Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

AKSES TERHADAP SUMBER DAYA : KUNCI KEKUATAN POLITIS Isma, Ahyana; Harianja, Lestri; Lumbantoruan, Yuni; Sipayung, Calvin Wijaya; Sinaga, Benny Eligius
Jurnal Pendidikan Geosfer Vol 9, No 2 (2024): Jurnal Pendidikan Geosfer
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jpg.v9i2.35623

Abstract

Indonesia tidak terlepas dari kekuatan-kekuatan politik. Kekuatan politik merupakan aktor politik maupun lembaga- yang memainkan peranan dalam kehidupan politik yang bertujuan untuk mempengaruhi pengambilan keputusan politik. Kekuatan politik ialah segala kapasitas, sumber daya yang digunakan oleh individu tau aktor maupun organisasi dalam mewujudkan suatu kepentingan. Akses terhadap sumber daya merupakan elemen kunci kekuatan politik. Penelitian ini bertujuan untuk membahas akses terhadap sumber daya sebagai kunci kekuatan politis dalam mengambil keputusan. Penelitian ini mengumpulkan data melalui kepustakaan atau library research. Metode analisis isi adalah teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian kepustakaan ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akses terhadap sumber daya menjadi kunci kekuatan politis dalam pengambilan keputusan, akses terhadap sumberdaya tersebut berupa akses terhadap sumberdaya finansial, sosial, kekuatan, dan lainnya.
Analisis Pelaksanaan Pembelajaran Geografi Berbasis Kurikulum Merdeka Mandiri Berbagi di SMA Negeri 1 Matauli Pandan Kabupaten Tapanuli Tengah Tahun Ajaran 2024/2025 Isma, Ahyana; Elfayetti
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 2 (2025): June-September 2025
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i2.1091

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pelaksanaan pembelajaran geografi berbasis Kurikulum Merdeka Mandiri Berbagi SMA Negeri 1 Matauli Pandan. (2) kesulitan guru geografi dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi (3) respon siswa terhadap pelaksanaan pembelajaran geografi. Penelitian dilakukan di SMA Negeri 1 Matauli Pandan dengan sampel 2 guru geografi (total sampling), serta siswa kelas X dan XI menjadi sumber data. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan angket siswa, dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Perangkat pembelajaran guru kelas X bernilai 81,05% (baik) dan guru kelas XI sebesar 91,60% (sangat baik). Pelaksanaan pembelajaran guru kelas X bernilai 81,25% (baik) dan guru kelas XI sebesar 83,75% (baik). Evaluasi melalui refleksi, tindak lanjut, dan asesmen. (2) Kesulitan kedua guru geografi yaitu merancang CP, TP, ATP, menyusun perangkat berdasarkan fase, menyesuaikan materi dengan TP, dan menerapkan pembelajaran berdiferensiasi. (3) Respons siswa yaitu tinggi, dengan skor rata-rata 74,1 untuk guru kelas X dan 76,8 untuk guru kelas XI.
POTENSI PENGEMBANGAN INDUSTRI DI KABUPATEN TAPANULI TENGAH Isma, Ahyana; Gulo, Theresia Margaretha
Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora Vol. 2 No. 7 (2024): Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora
Publisher : Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis potensi pengembangan industri yang ada di Tapanuli Tengah. Metode penelitian ini yaitu penelitian kualitatif dengan pendekatan kepustakaan, yaitu suatu penelitian yang ditujukan untuk mendiskripsikan dan menganalisis fenomena, peristiwa, aktifitas sosial, sikap, kepercayaan, persepsi, pemikiran orang secara individual maupun kelompok. Kabupaten Tapanuli Tengah, yang terletak di pesisir barat Sumatera Utara. Kabupaten ini memiliki luas wilayah sekitar 2.194,98 km² dan berpenduduk lebih dari 300.000 jiwa . Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi industri yang dapat dikembangkan diantaranya; kegiatan industri sektor perikanan (pabrik pengalengan ikan, industri pengeringan ikan, dan produksi makanan laut olahan), kegiatan industri sektor kelautan (pariwisata, pengolahan sumberdaya kelautan berbagai produk pangan, hiasan dan kosmetik), serta kegiatan idustri sektor pertanian (pabrik pengolahan kelapa sawit, pabrik karet, dll). Selain tiga sektor industri utama tersebut yang dapat dikembangkan, juga terdapat potensi pengembangan industri lainnya seperti integrasi atau gabungan dan kombinasi antara antara sektor perikanan, kelautan, dan pertanian dapat menciptakan sinergi yang saling menguntungkan.