Adam Khabiburrochman
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pendekatan Inklusif dalam Mengatasi Konflik Budaya Masyarakat Multikultural M. Hafizh Abdulloh; Adam Khabiburrochman; Nurul Mubin
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 2 No. 2 (2025): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v2i2.3677

Abstract

Masyarakat multikultural menghadapi tantangan dalam mengelola keberagaman budaya yang sering kali menjadi sumber konflik. Artikel ini mengkaji pendekatan inklusif sebagai solusi strategis untuk mengatasi konflik budaya dalam masyarakat multikultural. Dengan menggunakan metode kualitatif yang melibatkan kajian literatur dan studi kasus, artikel ini mengidentifikasi strategi inklusif yang efektif, seperti dialog lintas budaya, pendidikan multikultural, dan kebijakan yang mendukung keberagaman. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendekatan inklusif mampu meningkatkan pemahaman antarbudaya, mengurangi prasangka, dan menciptakan harmoni sosial.
INTERNALISASI NILAI-NILAI PENDIDIKAN SPIRITUAL ISLAM MELALUI KEGIATAN KELOMPOK AL-BARZANJI PADA REMAJA DESA TEGALGOT, KEPIL, WONOSOBO Adam Khabiburrochman; Rifqi Muntaqo; Muhammad Yusuf Amin Nugroho
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 2 (2025): Desember
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i2.6227

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses internalisasi nilai-nilai pendidikan spiritual Islam melalui kegiatan kelompok Al-Barzanji pada remaja di Desa Tegalgot, Kepil, Wonosobo. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif jenis studi kasus, penelitian ini menggambarkan bagaimana tradisi keagamaan lokal dapat menjadi media transformatif dalam pembentukan karakter keislaman generasi muda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan Al-Barzanji merupakan instrumen efektif dalam menanamkan nilai-nilai spiritual seperti tawadhu’, syukur, dan mahabbah terhadap Nabi Muhammad SAW. Proses internalisasi berlangsung melalui tahapan transformasi nilai, transaksi nilai, dan transinternalisasi, yang mencerminkan integrasi antara pembelajaran kognitif, afektif, dan psikomotorik secara alami. Lebih lanjut, internalisasi nilai tersebut terbukti termanifestasi dalam perilaku religius remaja dalam kehidupan sehari-hari, seperti menjaga adab, memperbanyak bacaan shalawat, dan meningkatkan kepedulian sosial. Lingkungan religius yang terbentuk dari kegiatan ini berperan sebagai hidden curriculum yang efektif dalam menanamkan nilai moral secara kontekstual. Temuan ini menegaskan bahwa revitalisasi tradisi keagamaan lokal seperti Al-Barzanji memiliki urgensi sebagai strategi pendidikan spiritual yang relevan dan adaptif dalam membina ketahanan karakter remaja di tengah arus globalisasi dan sekularisasi.