Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Dampak Kenaikan Harga Bahan Bakar Minyak Terhadap Sembilan Bahan Pokok Di Kecamatan Tobelo Posi, Sahrul Hi.; Muhammad, Irsad
JIMAD : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 2 (2024): JIMAD : Jurnal Ilmiah Multidisiplin (January)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/jimad.v1i2.189

Abstract

This study aims to determine the impact of the increase in fuel prices for nine basic commodities in the Modern Market, Tobelo District, North Halmahera Regency. The research method used is descriptive analysis with percentage calculations to determine the composition of the respondents. The data used in this study was by distributing questionnaires to 30 traders working in the Tobelo City Modern Market. The results of the study show that the impact of the increase in fuel prices (BBM) on nine basic commodities seen from several indicators and the responses of respondents include a negative impact with a percentage of 100%, it can be concluded that the increase in fuel prices has a negative impact on nine basic commodities in Tobelo District.
PENDAMPINGAN PEMBENTUKAN BADAN HUKUM KOPERASI NELAYAN DI PESISIR TELUK KAO HALMAHERA UTARA Asgar, Sukitman; Husen, Aziz; Posi, Sahrul Hi.
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sosial Humaniora Vol 3 No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/abdimasekodiksosiora.v3i2.6118

Abstract

Nelayan merupakan warga negara yang menggantungkan hidup dan bermatapencaharian diwilayah laut. Nelayan Pesisir Kao Teluk memiliki problem dan karateristik yang berbeda dengan Nelayan diwilayah lainnya, salah satunya perhatian pemerintah baik penyediaan BBM bersubsidi maupun sarana dan prasarana sama sekali tidak disentuh termasuk kerjasama yang minim antar nelayan berdampak pada keberlangsungan Nelayan itu sendiri. Adapun Pengabdian ini dilakukan dengan langkah: Satu. Penyuluhan, dilakukan untuk memberikan pemahaman bahwa, kerjama penting untuk membentuk sebuah wadah atau kelompok yang berbadan hukum sejenis koperasi dan mekanisme pembentukannya, kedua. Pengukuhan: Dilaksakan untuk Melatik Pengurus yang telah dipilih, Ketiga. Pelatihan dilakukan untuk mempraktekkan tatacara pembuatan Krupuk Cumi bagi Nelayandi Kec. Kao Teluk. Pengabdian ini diikuti oleh terdiri dari seluruh Nelayan yang tergabung dalam Anggota Koperasi Teluk Bahari Kiebesi, dan mengahasilkan Produk Akta Notaris serta Produk Krupuk Cumi dan Ikan Teri Kecap yang nantinya menjadi produk unggulan Nelayan itu sneidiri sebagai Alternatif bilamana harga pasar mengalami anjlok serta Kapal Pengangkut Ikan tidak melakukan perjalanan sehingga gudang Kostor/Penampung terjadi over lope.
Pengenalan Pencatatan Keuangan Sederhana Untuk Pedagang Pasar Posi, Sahrul Hi.; Muhammad, Irsad
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 1 No. 7 (2024): Mei
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/c28h7b17

Abstract

Tujuan pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yakni dapat memberikan gambaran terkait dengan pentingnya pengetahuan akan pencatatan keuangan sederhana bagi pedagang. Pencatatan keuangan pelaku usaha/pedagang dapat dikatakan baik apabila pemahaman pengelolaan keuangan yang dibuat sesuai dengan standar yang berlaku. Proses kegiatan PkM diawali dengan mengidentifikasi  masalah  dapat  memberikan solusi kongkrit kepada pedagang pasar di Desa Soma Kecamatan Malifut, Kabupaten Halmahera Utara. Metode pelaksanaan kegiatan pengenalan pencatatan keuangan sederhana bagi pedagang Pasar berupa ceramah, diskusi dan evaluasi. Hasil yang dicapai dari kegiatan PkM ini adalah meningkatkan pengetahuan mitra terkait dengan pencatatan keuangan sederhana bagi pedadang pasar dan perubahan persepsi bahwa pemahaman akuntansi sangat penting dalam pengembangan usaha. Hal ini terbukti dengan dilakukan  pre-test  dan  post-test.
Pengaruh Tekanan, Kesempatan dan Rasionalisasi Terhadap Perilaku Fraud Pengelolaan Dana Desa di Kecamatan Tobelo Utara Posi, Sahrul Hi.; Muhammad, Irsad; Manoma, Suharli; Kaiyeli, Nasrula
Jurnal Manajemen, Akuntansi, Ekonomi Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Manajemen, Akuntansi, Ekonomi
Publisher : CV. Era Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59066/jmae.v4i3.2057

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor-faktor dalam kerangka Fraud Triangle, yaitu Tekanan, Kesempatan, dan Rasionalisasi, terhadap kecurangan dalam pengelolaan Dana Desa. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linier berganda. Teknik pengambilan sampel ialah menggunakan Non-Probability Sampling dengan teknik Convenience Sampling.  Jumlah sampel yang digunakan berjumlah 20 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada responden yang terlibat langsung dalam penatausahaan keuangan desa. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa Tekanan berpengaruh positif terhadap kecurangan pengelolaan Dana Desa. Temuan ini menunjukkan bahwa desakan kebutuhan finansial maupun tuntutan kinerja menjadi pemicu utama individu melakukan tindakan curang. Namun, penelitian ini juga menemukan bahwa Kesempatan tidak berpengaruh terhadap perilaku fraud, yang mengindikasikan bahwa keberadaan celah pengawasan bukan faktor tunggal pendorong kecurangan jika tidak disertai tekanan. Selain itu, Rasionalisasi tidak menunjukkan pengaruh terhadap perilaku fraud, mengisyaratkan bahwa pembenaran atas tindakan menyimpang tidak menjadi dasar kuat terjadinya kecurangan di lokasi penelitian. Kesimpulannya, mitigasi kecurangan harus lebih difokuskan pada penguatan kesejahteraan perangkat desa dan manajemen tekanan kerja untuk mengurangi motivasi melakukan fraud. Model ini memiliki nilai koefisien determinasi sebesar 31,5%, yang berarti sebagian besar faktor pendorong kecurangan lainnya (68,5%) belum teridentifikasi dalam penelitian ini. Oleh karena itu, upaya mitigasi kecurangan disarankan untuk lebih fokus pada penguatan kesejahteraan perangkat desa dan manajemen tekanan kerja guna mereduksi motivasi tindakan fraud.