I Gusti Lanang Putra Eka Prismana
Unknown Affiliation

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Edukasi Pemanfaatan Google Sites Sebagai Media Pembelajaran Efektif dan Inovatif kepada Guru di SMP Sepuluh Nopember Sidoarjo Martini Dwi Endah Susanti; Rindu Puspita Wibawa; I Gusti Lanang Putra Eka Prismana; Bambang Sujatmiko; Harun Al Rosyid; Ramadhan Cakra Wibawa
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 4 No. 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : Memaksimalkan Potensi
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/snpm.v4i2.1388

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru di SMP Sepuluh Nopember Sidoarjo dalam memanfaatkan Google Sites sebagai media pembelajaran yang efektif dan inovatif. Latar belakang kegiatan ini adalah rendahnya pemanfaatan teknologi di sekolah tersebut, yang menyebabkan pembelajaran menjadi monoton dan kurang menarik bagi siswa. Evaluasi dari Dinas Pendidikan setempat menunjukkan bahwa kurangnya penggunaan media pembelajaran inovatif menjadi salah satu penyebab rendahnya kualitas pembelajaran di sekolah. Untuk menjawab tantangan ini, pelatihan ini dirancang untuk membantu guru mengembangkan media pembelajaran yang interaktif dan menarik, sesuai dengan tuntutan era digital dan kebutuhan siswa. Metode yang digunakan mencakup sosialisasi, pelatihan, serta pendampingan dalam praktik pengembangan situs menggunakan Google Sites. Evaluasi dilakukan melalui pretest dan posttest yang menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan peserta setelah mengikuti pelatihan. Hasil pelatihan ini juga menghasilkan beberapa situs pembelajaran yang dapat diakses dan digunakan sebagai alat bantu pengajaran. Kegiatan ini diharapkan mampu menjawab tantangan pembelajaran di era digital, serta dapat direplikasi di sekolah lain untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.
Analisis Perbandingan Codec HEVC dan AVC pada Video Streaming Menggunakan Metode Quality of Service (QoS) Rizky, Muhammad; I Gusti Lanang Putra Eka Prismana
Journal of Informatics and Computer Science (JINACS) Vol. 6 No. 04 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jinacs.v6n04.p1156-1162

Abstract

Abstrak— Dalam era digital saat ini, permintaan akan layanan video streaming berkualitas tinggi terus meningkat. Codec video seperti High Efficiency Video Coding (HEVC) dan Advanced Video Coding (AVC) memainkan peran penting dalam meningkatkan performa layanan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan kinerja kedua codec dalam konteks video streaming dengan menggunakan parameter Quality of Service (QoS), yang mencakup throughput, delay, packet loss. Metode yang digunakan melibatkan implementasi kedua codec pada platform streaming dan pengukuran performanya di berbagai kondisi jaringan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa HEVC menawarkan kualitas video yang lebih baik dengan efisiensi kompresi yang lebih tinggi dibandingkan AVC. Namun, dalam kondisi jaringan tertentu, perbedaan performa antara HEVC dan AVC dapat mempengaruhi tingkat delay dan packet loss.   Kata Kunci— HEVC, AVC, Video Streaming, Quality of Service, Throughput, Delay, Packet loss.
Implementasi Media Pembelajaran Webnet-Learning Platform Dengan Docker Kubernetes Menggunakan Metode Load Balancing (Studi Kasus SMKN 2 Banjarbaru) Syahputera, Erlangga; I Gusti Lanang Putra Eka Prismana
IT-Edu : Jurnal Information Technology and Education Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10 No 02 2025
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peneliti mengembangkan Learning Platform bernama Webnet-Learning Platform atau bisa disingkat WLP. Learning Platform ini berbasis web dan dapat digunakan untuk melakukan kegiatan belajar mengajar secara daring apabila guru sedang berhalangan ataupun tidak dapat hadir di kelas. Dengan tampilan website yang sederhana dan interaktif, pengguna tidak perlu khawatir terhadap penggunaan data seluler yang tinggi ataupun pengaksesan yang membutuhkan waktu lama, dikarenakan Learning Platform ini menggunakan teknologi saat ini yaitu Docker Kubernetes yang memiliki Load Balancer/Balancing. Tujuan dikembangkannya Learning Platform WLP ini adalah agar Siswa SMKN 2 Banjarbaru dapat mengikuti pembelajaran dengan baik walaupun guru sedang berhalangan hadir di ruang kelas. Alur dari pengembangan Learning Platform ini adalah melalui pencarian potensi dan masalah yang muncul, pengumpulan data, mendesain produk, validasi produk bersama para ahli, revisi desain dan uji coba. Hasil validasi dari dosen ahli media menunjukkan nilai 74% dan hasil validasi dari dosen ahli materi menunjukkan nilai 96%, ini berarti Learning Platform WLP memerlukan sedikit penambahan dari segi fitur dan akan siap untuk digunakan. Hasil dari pengujian performa website menunjukkan 4% permintaan mendapatkan respon dibawah 500ms, serta sisanya mendapatkan respon diatas 500ms dengan rata-rata respon di 541.69ms. Dapat disimpulkan bahwa meskipun ada 50 Virtual Users yang melakukan akses ke website media pembelajaran secara bersamaan, website masih dapat bekerja dengan baik walaupun kecepatan akses menurun. Adapun hasil nilai siswa yang mengalami peningkatan dari sebelum menggunakan Learning Platform WLP dan sesudah menggunakan Learning Platform WLP, ketika belum menggunakan Learning Platform WLP, nilai rata-rata awal adalah 75 dengan nilai tertinggi 100 dan nilai terendah 40. Lalu setelah menggunakan Learning Platform WLP, nilai rata-rata akhir menjadi 93 dengan nilai tertinggi 100 dan nilai terendah 65. Dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan Learning Platfom WLP dapat meningkatkan nilai rata-rata sebesar 30% dari nilai awal. Kata Kunci : Learning Platform, Webnet-Learning Platform, WLP, Docker Kubernetes, Load Balancing, Media Pembelajaran Researchers developed a Learning Platform called Webnet-Learning Platform or can be abbreviated as WLP. This Learning Platform is web-based and can be used to conduct online teaching and learning activities if the teacher is absent or unable to attend class. With a simple and interactive website display, users do not need to worry about high mobile data usage or accessing that takes a long time, because this Learning Platform uses current technology, namely Docker Kubernetes which has Load Balancer / Balancing. The purpose of developing this WLP Learning Platform is so that SMKN 2 Banjarbaru students can follow the learning well even though the teacher is not present in the classroom. The flow of the development of this Learning Platform is through the search for potential and emerging problems, data collection, product design, product validation with experts, design revisions and trials. The validation results from the media expert lecturer showed a value of 74% and the validation results from the material expert lecturer showed a value of 96%, this means that the WLP Learning Platform requires a little addition in terms of features and will be ready for use. The results of website performance testing show that 4% of requests get a response below 500ms, and the rest get a response above 500ms with an average response of 541.69ms. It can be concluded that even though there are 50 Virtual Users who access the learning media website simultaneously, the website can still work well even though the access speed decreases. As for the results of student scores that have increased from before using the WLP Learning Platform and after using the WLP Learning Platform, when not using the WLP Learning Platform, the initial average score is 75 with the highest score of 100 and the lowest score of 40. Then after using the WLP Learning Platform, the final average score was 93 with the highest score of 100 and the lowest score of 65. It can be concluded that using the WLP Learning Platform can increase the average score by 30% from the initial score. Keywords : Learning Platform, Webnet-Learning Platform, WLP, Docker Kubernetes, Load Balancing, Media Pembelajaran, Learning Media.
Implementasi Media Pembelajaran Berbasis Android dan Moodle Untuk Meningkatkan Kompetensi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Desain Multimedia Interaktif Aisyathus Gading Setiati; I Gusti Lanang Putra Eka Prismana
IT-Edu : Jurnal Information Technology and Education Vol. 11 No. 01 (2026): Vol. 11 No. 1 (2026) (In Progress)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/it-edu.v11i01.72307

Abstract

In Vocational High Schools (SMK), digital transformation is highly needed to support the development of adaptive and contextual learning media. The aim of this study is to explore the development process and implementation of digital learning media based on Android and Moodle, in order to support the improvement of students' competencies in Interactive Multimedia Design learning. The ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) was applied as a framework for developing and implementing the technology-based learning media within the scope of the Research and Development (R&D) method. The study was conducted with a total of 36 students from Grade XII DKV at SMK Negeri Gudo, who were divided into two groups: an experimental class and a control class. The learning media was developed by integrating Moodle as a Learning Management System (LMS) and Figma as a UI design project tool within a Project-Based Learning (PjBL) approach. The media was designed to be responsive, allowing it to be accessed via Android devices without requiring additional application installation. Expert validation results indicated a high level of feasibility, with a score of 82.5%. The effectiveness test through pretest-posttest data analysis showed a significant improvement in student competencies. The average posttest score in the experimental class reached 80.00, which was considerably higher than the control class average of 55.00. This result was statistically significant, with a significance value of 0.000, which is below the threshold of < 0.05. Therefore, this media is proven effective in enhancing students' understanding and skills in UI design in an applicable, collaborative, and flexible manner through Android devices. Keyword : Learning media, Moodle, Android, Project-Based Learning, UI design.
Pengembangan LMS "RE-Learn" Berbasis Moodle dengan PjBL untuk Kompetensi Web Programmer di SMK Negeri 1 Cerme Firnanda, Yusi Eka Sonia; I Gusti Lanang Putra Eka Prismana
IT-Edu : Jurnal Information Technology and Education Vol. 11 No. 01 (2026): Vol. 11 No. 1 (2026) (In Progress)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/it-edu.v11i01.73589

Abstract

Penelitian ini mengembangkan sekaligus menguji efektivitas LMS RE-Learn berbasis Moodle yang dipadukan dengan pembelajaran Project Based Learning (PjBL) untuk meningkatkan kompetensi pemrograman web siswa di SMK Negeri 1 Cerme. Pengembangan dilakukan dengan metode Research and Development (R&D) menggunakan model ADDIE, yang mencakup tahap analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Instrumen yang digunakan meliputi validasi ahli, uji black box, tes kognitif dan psikomotorik, serta angket respon siswa dan guru. Hasil validasi menunjukkan bahwa LMS RE-Learn berada pada kategori sangat layak, dengan skor 95% pada aspek media, 81,71% pada RPP/modul, 74,55% pada materi, dan 76,25% pada instrumen penilaian. Uji black box juga memastikan seluruh fungsi sistem berjalan sesuai harapan. Pada tahap implementasi, terjadi peningkatan yang nyata pada kompetensi siswa. Nilai kognitif rata-rata kelas eksperimen naik dari 48,59 menjadi 86,41 dengan kategori N-Gain tinggi, sedangkan kelas kontrol meningkat dari 47,19 menjadi 79,84 dengan kategori N-Gain sedang. Pada aspek psikomotorik, rata-rata skor post-test kelas eksperimen mencapai 81,88 dan lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 59,41. Hasil uji Independent Sample T-Test dan Mann–Whitney U menunjukkan adanya perbedaan signifikan (Sig. 0,000 < 0,05). Dengan temuan tersebut, LMS RE-Learn berbasis Moodle yang dipadukan dengan model PjBL terbukti layak, efektif, dan mendapatkan respon positif dari guru maupun siswa dalam mendukung pembelajaran pemrograman web.
Pengembangan LMS Moodle berbasis Project Based Learning untuk Meningkatkan Kompetensi Junior Web Programmer Siswa SMK Mutiara Yudianisyah Putri; I Gusti Lanang Putra Eka Prismana
IT-Edu : Jurnal Information Technology and Education Vol. 11 No. 01 (2026): Vol. 11 No. 1 (2026) (In Progress)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/it-edu.v11i01.73617

Abstract

Pendidikan adalah fondasi utama dalam membentuk sumber daya manusia yang unggul. Akan tetapi, dalam praktik pembelajaran di SMKN 2 Surabaya masih sering mengandalkan metode konvensional yang kurang mampu menarik minat dan semangat siswa. Meskipun skor Indonesia dalam PISA 2022 menunjukkan peningkatan, kenyataannya kemampuan literasi terutama di bidang TIK serta pemrograman web yang masih memerlukan perbaikan agar para siswa dapat bersaing di tingkat global. Oleh karena itu, inovasi dalam penelitian ini berfokus pada pengembangan LMS berbasis Moodle dengan menggabungkan pendekatan PjBL yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi Junior Web Programmer, termasuk keterampilan teknis dan nonteknis yang sesuai dengan tuntutan abad ke-21. Dalam penelitian ini, kami mengadopsi model ADDIE sebagai kerangka kerja. Hasil validasi menunjukkan bahwa produk yang dihasilkan sangat memadai, dengan rata-rata tingkat validitas mencapai 90% di berbagai aspek, seperti media, RPP, materi ajar, dan soal evaluasi. Selanjutnya, uji efektivitas melalui Wilcoxon Signed Rank Test mengungkapkan signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05) pada ranah kognitif dan psikomotorik. Temuan ini mengindikasikan bahwa implementasi LMS berbasis PjBL memberikan pengaruh positif yang nyata dalam mengembangkan kompetensi siswa. Oleh karena itu, LMS yang dikembangkan terbukti valid, efektif, dan siap diterapkan sebagai alat pembelajaran pemrograman web di sekolah menengah kejuruan.