Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Mekanisme Terjadinya Tanah Longsor Desa Tieng Kejajar Analisis Interaksi Gaya Gravitasi dan Kestabilan Lereng Ekawati, Rizka; Khusna Wahda, Salma; Prasetya Adi, Nugroho
Lamda: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA dan Aplikasinya Vol. 4 No. 3 (2024): Desember
Publisher : Lembaga Bale Literasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/lambda.v4i3.952

Abstract

Desa Tieng Kecamatan Kejajar secara umum memiliki kondisi topografi yang dapat menjadi faktor penyebab terjadinya tanah longsor. Penelitian dilakukan untuk mengetahui mekanisme terjadinya longsor dengan interaksi gaya gravitasi dan kemiringan lereng pada Desa Tieng, Kejajar. Metode penelitian yang digunakan dengan dua metode: studi literatur dan observasi lapangan. Metode studi literatur mengumpulkan literatur yang telah diterbitkan dan intisari penting dari literatur tersebut untuk mendukung penjelasan penelitian. Metode observasi lapangan mengumpulkan data melalui pengamatan dan diambil secara langsung dari pusat data atau lokasi. Hasil penelitian menunjukkan kemiringan lereng pada Desa Tieng 15-30% atau 8,53°-16,70° dapat dikategorikan sebagai lereng yang relatif curam dan gaya gravitasi melebihi gaya penahanannya sehingga berpotensi tinggi untuk terjadi longsor.
SABUN GEL DARI JERUK NIPIS, LIDAH BUAYA DAN DAUN KEMANGI (SAGEL MANIS) Cahyo, Gagad Dwi; Ekawati, Rizka; Sabila, Alviana Maya; Ainu, Qurotu; Fatiatun, Fatiatun
CATHA SAINTIFICA Vol 1 No 1 (2023): November 2023
Publisher : Sentra Kekayaan Intelektual dan Inovasi Teknologi (INOTEK) Universitas Sains Al-Qur'an

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/cathasaintifica.v1i1.6105

Abstract

Indonesia merupakan salah satu Negara yang memilki banyak jenis makanan. Salah satu makanan yang sering dijumpai di Indonesia berupa Pecel Lele. Warung makan Pecel Lele juga sering dijumpai di Wonosobo. Terdapat kebiasaan mencuci tangan di warung makan Pecel Lele yang dinilai kurang higienis, yaitu mencuci tangan dengan menggunakan semangkuk air yang digunakan secara bergantian. Kebiasaan tersebut yang melatar belakangi pembuatan produk Sagel Manis. Sagel Manis yang dibuat dengan bahan yang hampir sama dengan yang digunakan oleh warung makan Pecel Lele akan tetapi memodifikasi bentuk yang semula semangkuk air menjadi sabun gel. Penggunaan Sagel Manis dapat mengatasi persoalan kehigienisan air yang digunakan untuk mencuci tangan.
Sintesis GO/C-Dots Berbahan Dasar Limbah Batang Tembakau Dengan Liquid Sonication ‎Exfoliation Dan Metode Pemanasan Oven Tsaqilatussyifa, Sabrina; Ekawati, Rizka; Muntako, Ahmad; Firdaus; Aryati, Deni; Herawati, Asmida
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 8 (2025): August
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i8.11946

Abstract

This study investigated the utilization of tobacco stem waste as a green precursor for the synthesis of GO, C-Dots, and GO/C-Dots composites with 1:1 and 1:3 ratios through oven drying methods and liquid sonication exfoliation (LSE). Characterization techniques, including UV-Vis-NIR spectroscopy, XRD, FTIR spectroscopy, SEM, PL, and TRPL, were used to evaluate the synthesized materials. The GO/C-Dots composites exhibited an energy band that classifies them as organic semiconductors. XRD analysis showed a change in crystallinity and indicated an increase in C-Dots content. FTIR analysis showed a shift in functional groups at 1:1 to 1:3 ratios that showed an inverse trend. SEM analysis showed that the addition of C-Dots significantly affected the surface morphology and elemental composition of GO. TRPL test showed consistent results with the trend of PL intensity where C-Dots had the highest value and GO the lowest. This finding highlights the potential of GO/C-Dots composites as sustainable materials, with further exploration needed to assess their applications in various fields such as optoelectronics, catalysis, and environmental science.
SABUN GEL DARI JERUK NIPIS, LIDAH BUAYA DAN DAUN KEMANGI (SAGEL MANIS) Cahyo, Gagad Dwi; Ekawati, Rizka; Sabila, Alviana Maya; Ainu, Qurotu; Fatiatun, Fatiatun
CATHA SAINTIFICA Vol 1 No 1 (2023): November 2023
Publisher : Sentra Kekayaan Intelektual dan Inovasi Teknologi (INOTEK) Universitas Sains Al-Qur'an

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/cathasaintifica.v1i1.6105

Abstract

Indonesia merupakan salah satu Negara yang memilki banyak jenis makanan. Salah satu makanan yang sering dijumpai di Indonesia berupa Pecel Lele. Warung makan Pecel Lele juga sering dijumpai di Wonosobo. Terdapat kebiasaan mencuci tangan di warung makan Pecel Lele yang dinilai kurang higienis, yaitu mencuci tangan dengan menggunakan semangkuk air yang digunakan secara bergantian. Kebiasaan tersebut yang melatar belakangi pembuatan produk Sagel Manis. Sagel Manis yang dibuat dengan bahan yang hampir sama dengan yang digunakan oleh warung makan Pecel Lele akan tetapi memodifikasi bentuk yang semula semangkuk air menjadi sabun gel. Penggunaan Sagel Manis dapat mengatasi persoalan kehigienisan air yang digunakan untuk mencuci tangan.
Eksplorasi Potensi Limbah Batang Tembakau sebagai Prekursor Alami untuk Sintesis Graphene Oxide Berbasis Green Synthesis dengan Metode Hummers Reagen Kimia Muntako, Ahmad; Ekawati, Rizka; Sabrina, Sabrina; Firdaus, Firdaus
Empiricism Journal Vol. 6 No. 4: December 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/dk9rrh91

Abstract

Sintesis Graphene Oxide (GO) telah berhasil dilakukan dari limbah batang tembakau menggunakan metode Hummers yang dimodifikasi, di mana bahan baku terlebih dahulu diolah menjadi grafit melalui pemanasan pada suhu 5000C selama 2 jam. Proses oksidasi grafit menggunakan asam sulfat (H2SO2) dan kalium permanganat (KMnO4) menghasilkan material GO dengan jarak antar lapisan sekitar 0,79 nm serta struktur kristalin yang sebagian besar bersifat amorf. Hasil karakterisasi X Ray Diffraction (XRD) menunjukkan bahwa struktur kristal grafit mengalami gangguan akibat terbentuknya gugus fungsional oksigen, yang diperkuat oleh hasil spektroskopi Raman dengan munculnya pita D pada sekitar 1348 cm-1 dan pita G pada sekitar 1587 cm-1 yang mengindikasikan adanya cacat dan ketidakteraturan struktur karbon. Sementara itu, hasil Scanning Electron Microscopy (SEM) memperlihatkan morfologi GO yang berpori dengan ukuran partikel karbon berkisar antara 150 hingga 300 um, yang berpotensi memberikan luas permukaan tinggi. Karakteristik struktural, kimia, dan morfologi tersebut menunjukkan bahwa GO hasil sintesis ini berpotensi diaplikasikan dalam berbagai bidang, seperti adsorben untuk pengolahan limbah, material elektroda pada sistem penyimpanan energi, sensor, serta penguat komposit, sekaligus menegaskan kontribusi penelitian ini terhadap pengembangan material karbon bernilai tinggi berbasis biomassa dari limbah pertanian yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Exploration of the Potential of Tobacco Stem Waste as a Natural Precursor for Graphene Oxide Synthesis via Green Synthesis Using the Chemical Reagent Hummers Method Abstract Graphene Oxide (GO) synthesis has been successfully carried out from tobacco stem waste using a modified Hummers method, where the raw material was first processed into graphite by heating at 5000C for 2 hours. The graphite oxidation process, using sulfuric acid (H2SO4) and potassium permanganate (KMnO4), resulted in the formation of GO material with an interlayer spacing of approximately 0.79 nm and a crystalline structure that is largely amorphous. X Ray Diffraction (XRD) characterization results showed that the graphite crystalline structure was disturbed due to the formation of oxygen functional groups, which was further supported by Raman spectroscopy results showing a D-band at around 1348 cm-1 and a G-band at around 1587 cm-1, indicating defects and disorder in the carbon structure. Meanwhile, Scanning Electron Microscopy (SEM) results revealed the porous morphology of GO with carbon particle sizes ranging from 150 to 300 um, potentially providing a high surface area. These structural, chemical, and morphological characteristics suggest that the synthesized GO has potential applications in various fields, such as adsorbents for waste treatment, electrode materials in energy storage systems, sensors, and composite reinforcement. This study highlights the contribution to the development of high-value carbon materials from agricultural waste biomass that are environmentally friendly and sustainable.