Hadi, Muhammad Wafi Hilman Luthfil
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Eksistensi dan Peran Musyrif dalam Pembentukan Kepribadian Islami Siswa Hadi, Muhammad Wafi Hilman Luthfil; Ali, Mohamad
Hikmah Vol. 20 No. 2 (2023): Juli-Desember 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Sumatera Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53802/hikmah.v20i2.247

Abstract

This research aims to explore the role of musyrif in forming the Muslim personality of students at SMA IT Nur Hidayah Sukoharjo along with the supporting and inhibiting factors in forming the student’s Muslim personality. This research is qualitative research using a phenomenological approach. The data sources are the deputy head of the school for homelessness, musyrif, and class XII homestead students. Data  analysis techniques include data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the research show that the role of the musyrif in forming the Muslim personality of the students at SMA IT Nur Hidayah Sukoharjo is, namely, 1) being a facilitator, 2) accustoming students to the discipline of worship, 3) supervising and accompanying students’ worship activities, 4) giving rewards and punishments, 5) providing advice and motivation, 6) organizing sports activities, 7) being a role model for students, 8) being a second parent. The supporting factors for the success of musyrif in forming Muslim personalities at home for students at SMA IT Nur Hidayah Sukoharjo are, namely, 1) facilites and infrastructure, 2) established regulations, 3) conducive environment, 4) good musyrif competence. The inhibiting factors are, namely, 1) students’ educational background, 2) students’ character, 3) number of musyrif.
Peran Guru Pendidikan Agama Islam dalam Membentuk Karakter Disiplin Ibadah Siswa Melalui Organisasi Aktivis Markaz Islami (AMI) di SMAIT Nur Hidayah Sukoharjo Hadi, Muhammad Wafi Hilman Luthfil; Shobahiya, Mahasri
Iseedu: Journal of Islamic Educational Thoughts and Practices Vol 7, No 2 (2023): November
Publisher : LPPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/iseedu.v7i2.24243

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru pendidikan agama islam dalam membentuk karakter disiplin ibadah siswa melalui organisasi aktivis markaz Islami atau rohisnya sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian studi kasus. Dalam proses pengumpulan data peneliti menggunakan teknik triangulasi data. Subyek penelitian meliputi guru PAI dan ketua organisasi AMI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru pendidikan agama islam dalam membentuk karakter disiplin ibadah siswa adalah 1) membimbing siswa untuk membentuk karakter disiplin ibadah, 2) membentuk karakter disiplin ibadah siswa melalui organisasi AMI, 3) mendampingi siswa dalam merancang dan melaksanakan program AMI, 4) Menjadi tauladan yang baik bagi siswa. Untuk faktor-faktor pendukung yaitu adanya 1) fasilitas yang memadai seperti masjid yang digunakan untuk berbagai acara dalam meningkatkan karakter disiplin ibadah siswa, 2) Kerja sama yang baik antar semua tenaga pendidik, 3) Program kegiatan organisasi AMI yang sesuai dengan pengembangan karakter siswa. Adapun faktor-faktor penghambatnya adalah 1) Fasilitas yang kurang terawat, 2) Siswa kecanduan bermain tablet/gadget, 3) Kepedulian siswa yang kurang.
Peran Guru Pendidikan Agama Islam dalam Membentuk Karakter Disiplin Ibadah Siswa Melalui Organisasi Aktivis Markaz Islami (AMI) di SMAIT Nur Hidayah Sukoharjo Hadi, Muhammad Wafi Hilman Luthfil; Shobahiya, Mahasri
Iseedu: Journal of Islamic Educational Thoughts and Practices Vol 7, No 2 (2023): November
Publisher : LPPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/iseedu.v7i2.24243

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru pendidikan agama islam dalam membentuk karakter disiplin ibadah siswa melalui organisasi aktivis markaz Islami atau rohisnya sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian studi kasus. Dalam proses pengumpulan data peneliti menggunakan teknik triangulasi data. Subyek penelitian meliputi guru PAI dan ketua organisasi AMI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru pendidikan agama islam dalam membentuk karakter disiplin ibadah siswa adalah 1) membimbing siswa untuk membentuk karakter disiplin ibadah, 2) membentuk karakter disiplin ibadah siswa melalui organisasi AMI, 3) mendampingi siswa dalam merancang dan melaksanakan program AMI, 4) Menjadi tauladan yang baik bagi siswa. Untuk faktor-faktor pendukung yaitu adanya 1) fasilitas yang memadai seperti masjid yang digunakan untuk berbagai acara dalam meningkatkan karakter disiplin ibadah siswa, 2) Kerja sama yang baik antar semua tenaga pendidik, 3) Program kegiatan organisasi AMI yang sesuai dengan pengembangan karakter siswa. Adapun faktor-faktor penghambatnya adalah 1) Fasilitas yang kurang terawat, 2) Siswa kecanduan bermain tablet/gadget, 3) Kepedulian siswa yang kurang.
Internalization of Islamic Religious Education and Ethics Values in extracurricular Scouting Activities for the Formation of Islamic Leadership Spirit Hadi, Muhammad Wafi Hilman Luthfil; Ali, Mohamad; Mustofa, Triono Ali
Hikmah Vol. 22 No. 2 (2025): Juli-Desember 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Sumatera Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53802/hikmah.v22i2.543

Abstract

This study discusses the internalization of Islamic Religious Education values and morals in Scouting extracurricular activities at school as an effort to integrate religious education with students' self-development activities. This integration is expected to shape individuals who are balanced between worldly and spiritual needs. This study aims to determine the planning, implementation, and supporting and inhibiting factors of the internalization of Islamic Religious Education values in Scouting activities. The method used is a qualitative approach with descriptive research, while data collection techniques include observation, interviews, and documentation. The results of the study show that the planning of value internalization is carried out systematically through short-term and long-term programs. The short-term program is in the form of weekly Scouting held every Saturday, while the long-term program includes annual activities such as Guest Reception, Scout Expedition, and Scout Action Movement. The implementation of value internalization takes place through the stages of value transformation, value transaction, and trans internalization. Supporting factors include school identity, the role of coaches, the availability of facilities, and student discipline, while inhibiting factors include the absence of coaches, boredom, and low creativity among some students.