Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Role of Learning Media in Educational Components to Enhance Students Azhura, Phalosa Dea; Mustikasari, Aurellia; Laily, Cindy Aulia Nurul; Mahardika, I Ketut; Yusmar, Firdha; Firdausi, Soraya; Astuti, Sri Rezeki Dwi
International Journal of Education, Information Technology, and Others Vol 7 No 4 (2024): International Journal of Education, information technology   and others (IJEIT)
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Learning media play an important role in education because they can accelerate and facilitate the teaching and learning process and increase its effectiveness. This article discusses the contribution of learning media to the education of students by improving understanding of material, stimulating motivation and encouraging active student participation. Learning media also support independent learning by allowing students to access materials anytime and anywhere, extending learning beyond the classroom. Different types of media, ranging from traditional media such as books and posters to modern technologies such as digital simulations, interactive video and virtual reality, are used to meet different learning needs. The use of these media helps to overcome the physical limitations of classrooms and to accommodate students' learning styles, whether visual, auditory or kinesthetic. However, there are challenges such as limited infrastructure and lack of teacher skills in using technology. Solutions include ongoing teacher training and the development of locally appropriate media. With the right approach, learning media becomes a key element in achieving educational goals, not only educating students cognitively, but also developing character and life skills needed for the future. Learning media is not just a tool, but an essential factor in creating a holistic and sustainable education.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK (PJBL) DALAM PENINGKATAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MATA PELAJARAN SAINS DASAR: ANALISIS DATA WAWANCARA GURU DAN ANGKET SISWA Laily, Cindy Aulia Nurul; Ayu, Anggi Marta Dianing; Islami, Sarifida; Finnabilla, Istizadah; Ardiansyah, Rafif Fahri; Sari, Eka Puspita Kartika
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4369

Abstract

Pengembangan keterampilan berpikir kritis siswa telah menjadi salah satu tujuan penting dalam pendidikan sains abad ke-21. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Project-Based Learning (PjBL) dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa pada topik Hakikat Sains melalui wawancara guru dan kuesioner siswa. Penelitian ini menggunakan desain metode campuran deskriptif yang melibatkan satu guru IPA dan tiga puluh siswa SMP di Jember, Jawa Timur. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dan kuesioner skala Likert, kemudian dianalisis secara tematik dan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan PjBL melalui lima tahap utama: orientasi masalah, perencanaan proyek, pelaksanaan, presentasi, dan evaluasi. Siswa menunjukkan tingkat keterlibatan, kolaborasi, dan pemikiran reflektif yang tinggi selama kegiatan proyek. Temuan kuantitatif menunjukkan bahwa skor rata-rata keterampilan berpikir kritis siswa mencapai 82,5%, yang dikategorikan tinggi. Data kualitatif mendukung hasil ini, menunjukkan bahwa PjBL mendorong siswa untuk menalar, menganalisis, dan mengevaluasi fenomena ilmiah secara lebih mendalam. Penelitian ini menyimpulkan bahwa PjBL merupakan pendekatan pedagogis yang efektif untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan pemahaman sains siswa dalam pendidikan sains. Temuan ini menyarankan bahwa integrasi PjBL dalam praktik pembelajaran dapat mendorong pengalaman belajar yang lebih bermakna, berbasis inkuiri, dan berpusat pada siswa.