Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Lama Hemodialisis dan Dukungan Keluarga Terhadap Interdialytic Weight Gain (IDWG) pada Pasien Gagal Ginjal Kronik di Unit Hemodialisis Feronika, Naomi; Bayhakki, Bayhakki; Hasneli, Yesi
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 2 (2025): Volume 7 Nomor 2 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i2.16312

Abstract

ABSTRACT It is very necessary to limit fluid intake in chronic kidney failure patients undergoing hemodialysis, this aims to prevent the risk of excess fluid between hemodialysis sessions (Interdialytic Weight Gain/IDWG).  There are several factors associated with long IDWG, namely undergoing hemodialysis and family support. This study aims to identify the relationship between duration of hemodialysis and family support on Interdialytic Weight Gain (IDWG) of Chronic Kidney Failure patients in the Hemodialysis Unit. This type of research is quantitative with a cross sectional approach. The population is kidney failure patients. The sample consisted of 96 respondents using an accidental sampling technique. The measuring instrument used is a questionnaire. The analysis used is bivariate analysis using the chi square test. The research results were obtained from 96 respondents, most of whom had long HD > 1 year, 59.4%, 58.3% of respondents who had high family support and 41.7% of respondents who had mild IDWG. The statistical test results for the hemodialysis duration variable obtained p value = 0.009 <α 0.05, while the family support variable obtained p value = 0.002 <α 0.05, so it can be concluded that there is a relationship between hemodialysis duration and family support for IDWG in failed patients. chronic kidney disease in the Hemodialysis Unit. It is estimated that health workers can provide information to respondents and families, namely by providing health education and socializing the prevention program for increasing IDWG. Keywords: Duration of Hemodialysis, Family Support and IDWG  ABSTRAK Pendahuluan: Pembatasan asupan cairan pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis sangat perlu dilakukan hal ini bertujuan untuk mencegah terjadinya resiko kelebihan cairan antar sesi hemodialisis (Interdialytic Weight Gain/IDWG).  Ada beberapa faktor yang berhubungan dengan IDWG yaitu lama menjalani hemodialisis dan dukungan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan lama hemodialisis dan dukungan keluarga terhadap Interdialytic Weight Gain (IDWG) pasien Gagal Ginjal Kronik di Unit Hemodialisis. Metode: Jenis penelitian ini kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan Unit Hemodialisis RSUD Arifin Achmad. Populasi adalah pasien gagal ginjal. Sampel berjumlah 96 responden dengan teknik pengambilan accidental sampling. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner Analisis yang digunakan adalah analisis bivariat menggunakan uji chi square. Hasil: hasil penelitian didapat dari 96 responden mayoritas memiliki lama HD > 1 tahun sebanyak 59,4%, responden yang memiliki dukungan keluarga tinggi sebanyak 58,3% dan responden yang memiliki IDWG ringan sebanyak 41,7%. Hasil uji statistik untuk variabel lama hemodialisis didapat p value = 0,009 <  0,05, sedangkan variabel dukungan keluarga diperoleh nilai p value = 0,002 <  0,05, maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan lama hemodialisis  dan dukungan keluarga terhadap IDWG pada pasien gagal ginjal kronik di Unit Hemodialisis. Diharapkan bagi petugas kesehatan dapat memberikan informasi kepada responden dan keluarga yaitu dengan cara melakukan pendidikan kesehatan dan mensosialisasikan program pencegahan peningkatan IDWG. Kata Kunci: Lama Hemodialisis, Dukungan Keluarga dan IDWG
Pembuatan Nugget Tempe Tahu sebagai Modifikasi PMT dalam Upaya Cegah Stunting di Kelurahan Palas Pekanbaru Misrawati, Misrawati; Tampubolon, Nurhannifah Rizky; Juandri, Desti Arnita; Indriani, Dwi Nova; Fadhilah, Fadhilah; Putra, Hendri; Askerlena, Hidayati; Putri, Ingga Kurnialis; Melti, Ipna; Kholisoh, Kholisoh; Nababan, Merry Silvya Christine; Feronika, Naomi; Wardani, Sri; Sari, Wahyu Firman
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 10 (2024): Volume 7 No 10 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i10.15911

Abstract

ABSTRAK Stunting adalah keadaan yang menggambarkan status gizi kurang pada pertumbuhan dan perkembangan anak yang bersifat kronis berdasarkan standar pertumbuhan menurut WHO. Prevalensi stunting di Indonesia masih cukup tinggi meskipun mengalami penurunan, termasuk di Pekanbaru sebagai Ibu Kota Propinsi Riau. Pemberian makanan tambahan (complementary feeding) yang tidak adekuat merupakan salah satu penyebab stunting. Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang sehat dan bervariasi merupakan solusi bagi masyarakat, namun masih banyak masyarakat yang belum mengetahui cara pengolahannya. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam mengolah PMT balita yang sehat berupa pembuatan nugget berbahan dasar tahu dan tempe. Metode kegiatan berupa sosialisasi dan demonstrasi pengolahan makanan nugget sehat. Kegiatan dilakukan di halaman rumah Ketua RW 008 Kelurahan Palas, Kecamatan Rumbai, Pekanbaru-Riau. Peserta kegiatan ini adalah orang tua balita. Evaluasi keberhasilan dinilai dengan kuesioner, lembar observasi, dan wawancara. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rata-rata nilai yang didapatkan pada penyuluhan pencegahan stunting, yaitu pemahaman ibu dari 71% menjadi 85%. Kemudian kegiatan mendemonstrasikan pembuatan nugget tahu tempe sebelumnya tidak dapat menyebutkan sebanyak 12 ibu balita namun setelah dilakukan 12 ibu balita dapat menyebutkan proses pembuatannya. Kesimpulan dari kegiatan ini didapatkan peningkatan pengetahuan pada orang tua balita mengenai upaya pencegahan stunting dengan pembuatan nugget tahu tempe sebagai modifikasi PMT. Kata Kunci: Nugget, Tempe, Tahu, Stunting, Pengabdian  ABSTRACT Stunting is a condition that describes chronic malnutrition status in children's growth and development based on WHO growth standards.The prevalence of stunting in Indonesia is still quite high even though it has decreased, including in Pekanbaru as the capital of Riau Province.  Inadequate provision of additional food (complementary feeding) is one of the causes of stunting.  Providing healthy and varied supplementary food (PMT) is a solution for society, but there are still many people who do not know how to process it. The aim of this community service is to increase knowledge and skills in processing healthy PMT for toddlers in the form of making nuggets made from tofu and tempeh. The activity method is in the form of socialization and demonstrations of healthy nugget food processing.  The activity was carried out in the yard of the Head of RW 008, Palas Village, Rumbai District, Pekanbaru-Riau.  Participants in this activity are parents of toddlers.  Evaluation of success is assessed using questionnaires, observation sheets and interviews.  The results of the activity showed an increase in the average score obtained in stunting prevention counseling, namely maternal understanding from 71% to 85%.  Then, there was an activity to demonstrate making tofu and tempeh nuggets. Previously, 12 mothers of toddlers could not name them, but after doing this, 12 mothers of toddlers were able to mention the process of making them. The conclusion from this activity was that there was an increase in knowledge among parents of toddlers regarding efforts to prevent stunting by making tofu and tempeh nuggets as a modification of PMT. Keywords: Nuggets, Tempeh, Tofu, Stunting, Devotion