Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Akurasi Model Prediksi Finansial Distress Pada Perusahaan Sektor Infrastruktur Rahayu, Isti; Indah Setyorini
Jurnal Aplikasi Bisnis Volume 21 No. 2, Desember 2024
Publisher : Program Sarjana Terapan Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/jabis.vol21.iss2.art2

Abstract

ABSTRACT This study aims to provide evidence on the accuracy of the Altman Z-Score, Zmijewski, and Grover models in predicting financial distress among infrastructure sector companies in Indonesia. Additionally, the study attempts to identify which model is the most accurate for predicting financial distress in these companies. The research utilized secondary data from the annual financial statements of infrastructure sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange between 2018 and 2021, with a total sample of 26 companies. The results indicate that the Zmijewski model had the highest prediction accuracy at 88.46%, with the lowest error rates: 25% for type I errors and 9.09% for type II errors. Thus, the Zmijewski model is considered the most suitable for predicting financial distress in Indonesian infrastructure companies. Keywords: prediction model, financial distress, accuracy, infrastructure ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh bukti tingkat akurasi model Altman Z- Score, Zmijewski, dan Grover dalammelakukan prediksi financial distress perusahaan sektor infrastruktur di Indonesia. Selain itu,penelitian juga bertujuanuntuk mendapat bukti model yang paling akurat dalam melakukan prediksi finansial distress pada perusahaan tersebut.Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan perusahaan sektor infrastruktur yangterdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2018-2021 dengan total sampel 26 perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Zmijewski menjadi model prediksi dengan akurasi tertinggi sebesar 88.46% yang didukung dengan tingkat error terendah yakni tipe I sebesar 25% dan tipe II sebesar 9.09%. Oleh karena itu, model Zmijewski menjadi model prediksi yang lebih tepat digunakan pada Perusahaan infrastruktur di Indonesia. Kata kunci: model prediksi, financial distress, akurasi, infrastruktur
PENGARUH PERASAN BUAH MENGKUDU (Morinda citrifolia L.) UNTUK MENURUNKAN EKTOPARASIT lernaea sp. PADA IKAN KOI (Cyprinus carpio koi) Indah Setyorini; Sri Oetami Madyowati; Maria Agustini
Vol 15 No 3 (2025): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v15i3.1393

Abstract

Salah satu tantangan dalam budidaya ikan koi yaitu adanya serangan, penyakit yang biasa menyerang ikan koi salah satunya adalah penyakit cacing jangkar. Penelitian ini diharapkan untuk mengetahui pengaruh perasan buah mengkudu terhadap Lernaea dan dosis optimal perasan buah mengkudu untuk melepaskan parasit Lernaea yang menginfeksi ikan koi. Metode penelitian adalah eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan enam kelompok perlakuan dan empat ulangan, yaitu A (0%) sebagai kontrol, B (1%), C (2%), D (3%), E (4%), dan F (5%). Parameter utama yang diamati adalah lepasnya Lernaea yang menempel pada ikan koi setelah perendaman dengan perasan buah mengkudu. Analisis data menggunakan ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah Lernaea yang lepas pada perlakuan A (0%) dan B (1%) adalah 0% (tidak ada yang lepas), C (2%) dan D (3%) adalah 6,25% ( 1 Lernaea yang lepas), E (4%) adalah 12,5% ( dua Lernaea yang lepas) dan F (5%) adalah 18,75% ( tiga Lernaea yang lepas) terdapat pengaruh penggunaan dosis perasan buah mengkudu yang berbeda terhadap lepasnya Lernaea pada ikan koi. Kesimpulan dari penelitian ini diperoleh dosis yang optimal yaitu pada perlakuan F (5%). Berdasarkan hasil penelitian disarankan perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui konsentrasi ( dosis perasan buah mengkudu yang tepat ) dan lama waktu perendaman yang optimal buah mengkudu untuk menanggulangi Lernaea pada ikan koi.