SOSIAL UNIVERSITAS NEGERI MEDAN hutapea, Lolita; Harapan Parlindungan Simanjuntak, Daniel
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 4 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i4.2024.1412-1417

Abstract

Penelitian ini mengkaji motif di balik popularitas thrift shopping di kalangan mahasiswa dan dampaknya terhadap kebiasaan berbelanja. Faktor ekonomi telah menjadi pendorong utama praktik thrift shopping, baik di pasar tradisional maupun di lapangan. Fokus utama studi ini adalah pada pengaruh media sosial dalam membentuk kebiasaan berbelanja mahasiswa, terutama dalam konteks fashion yang menjadi tuntutan, mendorong mahasiswa untuk memilih thrift shopping. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, dengan memanfaatkan teori Daniel Miller untuk memahami makna di balik kegiatan thrift shopping. Hasil penelitian menunjukkan bahwa memakai barang berkualitas dan bermerk menjadi simbol dalam mengikuti perkembangan zaman. Motif utama mahasiswa dalam thrift shopping didominasi oleh pengaruh lingkungan pertemanan dan media sosial.
KESEIMBANGAN SOSIAL: KEBIASAAN BERJUDI MESIN TEMBAK IKAN DI MASYARAKAT KELURAHAN TITI PAPAN Adila, Vanisha; Harapan Parlindungan Simanjuntak, Daniel
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 9 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i9.2024.3758-3765

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai keseimbangan sosial pada kebiasaan berjudi mesin tembak ikan pada masyarakat, khususnya diwilayah Kelurahan Titi Papan Kecamatan Medan Deli. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk kegiatan yang menjadi pola kebiasaan berjudi ditengah masyarakat pada pranata-pranata sosial dalam kegiatan perjudian diwilayah ini. Metode penelitian yang digunakan dalam pembahasan ini yaitu penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan melalui observasi partisipan, wawancara, dan dokumentasi. Kebiasaan berjudi mesin tembak ikan bukan hal yang sejalan dengan norma, nilai, dan sistem pada masyarakat Kelurahan Titi Papan yang secara khusus memiliki latarbelakang agama, budaya, dan pendidikan. Namun pada kenyataan saat ini masyarakat telah berdampingan dengan kegiatan perjudian mesin tembak ikan karena adanya keteraturan yang dibentuk oleh pranata-pranata sosial pada masyarakat itu sendiri. Masyarakat mempunyai fungsi dengan berkontribusi dalam kegiatan perjudian mesin tembak ikan ini secara langsung maupun tidak langsung, sehingga mempengaruhi keseimbangan pada kebiasaan berjudi mesin tembak ikan pada masyarakat Kelurahan Titi Papan.
MAKNA UNGKAPAN ANAK DO HAMATEAN BORU DO HANGOLUAN PADA ETNIK BATAK TOBA DI DUSUN TANJUNG BERINGIN Meilani Aritonang, Gracia; Harapan Parlindungan Simanjuntak, Daniel
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 7 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i7.2024.2710-2721

Abstract

Ungkapan adalah cara pandang seseorang dalam memahami makna hidup dan prinsip yang digunakan sebagai pedoman untuk menjalani kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana masyarakat  di Dusun Tanjung Beringin memaknai ungkapan Anak Do Hamatean Boru Do Hangoluan, serta cara mengimplementasikan dan dampak dari ungkapan tersebut. Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasilnya menunjukkan bahwa ungkapan Anak Do Hamatean Boru Do Hangoluan adalah ungkapan yang dimaknai dalam pengelompokan anak (anak laki-laki) sebagai kematian yaitu harus bisa menggantikan peran orangtua yang sudah meninggal bagi saudaranya, sedangkan boru (anak perempuan) yang bertanggungjawab mengurus orangtua dalam keadaan sehat maupun sakit. Hal itu terlihat dalam keseharian masyarakat etnik Batak Toba di dusun Tanjung Beringin, anak perempuan cenderung lebih dekat dengan orangtua dibandingkan dengan anak laki-laki, tetapi yang mempunyai hak dalam pembagian harta warisan adalah laki-laki.
PENGUNGKAPAN DIRI SEBAGAI FUJOSHI PADA PENGGEMAR CERITA BOYS LOVE DI MEDIA SOSIAL TIKTOK Agustina Sinaga, Sri; Harapan Parlindungan Simanjuntak, Daniel
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 7 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i7.2024.2640-2645

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeskplorasi fenomena pengungkapan diri yang dilakukan para fujoshi di media sosial TikTok dengan cara membuat dan membagikan konten. Jenis penelitian ini yaitu kualitatif. Metode penelitian yang digunakan adalah netnografi. Penelitian dilakukan dengan memantau dan mengeskpolrasi media sosial TikTok sebagai ruang bagi para fujoshi untuk mengungkapkan identitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hal yang melatar belakangi pengungkapan diri para fujoshi di media sosial TikTok di dasari pada keinginan untuk mencari identitas yang sama dan juga sebagai sarana untuk menyalurkan minat akan cerita-cerita yang berbau homoseksual. Pada aktivitas pengungkapan diri ditemukan penggunaan simbol-simbol berupa istilah khusus yang menjadi gambaran identitas mereka, seperti fujoshi, bl, thaiseries,thaienthu yang digunakan pada bio, hashtag, dan konten yang dibagikan. Kesimpulan penelitian yaitu bahwa proses pengungkapan diri yang dilakukan para fujoshi di media sosial TikTok dapat terbentuk di dalam interaksi sosial dan terdapat simbol-simbol yang memiliki makna dalam kelompok penggemar cerita boys love yang diketahui oleh sesama mereka.
HARMONISASI BERAGAMA ANTARA PARMALIM DAN UMAT BERAGAMA DI KELURAHAN BINJAI KECAMATAN MEDAN DENAI Malau, Cindi; Harapan Parlindungan Simanjuntak, Daniel
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 4 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i4.2024.1331-1337

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat faktor-faktor yang mempengaruhi harmonisasi yang ada di Kelurahan Binjai. Toleransi antar kelompok keagamaan di Indonesia sangatlah penting. Misalnya, Ugamo Malim, kepercayaan dari etnis Batak yang memiliki tempat ibadah di lingkungan mayoritas Muslim dan Kristen. Dengan adanya Istana Parmalim sebagai rumah ibadah bagi umat malim di tengah-tengah masyarakat menunjukkan bahwa memiliki sikap toleran atau sikap saling menghargai antar sesama umat beragama mengingat Istana Parmalim sebelum pembangunan memerlukan izin dari sekitar lingkungan masyarakat Kelurahan Binjai. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara langsung, dan studi dokumentasi, dengan informan 2 pengurus Istana Parmalim dan 4 informan umum (masyarakat). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kelurahan Binjai merupakan lingkungan yang harmonis, memiliki keselarasan dan memiliki sikap saling menghargai antar sesama umat beragama. Adanya sikap saling menghargai perbedaan dan adanya kerja sama merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi keselarasan. Masyarakat juga memandang Parmalim sebagai bagian penting dari warisan budaya turun-temurun etnis Batak, yang menegaskan bahwa tidak ada stigma buruk terhadap kepercayaan ini.
POLA BELANJA PAKAIAN BEKAS DI LINGKUNGAN AKADEMIS MAHASISWA FAKULTAS ILMU SOSIAL UNIVERSITAS NEGERI MEDAN hutapea, Lolita; Harapan Parlindungan Simanjuntak, Daniel
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 4 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i4.2024.1412-1417

Abstract

Penelitian ini mengkaji motif di balik popularitas thrift shopping di kalangan mahasiswa dan dampaknya terhadap kebiasaan berbelanja. Faktor ekonomi telah menjadi pendorong utama praktik thrift shopping, baik di pasar tradisional maupun di lapangan. Fokus utama studi ini adalah pada pengaruh media sosial dalam membentuk kebiasaan berbelanja mahasiswa, terutama dalam konteks fashion yang menjadi tuntutan, mendorong mahasiswa untuk memilih thrift shopping. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, dengan memanfaatkan teori Daniel Miller untuk memahami makna di balik kegiatan thrift shopping. Hasil penelitian menunjukkan bahwa memakai barang berkualitas dan bermerk menjadi simbol dalam mengikuti perkembangan zaman. Motif utama mahasiswa dalam thrift shopping didominasi oleh pengaruh lingkungan pertemanan dan media sosial.