Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas, mekanisme, dan kontribusi integrasi blended learning berbasis Project-Based Learning (PjBL) dalam memperkuat kompetensi global siswa pada pembelajaran IPS di era digital. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada meningkatnya kebutuhan pembelajaran abad ke-21 yang menuntut literasi digital, kolaborasi, kreativitas, dan kemampuan berpikir kritis, sekaligus rendahnya optimalisasi pemanfaatan platform digital di sekolah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus yang dilaksanakan di SMP Negeri 6 Kupang dan SMP Negeri 20 Kupang. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan analisis dokumen, kemudian dianalisis dengan model interaktif Miles, Huberman, dan SaldaƱa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi blended learning dan PjBL efektif meningkatkan partisipasi siswa, literasi digital, kemampuan kolaboratif, dan pemahaman isu global. Mekanisme pembelajaran berlangsung melalui eksplorasi materi digital, pendalaman konsep dalam diskusi tatap muka, dan penyelesaian proyek kontekstual yang relevan dengan isu sosial aktual. Kontribusi model ini tampak pada peningkatan global awareness, kemampuan analisis komparatif lintas negara, serta keterampilan komunikasi melalui presentasi digital. Penelitian merekomendasikan penguatan kapasitas guru dalam desain proyek digital dan pengembangan LMS sekolah untuk mendukung pembelajaran berkelanjutan berbasis teknologi