Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Digitalisasi Bisnis Kerajinan Lokal Khas Tasikmalaya Sebagai Upaya Pembangunan Kemandirian Industri Kreatif Serta Pemerataan Ekonomi di Kawasan Priangan Timur Yanti Damayanti, Nuning; Zainsyah, Almira Belinda; Bayuningrat, Bayuningrat; Nurfitria, Lala; B. Adisasmito, Arya; Darliana, Heri
Journal of Law and Social Politics Vol. 2 No. 1 (2024): Journal of Law and Social Politics
Publisher : Politeknik Siber Cerdika Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/jlsp.v2i1.34

Abstract

Peran sentral pemerintah dalam mendukung pertumbuhan dan pengembangan usaha kecil dan menengah (UKM) di Kota Tasikmalaya layak mendapatkan perhatian mendalam. Namun, penting untuk diakui bahwa sumber daya pemerintah mungkin terbatas, sehingga perlu menjelajahi cara inovatif untuk mengatasi kendala-kendala ini. Salah satu pendekatan tersebut adalah memfasilitasi kolaborasi di antara berbagai pemangku kepentingan, sehingga menciptakan sinergi yang mendorong kemajuan ekonomi, khususnya untuk sektor UKM lokal di Tasikmalaya. Salah satu contoh nyata dari upaya kolaboratif tersebut adalah kemitraan yang terbentuk dengan lembaga pendidikan, dalam hal ini, SMKN 1 Tasikmalaya, dan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM. Bersama-sama, mereka membentuk tim khusus untuk memimpin inisiatif pemasaran digital untuk lebih dari 50 UKM yang berada di bawah bimbingan mereka. Tim tugas kolaboratif ini mendorong transformasi digital dari bisnis-bisnis ini, langkah signifikan menuju peningkatan daya saing dan jangkauan pasar mereka. Artikel jurnal ini melakukan tinjauan sistematis untuk meneliti urgensi pendekatan ini, dampak konsekuensialnya, dan strategi yang digunakan oleh tim tugas pemasaran digital. Melalui metode penelitian kualitatif, studi ini memberikan analisis komprehensif tentang bagaimana kolaborasi ini meningkatkan keberlanjutan dan daya saing UKM di Tasikmalaya. Hasil dari tinjauan sistematis ini tidak hanya memberikan pemahaman penting tentang pentingnya kolaborasi semacam itu, tetapi juga berfungsi sebagai referensi berharga bagi wilayah lain yang ingin mengulang inisiatif serupa. Upaya kolaboratif ini, yang bertujuan untuk meningkatkan pembangunan ekonomi di berbagai lokalitas, menekankan potensi untuk masa depan yang lebih inklusif dan makmur bagi UKM di seluruh negara.
Digitalisasi Usaha Kerajinan Lokal di Tasikmalaya sebagai Strategi Kemandirian Industri Kreatif dan Pemerataan Ekonomi di Priangan Timur Yanti Damayanti, Nuning; Zainsyah, Almira Belinda; Bayuningrat, Bayuningrat; Nurfitria, Lala; B. Adisasmito, Arya; Darliana, Heri
Journal of Law and Social Politics Vol. 2 No. 1 (2024): Journal of Law and Social Politics
Publisher : Politeknik Siber Cerdika Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59261/jlsp.v2i1.34

Abstract

Latar Belakang: Pertumbuhan dan perkembangan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) sangat penting untuk keberlanjutan ekonomi daerah dan nasional. Namun, upaya pemerintah untuk mendukung UKM seringkali terkendala oleh sumber daya yang terbatas. Menanggapi tantangan ini, pendekatan kolaboratif yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan telah muncul sebagai strategi alternatif untuk meningkatkan daya saing UKM, terutama melalui transformasi digital. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran pemerintah pusat dalam mendukung pengembangan UKM di Kota Tasikmalaya melalui inisiatif pemasaran digital kolaboratif yang melibatkan lembaga pendidikan dan instansi pemerintah daerah. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk menganalisis program kolaboratif yang melibatkan pemerintah pusat, SMKN 1 Tasikmalaya, dan Departemen Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM. Satuan tugas khusus dibentuk untuk mengimplementasikan inisiatif pemasaran digital untuk lebih dari 50 UKM di Tasikmalaya. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan analisis pemangku kepentingan untuk menilai dampak program. Hasil: Temuan menunjukkan bahwa inisiatif pemasaran digital kolaboratif berkontribusi positif untuk meningkatkan daya saing UKM dan memperluas jangkauan pasar. Keterlibatan lembaga pendidikan memperkuat kapasitas teknis, sementara koordinasi pemerintah meningkatkan efektivitas program. Hasilnya menyoroti urgensi dan manfaat nyata dari kolaborasi lintas sektor dalam mempercepat transformasi digital UKM. Kesimpulan: Kolaborasi antara lembaga pemerintah, organisasi pendidikan, dan lembaga lokal memainkan peran penting dalam mendorong keberlanjutan UKM melalui transformasi digital. Model ini menunjukkan potensi replikasi yang kuat di wilayah lain dan menawarkan pendekatan inklusif untuk memperkuat UKM di tingkat regional dan nasional.