Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGGUNAAN INDIKATOR ALAMI KAJIAN ASAM BASA PADA LKS BERBASIS SAINTIFIK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN MENUMBUHKAN KEDISPLINAN SISWA Wirdhani Lubis, Adilah; Laia, Mesrawati; Hasanah S, Uswatun
Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA Vol 9, No 2 (2024): Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, UM-Tapsel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/eksakta.v9i2.307–322

Abstract

Pada penelitian ini bertujuan untuk medeskripsikan penggunaan dari indikator alami kajian asam basa pada LKS dan medeskripsikan pengaruh penggunaan LKS terintegrasi indikator alami pada kajian asam basa pada pembelajaran dalam meningkatkan hasil belajar dan menumbuhkan kedisplinan siswa. Metode pada penelitian ini one group design yakni penelitian yang hanya dilakukan pada satu kelas. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi, pretes dan postes dan lembar observasi kedisplinan siswa. Hasil penelitian ini diperoleh persentase rata-rata observasi keterlaksanan pembelajaran sebesar 100% dengan kategori sangat baik, dengan nilai rata-rata pretes sebesar 46,1 dan nilai rata-rata postes sebesar 81 dengan N-Gain skor pada pretes dan postes sebesar 0,5 dangan kategori sedang dan persentase N-Gain sebesar 56,10%. Sedangkan pada kedisplinan siswa di dapatkan N persentase rata-rata sebesar 89,53% yang dapat dikategorikan sangat baik. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan indikator alami kajian asam basa pada lks cukup efektif dapat meningkat hasil belajar siswa dan menumbuhkan kedisplinan siswa dalam pembelajaran.
PEMANFAATAN FLAVONOID DARI HASIL ESKTRAK BAHAN ALAM SEBAGAI INHIBITOR KOROSI PADA PEMBELAJARAN KOROSI Siregar, Wildawani; Hasanah S, Uswatun
CHEDS: Journal of Chemistry, Education, and Science Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/cheds.v7i1.7675

Abstract

Sub materi korosi yang diajarkan lebih ditekankan pada proses terbentuknya korosi dan faktor-faktor yang menyebabkan korosi. Kegiatan pembelajaran pada sub materi korosi akan lebih bermakna jika peserta didik berperan langsung selama kegiatan pembelajaran berlangsung. Salah satu pencegahan yang dapat dilakukan adalah penggunaan inhibitor. Inhibitor korosi terbagi menjadi dua, yaitu inhibitor anorganik dan inhibitor organik Inhibitor yang dapat digunakan adalah Flavonoid. Flavonoid banyak terdapat pada bagian dari tumbuhan yaitu daun cocor bebek, daun kecapi, kulit buah manggis dan daun karamunting. Penelitian yang telah dilakukan yaitu dengan mengekstraksi bagian dari tumbuhan tersebut agar zat flavonoid yang terkandung di dalamnya dapat keluar dan dapat berfungsi sebagai inhibitor korosi. Dari keempatnya ternyata yang paling efektif dalam menghambat korosi adalah daun karamunting yaitu sebesar 91,74%.
PENGGUNAAN INDIKATOR ALAMI KAJIAN ASAM BASA PADA LKS BERBASIS SAINTIFIK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN MENUMBUHKAN KEDISPLINAN SISWA Wirdhani Lubis, Adilah; Laia, Mesrawati; Hasanah S, Uswatun
Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA Vol 9, No 2 (2024): Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, UM-Tapsel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/eksakta.v9i2.307–322

Abstract

Pada penelitian ini bertujuan untuk medeskripsikan penggunaan dari indikator alami kajian asam basa pada LKS dan medeskripsikan pengaruh penggunaan LKS terintegrasi indikator alami pada kajian asam basa pada pembelajaran dalam meningkatkan hasil belajar dan menumbuhkan kedisplinan siswa. Metode pada penelitian ini one group design yakni penelitian yang hanya dilakukan pada satu kelas. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi, pretes dan postes dan lembar observasi kedisplinan siswa. Hasil penelitian ini diperoleh persentase rata-rata observasi keterlaksanan pembelajaran sebesar 100% dengan kategori sangat baik, dengan nilai rata-rata pretes sebesar 46,1 dan nilai rata-rata postes sebesar 81 dengan N-Gain skor pada pretes dan postes sebesar 0,5 dangan kategori sedang dan persentase N-Gain sebesar 56,10%. Sedangkan pada kedisplinan siswa di dapatkan N persentase rata-rata sebesar 89,53% yang dapat dikategorikan sangat baik. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan indikator alami kajian asam basa pada lks cukup efektif dapat meningkat hasil belajar siswa dan menumbuhkan kedisplinan siswa dalam pembelajaran.
IMPLEMENTASI KERTAS LAKMUS KUNYIT SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN DALAM UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA MATERI ASAM BASA Ananda, Tia Riski; Siregar, Wildawani; Hasanah S, Uswatun
Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA Vol 11, No 1 (2026): Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, UM-Tapsel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/eksakta.v11i1.38-46

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan kertas lakmus berbahan kunyit sebagai media pembelajaran inovatif dalam upaya meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi asam-basa. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya pemanfaatan indikator alami di sekolah serta kebutuhan akan media pembelajaran yang kontekstual, ekonomis, dan relevan dengan lingkungan peserta didik. Metode pelaksanaan meliputi perancangan media kertas lakmus kunyit, penerapannya dalam kegiatan pembelajaran berbasis demonstrasi, serta evaluasi hasil belajar melalui pretest dan posttest dengan pendekatan quasi experimental. Proses pembelajaran dirancang untuk menekankan pengalaman langsung, pengamatan empiris, dan penguatan pemahaman konseptual melalui interaksi aktif dengan media yang digunakan. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar yang signifikan, ditandai dengan kenaikan rata-rata skor dari 64 menjadi 82 serta nilai N-Gain sebesar 0,5 dalam kategori sedang. Temuan ini menegaskan bahwa media berbasis bahan alami mampu memperkuat pemahaman konsep abstrak melalui visualisasi perubahan warna yang mudah diamati. Secara lebih luas, kegiatan ini berkontribusi terhadap pengembangan ilmu pendidikan kimia melalui pemanfaatan potensi lokal sebagai alternatif media pembelajaran yang ramah lingkungan, memperkaya praktik pedagogis, serta mendukung integrasi pendekatan kontekstual dalam pembelajaran sains.