Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Penerapan Sistem Informasi Akuntansi pada Usaha Kedai Kopi: Studi Kasus pada Base Coffee Indonesia Djuri, Phatra Anggana; Darmawan, I Putu Edi; Widyakusuma, Annastry; Bas, Muhammad Bashri
Jurnal Bisnis Mahasiswa Vol 5 No 1 (2025): Jurnal Bisnis Mahasiswa
Publisher : PT Aksara Indo Rajawali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60036/jbm.v5i1.297

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengevaluasi penerapan sistem informasi akuntansi pada Base Coffee Indonesia, sebuah usaha kedai kopi UMKM di Kota Makassar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Meskipun menggunakan aplikasi kasir POS untuk pencatatan penerimaan dan pengeluaran kas, masih terdapat kelemahan signifikan, seperti risiko kesalahan pencatatan, pengelolaan persediaan bahan baku yang tidak memadai, dan ketiadaan laporan keuangan sesuai standar akuntansi. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan sistem informasi akuntansi berbasis komputer sesuai SAK-ETAP (2009), yang mencakup pencatatan transaksi, pengelolaan data, dan penyajian laporan keuangan yang terstruktur. Selain itu, perlu dilakukan pelatihan untuk karyawan dan pemanfaatan maksimal aplikasi POS agar dapat meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam manajemen keuangan, mendukung pengambilan keputusan yang lebih baik.
Pemanfaatan Artificial Intelligence dalam Audit Laporan Keuangan: Tinjauan Fungsional dan Etika Widyakusuma, Annastry; Luneto, Abdul Razik; Djuri, Phatra Anggana
Economics and Digital Business Review Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/ecotal.v6i2.2678

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji keunggulan fungsional dan tantangan etis dari integrasi teknologi Artificial Intelligence (AI) dalam audit laporan keuangan. Fokus utama terletak pada bagaimana AI membentuk ulang praktik audit serta dampaknya terhadap akuntabilitas auditor, pertimbangan profesional, dan standar etika. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian tinjauan sistematik literatur terhadap 20 artikel ilmiah yang diterbitkan antara tahun 2021 hingga 2025. Seleksi artikel dilakukan berdasarkan relevansi, konteks geografis, dan kedalaman teoritis, dengan mempertimbangkan praktik audit secara global maupun di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI mampu meningkatkan efisiensi, akurasi, dan deteksi risiko audit melalui otomatisasi analisis data dan audit real-time. Namun, muncul berbagai persoalan etis seperti bias algoritma, kurangnya transparansi dalam proses pengambilan keputusan, serta risiko terhadap privasi dan keamanan data. Penelitian ini menegaskan bahwa tanggung jawab moral dan skeptisisme profesional auditor tidak dapat digantikan oleh AI. Pendekatan Ethics of Care menyoroti pentingnya empati, keadilan, dan tanggung jawab sosial dalam memitigasi risiko etika yang ditimbulkan oleh AI. Penelitian ini bersifat konseptual dan belum mencakup validasi empiris. Hasil penelitian ini merekomendasikan perlunya pengembangan pedoman etika, kerangka hukum, dan program peningkatan kapasitas auditor agar siap menghadapi lingkungan audit yang terdigitalisasi, khususnya di negara berkembang.
ANALISIS TRANSPARANSI, EFEKTIVITAS, DAN EFISIENSI PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH BERBASIS WEBSITE PEMERINTAH DAERAH SULAWESI TENGAH Luneto, Abdul Razik; Widyakusuma, Annastry; Darmawan, I Putu Edi; Kadim, Immawan Muhajir
Jurnal Akuntansi, Keuangan dan Teknologi Informasi Akuntansi Vol. 6 No. 1 (2025): Edisi Juni 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jakta.v6i1.8424

Abstract

This study examines the transparency, effectiveness, and efficiency of financial management in 13 district/city governments in Central Sulawesi using a descriptive qualitative approach with the content analysis method. Data were obtained from the official website of the regional government for the 2023 budget year and measured based on transparency indicators at the planning, implementation, and reporting and accountability stages of the APBD. The results of the study show that Banggai Laut Regency has the highest transparency index (98.28%), while Toli-Toli Regency has the lowest (27.59%). The average level of financial management effectiveness reaches 93%, categorized as effective, although there are disparities between regions. The main obstacles to transparency lie in limited infrastructure and human resource capacity. These findings emphasize the importance of technological support, human resource training, and provincial government policies to encourage transparency and accountability of regional finances in a sustainable manner. Keywords: Transparency of Financial Management, Effectiveness of Regional Finances of District/City Governments
PENGUATAN KAPASITAS KELOMPOK TANI KAKAO DI DESA PANCA MAKMUR MELALUI PENDEKATAN AKUNTANSI ASET BIOLOGIS DAN INOVASI SISTEM MANAJEMEN RAMAH LINGKUNGAN Darmawan, I Putu Edi; Widyakusuma, Annastry; Bas, Muhammad Bashri; Timuneno, Antonius Yohanes William; Manehat, Beatrix Yunarti
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.39738

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kelompok tani kakao “Wana Karya” di Desa Panca Makmur, Kabupaten Morowali Utara, melalui pendekatan akuntansi aset biologis dan inovasi sistem manajemen ramah lingkungan. Kegiatan ini dilakukan untuk menjawab permasalahan yang dihadapi kelompok tani, seperti kurangnya pemahaman tentang pencatatan keuangan, pengelolaan aset biologis, dan praktik pertanian yang berkelanjutan. Metode yang digunakan meliputi ceramah, diskusi interaktif, pelatihan teknis, serta kunjungan langsung ke kebun petani untuk memahami kondisi lapangan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kelompok tani mampu memahami dan mulai menerapkan pencatatan keuangan sederhana, laporan aset biologis, dan arus kas, serta mempraktikkan pengelolaan lahan yang ramah lingkungan. Pendampingan dan monitoring lanjutan akan dilakukan untuk memastikan keberlanjutan hasil kegiatan. Program ini memberikan dampak signifikan dalam meningkatkan kapasitas kelompok tani dan berpotensi menjadi model pengelolaan kakao yang efektif dan berkelanjutan.
Capital Expenditure, Audit Opinion and Fiscal Autonomy under Fiscal Decentralization: Evidence from Indonesian Provinces Putri, Amelia Hamdani; Mile, Yuldi; Betty, Betty; Widyakusuma, Annastry
Economics, Business, Accounting & Society Review Vol. 5 No. 1 (2026): Economics, Business, Accounting & Society Review
Publisher : International Ecsis Association

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55980/ebasr.v5i1.307

Abstract

Despite the expansion of fiscal decentralization in Indonesia, provincial governments remain structurally dependent on central government transfers, raising concerns about the substantive achievement of fiscal autonomy. However, prior research largely conflates compliance-based accountability indicators with development-oriented fiscal mechanisms, leaving underexplored how capital expenditure and audit opinion differentially shape fiscal independence. This study aims to examine the distinct roles of capital expenditure and audit opinion in explaining provincial fiscal autonomy under an agency theory framework. Using secondary data from 34 Indonesian provinces over the period 2021–2023 (102 observations) and employing multiple linear regression analysis, this paper tests the effects of development-oriented fiscal allocation and compliance-based monitoring on the fiscal independence ratio. The findings indicate that capital expenditure has a positive and significant effect on fiscal autonomy, suggesting that discretionary investment in infrastructure and public assets enhances long-term revenue capacity. In contrast, audit opinion exhibits a significant but negative association, indicating that compliance with reporting standards does not necessarily translate into stronger fiscal independence. These results highlight the conceptual distinction between monitoring mechanisms and fiscal discretion in decentralized systems. This study contributes to public sector accounting and fiscal decentralization literature by clarifying that accountability compliance and development-oriented fiscal decisions operate through different mechanisms in shaping regional financial performance. Practically, the findings inform policymakers to integrate audit-based evaluations with strategic capital allocation in advancing sustainable fiscal autonomy.
Peningkatan Sumber Daya Manusia Aparat Desa Melalui Sosialisasi Pengawasan Keuangan Desa Ansar, Muhammad; Edi Darmawan, I Putu; Ikbal, M.; Pasang Kamase, Haryono; Tenripada, Tenripada; Jamaluddin, Jamaluddin; Gunarsa, Arif; Widyakusuma, Annastry; Herawaty Kurnia, Yusriyani; Shanabilla, Shanabilla; Agil, Moh
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 4 (2025): Edisi Oktober - Desember
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i4.7155

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas aparatur desa dalam pengawasan dan pengelolaan keuangan desa sesuai ketentuan Permendagri Nomor 73 Tahun 2020. Penguatan kapasitas ini dianggap penting untuk mewujudkan tata kelola yang akuntabel, transparan, serta mendukung pemanfaatan Dana Desa dalam pengembangan masyarakat dan potensi pariwisata di Kabupaten Banggai Kepulauan. Program dilaksanakan melalui pendekatan workshop partisipatif yang mencakup survei awal, studi dokumen pengelolaan keuangan desa, penyusunan materi pelatihan, pemaparan konsep, diskusi, simulasi pencatatan aset, serta pendampingan teknis. Instrumen pre-test dan post-test digunakan untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta, sementara observasi dan diskusi kelompok mendukung penilaian kualitatif.  Sebanyak 50 peserta menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, tercermin dari kenaikan skor evaluasi rata-rata dari 56,4 menjadi 86,7. Kegiatan juga menghasilkan temuan strategis berupa meningkatnya kesadaran aparatur terhadap prinsip akuntabilitas, pembentukan Tim Pengawas Internal Desa (TPID), serta penyusunan draf rencana kerja pengawasan tahunan sebagai langkah awal penguatan sistem pengendalian internal. Temuan lapangan menunjukkan bahwa pendekatan experiential learning lebih efektif dibanding sosialisasi normatif untuk memperkuat pemahaman aparatur desa.  Program ini berhasil memperkuat kompetensi awal aparatur desa dalam pengawasan keuangan desa dan memberikan dasar kelembagaan bagi peningkatan tata kelola desa. Meskipun demikian, implementasi pengawasan yang berkelanjutan memerlukan pendampingan lanjutan, penguatan prosedur operasional, dan dukungan pemerintah daerah untuk memastikan efektivitas jangka panjang.