Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Leadership Dynamics for Sustainable Entrepreneurship: Driving Innovation in Business Models Bayuningrat, Bayuningrat; Putri, Aghnia Nadhira Aliya; Maulanda , Fadrian Dwiki
International Journal of Management, Entrepreneurship, Social Science and Humanities Vol. 8 No. 1 (2024): July - December Issue
Publisher : Research Synergy Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31098/ijmesh.v8i1.2667

Abstract

The integration of Environmental, Social, and Governance (ESG) principles has become increasingly critical for sustainable business practices, particularly in emerging markets like Indonesia. This study examined how leadership dynamics influenced the implementation of ESG practices among Indonesian business leaders by analyzing their motivations, challenges, and outcomes in fostering environmental stewardship, driving innovation, and aligning business operations with broader societal goals across various industries. The research employed a qualitative approach, utilizing focus group discussions (FGDs) with leaders from nine prominent companies spanning sectors such as environmental technology, manufacturing, retail, and agribusiness. Data collection included both primary data from FGDs and secondary data from company reports and industry analyses. A three-stage data analysis process was conducted: (1) a thematic analysis to identify leadership approaches and ESG strategies; (2) a comparative analysis to assess sector-specific challenges and solutions; and (3) data triangulation to validate findings across multiple sources. The findings highlight the critical role of transformational, strategic, and eco-leadership styles in driving ESG adoption. Despite industry-specific challenges, shared themes emerged regarding environmental stewardship, social responsibility, and ethical governance. The results underscore the strategic advantages and societal benefits of ESG integration, demonstrating that effective leadership is essential for achieving sustainable business growth and long-term success in Indonesia’s emerging market context.
Digitalisasi Bisnis Kerajinan Lokal Khas Tasikmalaya Sebagai Upaya Pembangunan Kemandirian Industri Kreatif Serta Pemerataan Ekonomi di Kawasan Priangan Timur Yanti Damayanti, Nuning; Zainsyah, Almira Belinda; Bayuningrat, Bayuningrat; Nurfitria, Lala; B. Adisasmito, Arya; Darliana, Heri
Journal of Law and Social Politics Vol. 2 No. 1 (2024): Journal of Law and Social Politics
Publisher : Politeknik Siber Cerdika Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/jlsp.v2i1.34

Abstract

Peran sentral pemerintah dalam mendukung pertumbuhan dan pengembangan usaha kecil dan menengah (UKM) di Kota Tasikmalaya layak mendapatkan perhatian mendalam. Namun, penting untuk diakui bahwa sumber daya pemerintah mungkin terbatas, sehingga perlu menjelajahi cara inovatif untuk mengatasi kendala-kendala ini. Salah satu pendekatan tersebut adalah memfasilitasi kolaborasi di antara berbagai pemangku kepentingan, sehingga menciptakan sinergi yang mendorong kemajuan ekonomi, khususnya untuk sektor UKM lokal di Tasikmalaya. Salah satu contoh nyata dari upaya kolaboratif tersebut adalah kemitraan yang terbentuk dengan lembaga pendidikan, dalam hal ini, SMKN 1 Tasikmalaya, dan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM. Bersama-sama, mereka membentuk tim khusus untuk memimpin inisiatif pemasaran digital untuk lebih dari 50 UKM yang berada di bawah bimbingan mereka. Tim tugas kolaboratif ini mendorong transformasi digital dari bisnis-bisnis ini, langkah signifikan menuju peningkatan daya saing dan jangkauan pasar mereka. Artikel jurnal ini melakukan tinjauan sistematis untuk meneliti urgensi pendekatan ini, dampak konsekuensialnya, dan strategi yang digunakan oleh tim tugas pemasaran digital. Melalui metode penelitian kualitatif, studi ini memberikan analisis komprehensif tentang bagaimana kolaborasi ini meningkatkan keberlanjutan dan daya saing UKM di Tasikmalaya. Hasil dari tinjauan sistematis ini tidak hanya memberikan pemahaman penting tentang pentingnya kolaborasi semacam itu, tetapi juga berfungsi sebagai referensi berharga bagi wilayah lain yang ingin mengulang inisiatif serupa. Upaya kolaboratif ini, yang bertujuan untuk meningkatkan pembangunan ekonomi di berbagai lokalitas, menekankan potensi untuk masa depan yang lebih inklusif dan makmur bagi UKM di seluruh negara.
Digitalisasi Usaha Kerajinan Lokal di Tasikmalaya sebagai Strategi Kemandirian Industri Kreatif dan Pemerataan Ekonomi di Priangan Timur Yanti Damayanti, Nuning; Zainsyah, Almira Belinda; Bayuningrat, Bayuningrat; Nurfitria, Lala; B. Adisasmito, Arya; Darliana, Heri
Journal of Law and Social Politics Vol. 2 No. 1 (2024): Journal of Law and Social Politics
Publisher : Politeknik Siber Cerdika Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59261/jlsp.v2i1.34

Abstract

Latar Belakang: Pertumbuhan dan perkembangan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) sangat penting untuk keberlanjutan ekonomi daerah dan nasional. Namun, upaya pemerintah untuk mendukung UKM seringkali terkendala oleh sumber daya yang terbatas. Menanggapi tantangan ini, pendekatan kolaboratif yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan telah muncul sebagai strategi alternatif untuk meningkatkan daya saing UKM, terutama melalui transformasi digital. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran pemerintah pusat dalam mendukung pengembangan UKM di Kota Tasikmalaya melalui inisiatif pemasaran digital kolaboratif yang melibatkan lembaga pendidikan dan instansi pemerintah daerah. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk menganalisis program kolaboratif yang melibatkan pemerintah pusat, SMKN 1 Tasikmalaya, dan Departemen Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM. Satuan tugas khusus dibentuk untuk mengimplementasikan inisiatif pemasaran digital untuk lebih dari 50 UKM di Tasikmalaya. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan analisis pemangku kepentingan untuk menilai dampak program. Hasil: Temuan menunjukkan bahwa inisiatif pemasaran digital kolaboratif berkontribusi positif untuk meningkatkan daya saing UKM dan memperluas jangkauan pasar. Keterlibatan lembaga pendidikan memperkuat kapasitas teknis, sementara koordinasi pemerintah meningkatkan efektivitas program. Hasilnya menyoroti urgensi dan manfaat nyata dari kolaborasi lintas sektor dalam mempercepat transformasi digital UKM. Kesimpulan: Kolaborasi antara lembaga pemerintah, organisasi pendidikan, dan lembaga lokal memainkan peran penting dalam mendorong keberlanjutan UKM melalui transformasi digital. Model ini menunjukkan potensi replikasi yang kuat di wilayah lain dan menawarkan pendekatan inklusif untuk memperkuat UKM di tingkat regional dan nasional.