Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Effectiveness of Environmental Law in Indonesia: Study on the Implementation of Law Enforcement in Cases of Environmental Damage Yunita, Sri; Lumbantoruan, Lamtiurma; Kaban, Hairen Br; Pandiangan, Putri Patricia; Ester, Ester; Ndaha, Gebytha Yani; Sihotang, Josep Raja Oloan
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 3, No 2 (2024): December 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v3i2.4430

Abstract

Environmental law enforcement in Indonesia often faces major challenges, especially in terms of implementation and consistency in the field. This research aims to document the effectiveness of environmental law in Deli Serdang Regency, North Sumatra, with a focus on the Jl. Williem Iskandar, New Memories, District. Percut Sei Tuan. The methods used in this research include direct observation and in-depth interviews with local residents and the Environmental Service (DLH). The research results show that although there are regulations governing environmental law, the effectiveness of their implementation is still very limited. Factors that influence this effectiveness include weak supervision, strict sanctions, and low public awareness. The results of this research recommend increased coordination between agencies, more active community involvement, and the application of stricter sanctions to achieve optimal environmental law effectiveness.
Strategi Pembelajaran Berbasis STEM Dalam Meningkatkan Minat dan Hasil Belajar Biologi Siswa SMA Pandiangan, Putri Patricia; Ester, Ester; Lumbantoruan, Lamtiurma; Kaban, Hairen Br; Ndaha, Gebytha Yani; Sihotang, Josep Raja Oloan; Dalimunthe, Syairal Fahmy
Journal of Management Education Social Sciences Information and Religion Vol 2, No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/mesir.v2i1.5619

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pembelajaran berbasis STEM dalam meningkatkan minat dan hasil belajar Biologi siswa SMA. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan meninjau berbagai jurnal ilmiah yang relevan. Data dianalisis secara deskriptif dengan membandingkan temuan penelitian sebelumnya untuk mengidentifikasi efektivitas penerapan pembelajaran berbasis STEM, faktor yang memengaruhi minat dan hasil belajar siswa, serta tantangan dalam implementasinya. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis STEM mampu meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses belajar, meningkatkan keterampilan berpikir kritis, serta menghubungkan konsep Biologi dengan kehidupan nyata. Beberapa model pembelajaran seperti Project-Based Learning (PjBL) dan Discovery Learning yang dipadukan dengan pendekatan STEM menunjukkan efektivitas yang cukup signifikan dalam meningkatkan pemahaman konsep dan minat belajar siswa. Namun, implementasi pembelajaran berbasis STEM masih menghadapi tantangan seperti keterbatasan fasilitas, kesiapan pendidik, dan perbedaan karakteristik siswa. Oleh karena itu, diperlukan pelatihan bagi guru serta dukungan kebijakan untuk mengoptimalkan pembelajaran berbasis STEM di sekolah.
Studi Tinjauan Anatomi dan Fisiologi Sistem Pencernaan Manusia dalam Proses Penyerapan Nutrisi Pandiangan, Putri Patricia; Ester, Ester; Lumbantoruan, Lamtiurma; Kaban, Hairen Br; Ndaha, Gebytha Yani; Pratiwi, Nanda
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7279

Abstract

Sistem pencernaan manusia melibatkan kerja sama organ dan kelenjar untuk menerima, mencerna, menyerap, dan mengeluarkan sisa makanan. Penelitian ini menggunakan kajian pustaka terhadap literatur ilmiah terkini mengenai anatomi, fisiologi, proses absorpsi nutrisi, serta gangguan pada sistem pencernaan. Hasil kajian menunjukkan bahwa organ utama—mulut, faring, kerongkongan, lambung, usus halus, usus besar, dan anus—bersama kelenjar ludah, hati, kantung empedu, dan pankreas, berperan penting dalam pencernaan dan penyerapan zat gizi. Faktor sosial-ekonomi, perilaku makan, edukasi melalui media pembelajaran, serta pemberian probiotik terbukti memengaruhi efisiensi pencernaan dan kualitas nutrisi. Kajian histologi pada jejunum sapi Bali dan pankreas ikan lele lokal memberikan gambaran struktur lapisan organ yang mendukung fungsi fisiologis. Kesimpulannya, pemahaman sistem pencernaan penting untuk edukasi kesehatan, perbaikan nutrisi, dan penelitian komparatif pada hewan.
Aktivitas Antibakteri Ekstrak Bunga Kecombrang (Etlingera elatior) Terhadap Bakteri Uji pada Cangkang Telur Pandiangan, Putri Patricia; Lumbantoruan, Lamtiurma; Ndaha, Gebyta Yani; Ester, Ester; Kaban, Hairen Br; Gultom, Endang Sulistyarini; Situmorang, Nurbaity
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5, No 1 (2026): January 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v5i1.7330

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etanol bunga kecombrang (Etlingera elatior) terhadap bakteri yang diisolasi dari permukaan cangkang telur. Kontaminasi bakteri, khususnya Salmonella sp., sering ditemukan pada cangkang telur dan berpotensi menyebabkan penyakit bawaan pangan (foodborne disease). Bunga kecombrang diketahui mengandung senyawa bioaktif seperti flavonoid, alkaloid, tanin, saponin, dan minyak atsiri yang berpotensi sebagai antibakteri alami. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental laboratorik in vitro dengan rancangan post-test only control group design. Uji aktivitas antibakteri dilakukan menggunakan metode difusi cakram dengan tiga perlakuan: ekstrak etanol bunga kecombrang (hasil evaporasi), kontrol positif (kloramfenikol), dan kontrol negatif (DMSO). Hasil pengamatan menunjukkan bahwa ekstrak etanol bunga kecombrang menghasilkan zona hambat 4,18 mm (vertikal) dan 4,49 mm (horizontal) yang tergolong lemah, sedangkan kontrol positif menghasilkan zona hambat 27,44 mm (sangat kuat) dan kontrol negatif tidak menunjukkan hambatan. Hasil ini membuktikan bahwa ekstrak bunga kecombrang memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri cangkang telur, meskipun efektivitasnya masih lebih rendah dibandingkan antibiotik standar. Senyawa flavonoid, tanin, dan minyak atsiri diduga berperan dalam aktivitas antibakteri melalui mekanisme perusakan membran sel dan penghambatan sintesis protein. Dengan demikian, bunga kecombrang berpotensi dikembangkan sebagai antibakteri alami pengganti antibiotik sintetis.