Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisa Pemanfaatan Daya Generator Set Sebagai Energi Listrik Cadangan Di AKN Aceh Barat Sya'rani Denk, Teuku Mizan; Saputra, Herdian; Firnanda, Ary; Pandria, T. M. Azis; Daili, Cut; Hidayat, Afrilia
VOCATECH: Vocational Education and Technology Journal Vol 6, No 1 (2024): October
Publisher : Akademi Komunitas Negeri Aceh Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38038/vocatech.v6i1.191

Abstract

AbstractThe quality of electrical energy is a crucial requirement for the Akademi Komunitas Negeri (AKN) Aceh Barat. Electrical outages negatively impact performance, as equipment cannot be utilized during these times. A generator set is a machine that produces electrical energy and serves as a backup when the electrical supply from PLN is interrupted. Currently, AKN Aceh Barat has a generator set with a capacity of 7,800 watts, which is insufficient to meet the academy's power demands. The average monthly energy consumption from April to September 2024 is 5,199.83 kWh. To overcome the lack of power from the generator set, priority loads have been designated based on the importance of different rooms that facilitate essential services, ensuring that teaching and learning activities can proceed effectively. The generator's backup energy primarily supports a load of 6,290 watts, reaching an operational loading percentage of 81%. The electrical energy distribution from the generator to these priority rooms is managed through a new installation known as the Automatic Transfer Switch (ATS) panel, which activates automatically when the electrical supply from PLN is disrupted.Keywords:Power; Electrical; Distribution; Generator; EfficiencyAbstrakKualitas energi listrik menjadi kebutuhan utama bagi Akademi Komunitas Negeri Aceh Barat, pemadaman energi listrik berdampak buruk terhadap kinerja yang disebabkan peralatan tidak dapat digunakan. Generator set adalah mesin generator yang mampu menghasilkan energi listrik yang digunakan sebagai energi cadangan bila suplai energi listrik dari PLN terputus. pada AKN Aceh Barat generator set yang tersedia memiliki daya sebesar 7.800 watt dan tidak mampu memenuhi kebutuhan daya yang diperlukan oleh AKN Aceh Barat, rata-rata pemakaian beban AKN Aceh Barat dari bulan april sampai bulan September tahun 2024 mencapai 5.199,83 kWh per bulanya. Untuk mengatasi kekurangan daya dari generator set sebagai energi cadangan maka dipilih beban prioritas berdasarkan ruang prioritas yang berfungsi untuk pelayanan sehingga kegiatan belajar mengajar berjalan dengan baik. besar beban prioritas yang distribusi oleh daya generator sebagai energi cadangan sebesar 6.290 watt dengan persentase pembebanan mencapai 81%. Distribusi energi listrik dari genset ke ruang prioritas sebagai energi cadangan terhubung dengan instalasi baru yaitu panel ATS yang hidup secara automatis bila suplai energi listrik dari PLN terputus.Kata kunci:Daya; Distribusi; Listrik; Generator; Efisiensi 
Pengaruh Suhu Terhadap Kinerja Panel Surya: Literature Review Sya'rani Denk, Teuku Mizan; Pandria, T. M. Azis; syukri, Syukri
Aceh Journal of Electrical Engineering and Technology Vol. 5 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Iskandarmuda Jl. Kampus Unida No.15, Surien, Kec. Meuraxa, Kota Banda Aceh, Aceh 23234 Propinsi Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/ajeetech.v5i1.974

Abstract

Kajian ini menyajikan studi komprehensif pengaruh suhu terhadap kinerja panel surya. Efisiensi panel surya terbukti dipengaruhi secara signifikan oleh kenaikan suhu operasional. Penelitian-penelitian terdahulu menunjukkan bahwa peningkatan suhu menyebabkan penurunan tegangan keluaran dan efisiensi konversi daya, meskipun terjadi sedikit peningkatan arus. Kajian ini menganalisis berbagai parameter termal yang mempengaruhi performa panel surya, termasuk koefisien suhu, resistansi termal, dan metode pendinginan yang dapat diimplementasikan untuk mengatasi efek negatif suhu tinggi. Berbagai teknik mitigasi termal juga dibahas, termasuk sistem pendinginan aktif dan pasif, modifikasi desain, serta material inovatif untuk meningkatkan disipasi panas. Hasil kajian ini dapat menjadi rujukan bagi peneliti dan praktisi dalam pengembangan sistem fotovoltaik yang lebih efisien pada berbagai kondisi iklim.
Penentuan Sudut Kemiringan Optimal Instalasi Panel Surya Untuk Memaksimalkan Energi Output: Sistematic Literatur Review Pandria, T. M. Azis; Sya'rani Denk, Teuku Mizan; Tripoli, Bambang; Firnanda, Ary; Saputra, Herdian; Opirina, Lissa
VOCATECH: Vocational Education and Technology Journal Vol 7, No 2 (2025): December
Publisher : Akademi Komunitas Negeri Aceh Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38038/vocatech.v7i2.273

Abstract

AbstractThis paper presents a systematic literature review on determining the optimal tilt angle (OTA) for photovoltaic solar panel installation. The research method uses a systematic literature review approach by analyzing 30 scientific articles published between 2013 and 2025 from the IEEE Xplore, ScienceDirect, MDPI, and Springer databases. The analysis results show that geographic latitude is the dominant factor in determining OTA, with tropical regions requiring an angle of 5°-15° and mid-high latitude regions requiring 30°-60°. The research methodology has evolved from a simple empirical approach to the use of machine learning and artificial intelligence with a prediction accuracy of R² 0.95. For equatorial regions such as Indonesia, the optimal angle ranges from local latitude ± 5° with low sensitivity to deviation (±5° only affects output 3%). The study also identified that seasonal adjustment provides a 6-15% increase in output for mid-latitude regions, but is not cost-effective for tropical regions. The conclusions of this study provide practical recommendations based on geographic zones and identify research gaps related to climate change impacts, optimization for bifacial technology, and development of economically adaptive systems. Keywords:Solar panels; optimal tilt angle; energy optimization; systematic literature review AbstrakNaskah ini menyajikan tinjauan literatur sistematis tentang penentuan sudut kemiringan optimal (optimal tilt angle/OTA) untuk instalasi panel surya fotovoltaik. Metode penelitian menggunakan pendekatan systematic literature review dengan menganalisis 30 artikel ilmiah yang dipublikasikan antara tahun 2013 hingga 2025 dari database IEEE Xplore, ScienceDirect, MDPI, dan Springer. Hasil analisis menunjukkan bahwa lintang geografis merupakan faktor dominan dalam penentuan OTA, dengan wilayah tropis memerlukan sudut 5°-15° dan wilayah lintang menengah-tinggi memerlukan 30°-60°. Metodologi penelitian telah berkembang dari pendekatan empiris sederhana menuju penggunaan machine learning dan artificial intelligence dengan akurasi prediksi R² 0.95. Untuk wilayah ekuatorial seperti Indonesia, sudut optimal berkisar antara lintang lokal ± 5° dengan sensitivitas rendah terhadap deviasi (±5° hanya mempengaruhi output 3%). Penelitian juga mengidentifikasi bahwa penyesuaian musiman memberikan peningkatan output 6-15% untuk wilayah lintang menengah, namun tidak cost-effective untuk wilayah tropis. Simpulan penelitian ini memberikan rekomendasi praktis berbasis zona geografis dan mengidentifikasi gap penelitian terkait dampak perubahan iklim, optimalisasi untuk teknologi bifacial, dan pengembangan sistem adaptif yang ekonomis.Kata Kunci:             Panel surya; sudut kemiringan optimal; optimalisasi energi; Sistematic Literature Review