Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

EFEKTIVITAS PELAYANAN ADMINISTRASI KELURAHAN TERINTEGRASI (SIPALUI) PADA KELURAHAN ALALAK UTARA KOTA BANJARMASIN Hairansyah Hairansyah; Alma Rizkia; Junaidy Junaidy; Beni Akhmad
AS-SIYASAH : Jurnal Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Vol 10, No 1 (2025): (MEI) AS SIYASAH - JURNAL ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK
Publisher : UPT Publikasi Dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/as.v9i2.12898

Abstract

Tujuan penelitin ini yaitu untuk mengetahui Efektivitas Pelayanan Administrasi Kelurahan Terintegrasi (Palui) dan untuk nmengetahui faktor yang menjadi kendala Efektivitas Pelayanan Administrasi Kelurahan Terintegrasi (Palui) pada Kelurahan Alalak Utara Kota Banjarmasin. Untuk mengetahui bagaimana Efektivitas Pelayanan Administrasi Kelurahan Terintegrasi PALUI sebagai pelayanan administrasi di Kelurahan Alalak Utara Kota Banjarmasi.Maka dalam penelitian menggunakan pendekatan kualitatif. Pada penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu dengan wawancara, dokumentasi dan observasi.Dari hasil penelitian, Pelayanan Administrasi Kelurahan Terintegrasi (PALUI) Pada Kelurahan Alalak Utara Kota Banjarmasin belum bisa dikatakan efektif. karena masih belum terpenuhinya ketiga indikator yaitu pencapaian tujuan, integrasi dan adaptasi. Dilihat dari banyaknya masyarakat yang masih melakukan urusan dengan datang langsung ketempat kelurahan dari pada menggunakan aplikasi PALUI, serta belum adanya sosialisasi dari pihak kelurahan dan tidak terbiasanya masyarakat dengan aplkasi PALUI. faktor kendalanya yaitu Kurangnya mengadakan sosialisasi mengenai adanya Aplikasi Palui Oleh Kelurahan Alalak Utara Kota Banjarmasin, Kurangnya antusias masyarakat terhadap adanya Aplikasi Palui dan Masyarakat Kelurahan Alalak Utara tidak terbiasa dengan perkembangan teknologi Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah diuraikan.
EMPLOYEE COMPETENCY IN USING THE SRIKANDI APPLICATION IN SALAM BABARIS DISTRICT TAPIN REGENCY Enggok, Murakhman Sayuti; Normajatun, Normajatun; Hairansyah, Hairansyah; Maulida Rahmah
International Journal of Social Science Vol. 5 No. 3 (2025): October 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/ijss.v5i3.7414

Abstract

The purpose of this study was to determine employee competency and obstacles in using the Srikandi Application in Salam Babaris District, Tapin Regency. The research method used a qualitative approach with a descriptive research type. Data were collected through observation, documentation and interviews to four informants consisting of the Sub-district Head, Sub-district Secretary, Head of General and Personnel Sub-division and Operator Staff. Data analysis was carried out qualitatively. The results of the study indicate that employee competency in using the Srikandi Application is: most employees have understood the basic functions of the application, but have not fully mastered the advanced features, there is a gap in technical ability between employees who are accustomed to using computers and those who are not, some employees have high self-confidence in facing digitalization while others are still lacking, responsible personality in accelerating adaptation, and there are differences in employee motives in using digitalization and the role of the application in supporting work success. The obstacles faced includelow technical skills, unstable motives, minimal ongoing training and inadequate facilities and infrastructure
Optimalisasi Pemenuhan Hak Anak dan Hak Guru PAUD dalam Perspektif Negara Kesejahteraan dan Sistem Hukum Indonesia : Penelitian Hairansyah; Devia Hetty Hernany; Beni Akhmad; Amelia Puspita
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.7255

Abstract

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan fondasi penting dalam pembangunan sumber daya manusia karena berperan dalam mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan anak pada masa golden age. Keberhasilan penyelenggaraan PAUD tidak hanya bergantung pada terpenuhinya hak anak sebagai peserta didik, tetapi juga pada terpenuhinya hak guru PAUD sebagai tenaga profesional yang berperan langsung dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaturan hak anak dan hak guru PAUD dalam sistem hukum Indonesia serta mengkaji keterkaitan antara pemenuhan hak guru dengan pemenuhan hak anak dalam perspektif teori sistem hukum Lawrence M. Friedman. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Data diperoleh melalui studi terhadap peraturan perundang-undangan, buku, jurnal ilmiah, dan dokumen kebijakan yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles, Huberman, dan SaldaƱa melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem hukum Indonesia telah memberikan landasan normatif yang kuat dalam menjamin hak anak dan hak guru PAUD melalui berbagai regulasi di bidang pendidikan dan perlindungan anak. Namun, implementasinya masih menghadapi berbagai tantangan, antara lain belum optimalnya kesejahteraan guru, perlindungan profesi, pemerataan kualitas layanan PAUD, serta efektivitas koordinasi antar lembaga penyelenggara pendidikan. Berdasarkan perspektif teori sistem hukum Lawrence M. Friedman, efektivitas pemenuhan hak anak dan hak guru dipengaruhi oleh keterpaduan antara substansi hukum, struktur hukum, dan budaya hukum. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemenuhan hak guru PAUD merupakan prasyarat penting dalam mewujudkan pemenuhan hak anak atas layanan pendidikan yang berkualitas. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan yang lebih integratif melalui penguatan regulasi, peningkatan kesejahteraan dan profesionalisme guru, serta penguatan budaya hukum yang mendukung penyelenggaraan PAUD secara berkelanjutan.
Sosialisasi Peningkatan Literasi Informasi Masyarakat melalui Optimalisasi Layanan Perpustakaan Daerah di Kota Banjarmasin: Penelitian Devia Hetty Hernany; Beni Akhmad; Amelia Puspita; Hairansyah; Heri; Aelaya Frida Putri; Ahmad Fauzi
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.7381

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memperoleh berbagai informasi. Namun, kemudahan tersebut belum diimbangi dengan kemampuan masyarakat dalam memilih, mengevaluasi, dan memanfaatkan informasi secara tepat sehingga meningkatkan risiko penyebaran misinformasi dan hoaks. Di sisi lain, pemanfaatan layanan Perpustakaan Daerah Kota Banjarmasin sebagai pusat literasi dan sumber informasi masih belum optimal. Kondisi tersebut menjadi dasar pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan meningkatkan literasi informasi masyarakat melalui optimalisasi pemanfaatan layanan perpustakaan daerah. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan tim pengabdian, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Banjarmasin, serta masyarakat sebagai peserta utama. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, sosialisasi, pelatihan literasi informasi, pendampingan praktik pemanfaatan layanan perpustakaan, diskusi interaktif, serta evaluasi kegiatan. Materi yang diberikan mencakup pentingnya literasi informasi, teknik mengidentifikasi sumber informasi yang kredibel, pemanfaatan koleksi perpustakaan, penggunaan katalog digital, serta pemanfaatan berbagai layanan perpustakaan sebagai sumber belajar sepanjang hayat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya literasi informasi, meningkatnya kemampuan peserta dalam mencari dan mengevaluasi informasi yang valid, serta bertambahnya pengetahuan masyarakat mengenai berbagai layanan yang tersedia di Perpustakaan Daerah Kota Banjarmasin. Selain itu, kegiatan ini juga meningkatkan antusiasme masyarakat untuk memanfaatkan perpustakaan sebagai pusat pembelajaran, pengembangan pengetahuan, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Banjarmasin menjadi faktor pendukung keberhasilan program sekaligus memperkuat peran perpustakaan sebagai ruang edukasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini memberikan kontribusi positif dalam membangun budaya literasi informasi masyarakat sekaligus mendukung peningkatan kualitas layanan perpustakaan sebagai pusat pembelajaran masyarakat secara berkelanjutan.