Perempuan Batak Toba atau yang dikenal sebagai inang memiliki peran penting dalam proses pendidikan karakter anak. Selain menjalankan fungsi domestik sebagai ibu dan pengelola rumah tangga, inang juga berperan sebagai pendidik utama dalam keluarga. Pada masyarakat pedesaan yang mayoritas bekerja di sektor pertanian, perempuan turut terlibat dalam aktivitas ekonomi keluarga melalui berbagai pekerjaan pertanian. Penelitian ini bertujuan menganalisis orientasi nilai budaya Batak Toba dan model pendidikan karakter yang diterapkan oleh petani inang Batak Toba dalam membentuk karakter anak di Desa Garoga Sibargot kecamatan Garoga Kabupaten Tapanuli Utara. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi kepustakaan. Informan penelitian terdiri atas 15 orang yang meliputi inang Batak Toba, suami, dan anak. Data dianalisis menggunakan teknik analisis data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orientasi nilai budaya Batak Toba berlandaskan hamoraon, hasangapon, dan hagabeon yang menjadi pedoman dalam kehidupan keluarga dan masyarakat. Nilai-nilai tersebut diinternalisasikan melalui model pendidikan karakter yang dilakukan dengan pembiasaan, keteladanan, pemberian nasihat, serta pelibatan anak dalam aktivitas sehari-hari dan kegiatan pertanian. Karakter utama yang ditanamkan meliputi kemandirian, tanggung jawab, dan kerja keras. Temuan ini menunjukkan bahwa nilai budaya Batak Toba memiliki peran penting dalam pembentukan karakter anak pada keluarga petani inang Batak Toba serta menjadi sarana pewarisan nilai budaya antargenerasi.
Copyrights © 2026