Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PENERAPAN KONSEP SUNK COST TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN AKTIVA TETAP PADA CV. JATI JAYA LOPANA Djuri, Phatra Anggana
Jurnal EMBA : Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Vol 3, No 1 (2015): Jurnal EMBA, HAL 231- 357
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.017 KB) | DOI: 10.35794/emba.3.1.2015.7109

Abstract

Sunk cost adalah suatu biaya yang terjadi di masa lalu yamg tidak dapat di ubah di masa kini atau di masa yang akan datang. Biaya ini cenderung tidak diperhatikan manajemen, karena biaya ini merupakan biaya yang akan terus ada walaupun proses produksi dihentikan. Biaya sunk cost erat kaitannya dengan aktiva dan penyusutan dalam sebuah perusahaan produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan sunk cost terhadap pengambilan keputusan pada pembelian aktiva tetap. Untuk pengambilan keputusan dalam membeli aktiva tetap, perusahaan harus mempertimbangkan apakah aktiva masih dapat berfungsi dengan baik, memperhitungkan masa manfaat, dan jumlah output yang akan dihasilkan dari aktiva yang telah mengalami penyusutan selama bertahun-tahun. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis deskriptif kuantitatif, dimana penelitian dilakukan dengan mengumpulkan data perusahaan, dan menganalisa data yang dikumpulkan serta memberi keterangan-keterangan yang dihadapi. Perhitungan yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu biaya diferensial dengan memasukkan sunk cost sebagai salah satu komponen perhitungan. Hasil penelitian, menunjukkan CV. Jati Jaya belum melakukan analisa terhadap sunk cost dan menerapkannya kedalam perusahaan. Sebaiknya manajemen melakukan pembelian mesin baru karena lebih menguntungkan dibandingkan mempertahankan mesin lama. Kata kunci: sunk cost, keputusan pembelian, aktiva tetap
Penerapan Sistem Informasi Akuntansi pada Usaha Kedai Kopi: Studi Kasus pada Base Coffee Indonesia Djuri, Phatra Anggana; Darmawan, I Putu Edi; Widyakusuma, Annastry; Bas, Muhammad Bashri
Jurnal Bisnis Mahasiswa Vol 5 No 1 (2025): Jurnal Bisnis Mahasiswa
Publisher : PT Aksara Indo Rajawali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60036/jbm.v5i1.297

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengevaluasi penerapan sistem informasi akuntansi pada Base Coffee Indonesia, sebuah usaha kedai kopi UMKM di Kota Makassar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Meskipun menggunakan aplikasi kasir POS untuk pencatatan penerimaan dan pengeluaran kas, masih terdapat kelemahan signifikan, seperti risiko kesalahan pencatatan, pengelolaan persediaan bahan baku yang tidak memadai, dan ketiadaan laporan keuangan sesuai standar akuntansi. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan sistem informasi akuntansi berbasis komputer sesuai SAK-ETAP (2009), yang mencakup pencatatan transaksi, pengelolaan data, dan penyajian laporan keuangan yang terstruktur. Selain itu, perlu dilakukan pelatihan untuk karyawan dan pemanfaatan maksimal aplikasi POS agar dapat meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam manajemen keuangan, mendukung pengambilan keputusan yang lebih baik.
Implementasi Artificial Intelligence Dalam Dunia Auditing: Sebuah Peluang atau Tantangan Baru Darmawan, I Putu Edi; Djuri, Phatra Anggana; Rhamadhani, Rika Febby
Jurnal Akuntansi Manado (JAIM) Volume 5. Nomor 3. Desember 2024
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jaim.vi.10322

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi integrasi Kecerdasan Buatan dalam praktik audit untukmenentukan apakah teknologi ini meningkatkan efisiensi, akurasi, dan kualitas audit, ataumenimbulkan tantangan baru. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui tinjauan literaturdari dua puluh studi terbaru dalam tiga tahun terakhir, penelitian ini menganalisis dampak teknologiseperti big data analytics, machine learning, dan algoritma canggih dalam audit. Hasilnyamenunjukkan Kecerdasan Buatan berpotensi meningkatkan deteksi kecurangan, memungkinkanpemantauan real-time, dan otomatisasi tugas rutin. Namun, adopsi Kecerdasan Buatan juga menghadapi kendala seperti kesiapan teknologi, masalah keamanan data, dilema etika, dan kebutuhan adaptasi auditor terhadap teknologi baru. Penelitian ini menyarankan perlunya pendekatanyang seimbang antara teknologi Kecerdasan Buatan dan penilaian profesional auditor untuk hasilaudit yang optimal. Penelitian lanjutan harus mengeksplorasi model adaptif dan mempertimbangkanrisiko etika serta keamanan.
¬¬Peningkatan Transparansi Dan Akuntantabilitas Pengelolan Keuangan Masjid Menggunakan Applikasi Akuntansi Masjid Luneto, Abdul Razik; Djuri, Phatra Anggana; Masruddin, Masruddin; Saleh, Fadli Moh; Hatimah, Husnul
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 4 (2025): Edisi Oktober - Desember
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i4.7149

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pendampingan dan pelatihan penyusunan laporan keuangan masjid berbasis PSAK 45 dan penggunaan applikasi akuntansi masjid kepada pengurus Masjid di Desa Luk Panenteng. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan kapasitas SDM dalam mengelola sistem informasi keuangan secara transparan dan akuntabel, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan dana masjid meningkat. Metode yang digunakan dalam penerapan akuntansi masjid yaitu metode brainstorming, tutorial, diskusi dan pendampingan.  Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan di desa Luk Panenteng bahwa sebagian peserta belum mengetahui mengenai tata cara penyajian laporan keuangan sesuai standar akuntansi dan masih menggunakan cara yang sederhana yang bersifat single entry pemasukan dan pengeluaran. Penyampaian materi terkait applikasi akuntansi masjid ini dan standar laporan organisasi nirlaba sangat membantu dalam menambah wawasan dan pengetahuan terhadap pentingnya transparansi dan akuntabilitas pada pengelolaan masjid.  Pelatihan akuntansi masjid berbasis PSAK 45 di Desa Luk Panenteng berhasil meningkatkan pemahaman pengelola masjid tentang pentingnya pencatatan keuangan yang transparan dan akuntabel.
DETERMINATION OF MSME TAXPAYER COMPLIANCE: THE ROLE OF TAX ACCESS, TAX UNDERSTANDING AND TAX RATES IN TOLITOLI REGENCY Febria, Lisa; Pakawaru, Muhammad Ilham; Parwati, Ni Made Suwitri; Djuri, Phatra Anggana
Jurnal Manajemen Terapan dan Keuangan Vol. 15 No. 01 (2026): Jurnal Manajemen Terapan dan Keuangan
Publisher : Program Studi Manajemen Pemerintahan dan Keuangan Daerah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jmk.v15i01.53790

Abstract

Abstract Tax compliance is a crucial factor in maximizing national investment, particularly in the Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) sector, which significantly contributes to regional economic growth. Although the number of MSMEs continues to increase, the amount of tax paid by business actors does not show consistent growth. This situation indicates that certain factors influence MSME taxes that require empirical research. The purpose of this study is to analyze the factors that influence MSME taxpayer compliance in terms of tax access, tax understanding, and tax rates in Baolan District, Tolitoli Regency. Because the number of MSMEs has not yet reached the ideal tax rate, empirical research is needed at the sub-district level. This study used a quantitative approach with 201 MSME respondents who are required to have a Taxpayer Identification Number (NPWP). Data analysis was conducted using multiple linear regression with SPSS version 27. The results showed that although tax rates did not significantly influence tax compliance, tax access and tax understanding had a positive and significant effect. The implications of this study indicate that improving tax access and tax understanding for MSMEs is important for improving tax compliance. Therefore, the government and tax authorities are expected to increase tax awareness, expand access to tax services, and provide ongoing tax education to MSMEs.  Keywords: Taxpayer Compliance, Tax Access, Tax Understanding, Tax Rates
Controlling Stunting Prevalence Through Health Function Budgeting: The Role of APIP and Educational Factor in Indonesia Setiawan, Moh. Hedar; Furqan, Andi Chairil; Djuri, Phatra Anggana; Din, Muhammad
Akuntansi: Jurnal Akuntansi Integratif Vol. 12 No. 1 (2026): Volume 12 Nomor 1 April 2026
Publisher : Prodi Akuntansi UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29080/jai.v12i1.2489

Abstract

Purpose: This study aims to examine the effect of health function expenditure on the reduction of stunting prevalence, with the effectiveness of Government Internal Supervisory Apparatus (APIP) as a moderating variable and average years of schooling as a control variable. Methodology/approach: This study employs a quantitative approach using secondary panel data from local governments in Indonesia for the 2021–2022 period, comprising 518 and 1,036 observations. The data are sourced from Statistics Indonesia (BPS), Bappenas, and the Financial and Development Supervisory Agency (BPKP) And use Panel data regression analysis. Findings: The results indicate that health function expenditure, APIP maturity, and mean years of schooling have a negative and significant effect on stunting prevalence. However, APIP, as a moderating variable, does not strengthen the relationship between health expenditure and stunting reduction. Instead, the interaction term shows a positive coefficient, indicating that the moderating effect does not support the proposed hypothesis. This suggests that APIP oversight remains largely administrative rather than performance-oriented. Practical implications: These findings highlight the need to improve the effectiveness of health budget allocation, strengthen APIP competencies in performance-based auditing, and enhance nutrition, public health, and education quality. Originality/value: This study contributes to the literature by examining APIP as a moderating variable between public health expenditure and stunting reduction, with educational attainment as a control variable. Using recent Indonesian panel data, the study provides empirical evidence on the governance of health spending effectiveness.