Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Menelusuri Jejak-Jejak Peninggalan Islam di Sumatera Utara (Abad ke-13 hingga ke-20) dalam Perspektif Sejarah dan Sosial Tahun 2024 Yudi Roswandi; Elianti Napitupulu; Maretta Ginting; Sarah Kholijah; Ekel Ginting
Edukasi Elita : Jurnal Inovasi Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2025): Januari: Edukasi Elita : Jurnal Inovasi Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/edukasi.v2i1.1022

Abstract

This article examines the development of Islam in North Sumatra through various existing historical remains, including mosques, tombs and local traditions related to the history of the spread of Islam from the 13th century to the 20th century. This research aims to provide an understanding of how Islam spread and integrated with local traditions in the region. The method used in this research is historical research through the stages of heuristics, source criticism, interpretation and historiography. The research results show that North Sumatra has a number of important historical remains, such as the Al-Mashun Grand Mosque, Maimun Palace, Azizi Tanjung Pura Mosque, and other historical tombs which are clear evidence of the spread of Islam in this region. This research also shows the important role of the Deli, Langkat and Asahan Sultanates in introducing and developing Islam, as well as how Islam adapted to local culture in North Sumatra. These findings provide an important contribution to understanding the history of Islam in Indonesia and the need to preserve historical remains as part of the nation's cultural heritage.
Model Pendidikan Karakter Pada Keluarga Batak Toba: Studi Kasus Petani Inang Di Desa Garoga Sibargot Rismauli Ritonga; Yesi Astasia; Sarah Kholijah; Dwi Indah Anneka Putri; Rahel Exclesya Sianturi
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.18274

Abstract

Perempuan Batak Toba atau yang dikenal sebagai inang memiliki peran penting dalam proses pendidikan karakter anak. Selain menjalankan fungsi domestik sebagai ibu dan pengelola rumah tangga, inang juga berperan sebagai pendidik utama dalam keluarga. Pada masyarakat pedesaan yang mayoritas bekerja di sektor pertanian, perempuan turut terlibat dalam aktivitas ekonomi keluarga melalui berbagai pekerjaan pertanian. Penelitian ini bertujuan menganalisis orientasi nilai budaya Batak Toba dan model pendidikan karakter yang diterapkan oleh petani inang Batak Toba dalam membentuk karakter anak di Desa Garoga Sibargot kecamatan Garoga Kabupaten Tapanuli Utara. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi kepustakaan. Informan penelitian terdiri atas 15 orang yang meliputi inang Batak Toba, suami, dan anak. Data dianalisis menggunakan teknik analisis data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orientasi nilai budaya Batak Toba berlandaskan hamoraon, hasangapon, dan hagabeon yang menjadi pedoman dalam kehidupan keluarga dan masyarakat. Nilai-nilai tersebut diinternalisasikan melalui model pendidikan karakter yang dilakukan dengan pembiasaan, keteladanan, pemberian nasihat, serta pelibatan anak dalam aktivitas sehari-hari dan kegiatan pertanian. Karakter utama yang ditanamkan meliputi kemandirian, tanggung jawab, dan kerja keras. Temuan ini menunjukkan bahwa nilai budaya Batak Toba memiliki peran penting dalam pembentukan karakter anak pada keluarga petani inang Batak Toba serta menjadi sarana pewarisan nilai budaya antargenerasi.