Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Literatur Review: Klasifikasi Penyakit Kanker Payudara Dengan Metode K-Nearst Neighbors Lukman; Malik, Sayuti; Baydowi, Wildi; Dwi Saputra, Yoggi; Rosyani, Perani
Jurnal Riset Informatika dan Inovasi Vol 2 No 8 (2025): JRIIN: Jurnal Riset Informatika dan Inovasi
Publisher : shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kanker payudara adalah kanker nomor satu pada wanita. Sekitar 2.296.840 kasus baru kanker payudara terjadi pada wanita (World Cancer Fund, 2024). Kanker payudara adalah kondisi ganas yang menyerang jaringan payudara, berasal dari sel-sel kelenjar, saluran kelenjar, dan jaringan penunjang payudara (Liliek Pratiwi dkk., 2024, hlmn 4). Dalam bidang kesehatan, klasifikasi kanker payudara menjadi sangat penting untuk menentukan jenis perawatan yang tepat bagi pasien. Deteksi kanker sejak dini sangat penting untuk mendeteksi agar penyakit kanker payudara dapat ditangani lebih awal dan meningkatkan angka kesembuhan, namun metode tradisional memiliki keterbatasan dalam hal akurasi. Kesalahan diagnosis dapat menyebabkan pengobatan yang tidak sesuai dan berdampak pada kualitas hidup pasien. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan teknologi berbasis machine learning yang lebih akurat untuk mendukung diagnosis kanker payudara. Salah satu metode yang sering digunakan adalah K-Nearest Neighbors (KNN). K-Nearest Neighbors (KNN) merupakan salah satu metode yang sering digunakan dalam klasifikasi kanker payudara karena kesederhanaan dan efektivitasnya dalam mengelompokkan data berdasarkan kedekatan jarak antar titikuan untuk mengulas beberapa penelitian terkait penerapan metode KNN pada klasifikasi kanker payudara, dengan fokus pada optimalisasi kinerja algoritma KNN, seperti penyesuaian parameter bobot, integrasi dengan metode lain, dan analisis perbandingan performa dengan algoritma alternatif. Namun, beberapa catat keterbatasan pada KNN, seperti sensitivitas terhadap data yang tidak seimbang dan efektivitas yang lebih rendah pada data besar. Dengan memperhatikan kelebihan dan kekurangannya, penelitian ini memberikan wawasan bagi pengembangan lebih lanjut dalam penggunaan metode KNN untuk klasifikasi kanker payudara.
KEPIMIMPINAN KEPALA MADRASAH DALAM PEMBENTUKAN BUDAYA SEKOLAH YANG KOLABORATIF DI MTSS DARUL IHSAN ACEH BESAR Syuhada Harahap, Syaid; Malik, Sayuti
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.54493

Abstract

This study aims to describe the leadership of the madrasa principal in establishing a collaborative school culture at MTsS Darul Ihsan Aceh Besar. The study was motivated by the important role of school leaders in creating a harmonious and participatory educational environment that encourages collaboration among school members. This research employed a qualitative descriptive approach involving the principal, vice principal, teachers, and educational staff as research subjects. Data were collected through semi-structured interviews, participatory observation, and documentation. Data analysis used the interactive model of Miles Huberman, including data condensation, data display, and conclusion drawing. The findings revealed that the principal played a significant role in developing a collaborative school culture through open communication, participatory decision-making, and strengthening cooperation among school members. Democratic communication created a harmonious working atmosphere and increased teachers’ involvement in school programs. Teacher participation in decision-making also fostered responsibility and collective commitment toward the madrasa’s goals. These findings reinforce the concepts of collaborative and participatory leadership in Islamic educational management and provide practical implications for developing more participatory and humanistic madrasa management.